OctaFx

iklan

Sehari Dalam Hidup Nial Fuller

100985

Nial Fuller memiliki jadwal harian yang unik. Ia akan mengecek berita di pagi hari dan mencari peluang trading dua kali dalam sehari. Pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari rutinitasnya?

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Tulisan kali ini menuturkan aktivitas harian Nial Fuller, pemilik situs Learn To Trade The Market, penulis kenamaan, sekaligus pelaku pasar forex. Ia tinggal di Australia dan mendirikan komunitas bagi para trader forex. Strategi trading Nial Fuller identik dengan metode price action yang selalu diajarkan pada para pengikutnya.

Banyak dari tulisannya telah diterjemahkan dan dimuat dalam rubrik artikel di Seputarforex.com, yang sebagian besar berisi tentang motivasi trading dan tentu saja metode price action. Sejatinya, strategi trading Nial Fuller yang diterapkan dengan disiplin memang berpatokan pada metode price action. Di sini, Anda akan diajak mengikuti aktivitasnya dalam sehari, sehingga Anda bisa mengambil wawasan bermanfaat dari rutinitas seorang price action trader yang keahliannya telah dikenal luas.

(Bagian selanjutnya diceritakan dari sudut pandang Nial Fuller sendiri).

Sehari bersama nial fuller

1. Membaca Sekilas Berita Pasar

Setelah bangun tidur dan mandi pada pukul 07:30, saya membuka situs CNBC atau Bloomberg untuk mendapatkan gambaran apa yang telah dan sedang terjadi pada pasar. Jam 08:15 saya biasanya membaca surat kabar sekilas saja, karena saya bukan penggemar berat berita forex. Saya tidak akan meluangkan banyak waktu untuk membaca berita secara mendalam, atau mengunjungi berbagai situs berita.

Saya kurang peduli dengan isu bangkrutnya negara-negara dalam Zona Euro akibat hutang atau surat obligasi yang diterbitkannya. Saya juga tidak terlalu menghiraukan negara penghasil minyak di timur tengah yang sedang di ambang peperangan, karena informasi tersebut tidak membantu seorang price action trader seperti saya. Karena itu, mendalami isu fundamental adalah hal yang kurang menarik perhatian saya.


2. Memperbarui Catatan Trading

Setelah sarapan pagi, saya melihat ke layar komputer dan mulai menuliskan beberapa hal dalam sebuah buku catatan yang selalu saya gunakan untuk membuat rencana trading dan mengevaluasi hasil trading setiap hari. Saya tidak membuat catatan trading pada komputer, tapi lebih suka menuliskannya dalam sebuah buku. Saya melakukannya secara teratur setiap hari selama melakukan aktivitas trading.

Membuat catatan trading ala Nial Fuller

Saya tuliskan pasangan mata uang mana yang berpotensi untuk ditradingkan hari ini, lengkap dengan level support dan resistance-nya, tipe price action yang terbentuk dalam formasi bar time frame daily (jika ada), dan apakah ada kejadian atau peristiwa tertentu yang akan sangat berpengaruh terhadap pasangan mata uang tersebut.

Saya tinggal di Australia, dan waktu penutupan sesi pasar New York hampir bersamaan dengan dimulainya waktu jam kerja di Australia. Saya mulai menyusun rencana sekitar jam 8 pagi, atau jam 5 sore waktu New York. Setiap memulai aktivitas trading, saya selalu melihat beberapa pasangan mata uang utama pada time frame daily dan mencermati apakah ada sinyal price action yang valid.

Selanjutnya, saya memeriksa apakah ada level support resistance yang telah tertembus, dan apakah ada level harga yang berpotensi untuk menjadi level support resistance baru. Kemudian saya tuliskan hal-hal berikut untuk pasangan mata uang yang akan saya tradingkan:

  • Apakah saat ini pasar sedang trending atau konsolidasi?
  • Apakah ada perubahan pada garis horizontal yang menunjukkan level support dan resistance pada chart daily dan weekly-nya?
  • Apakah setup price action terbentuk pada sekitar level support atau resistance-nya?
  • Bagaimana dengan kurva Exponential Moving Average (EMA) 8 daily dan EMA 21 daily-nya? Apakah saling berpotongan, atau setup price action terbentuk disekitarnya?
  • Apakah ada faktor pendukung yang memperkuat validitas setup price action tersebut, jika ada (misalnya garis horizontal level support atau resistance-nya), apakah sudah sejalan dengan rencana trading saya?
  • Apa yang terjadi pada time frame 4-hour-nya?, apakah ada sinyal price action yang sejalan dengan trend daily-nya?

Biasanya, saya memilih pair AUD/USD dan EUR/USD sebagai pasangan mata uang favorit dan sering saya tradingkan. Selain itu saya juga melihat US Dollar Index dan membuat plot serta mencatat level-level pentingnya.


3. Merencanakan Open Posisi Sesuai Setup

Berikutnya, jika setup price action memang benar-benar telah memberi sinyal trading yang valid, saya akan memeriksa ulang apakah telah sesuai dengan rencana trading saya. Biasanya saya periksa lagi faktor pendukung seperti momentum dan formasi bar yang terbentuk pada setup price action-nya.

Jika tidak benar-benar sesuai dengan kriteria pada rencana trading, saya tidak masuk pasar. Apabila nantinya saya memutuskan untuk membuka posisi trading, biasanya saya gunakan pending order agar harga yang saya dapatkan sesuai dengan rencana. Tentu saja saya juga tetapkan risk/reward ratio sesuai rencana dan strategi trading saya.


4. Update Tulisan Di Website

Setelah saya membuka posisi trading (atau mungkin tidak jadi masuk pasar) sekitar jam 09:00, saya menuliskan komentar tentang situasi pasar hari ini dalam website saya, untuk para anggota dalam komunitas trading yang saya adakan. Saya juga akan menuliskan analisa mengenai beberapa pasangan mata uang yang berpotensi untuk ditradingkan hari ini, tentu saja dengan metode price action.

Website Nial Fuller

Dengan membuat analisa dan jurnal setiap hari, saya jadi terlatih dan peka terhadap setup price action, level-level support dan resistance, trend dan sinyal-sinyal yang sangat membantu saya dalam trading. Kegiatan ini juga mengasah kedisiplinan trading saya. Setelah selesai menulis, saya akan membuka email untuk memeriksa dan membalas beberapa pertanyaan atau komentar para anggota komunitas.


5. Melakukan Aktivitas Di Luar Trading

Ketika jam sudah menunjukkan pukul 10:30, saya akan meninggalkan pasar dan melakukan pekerjaan lain diluar trading. Seperti yang telah sering saya tuliskan bahwa hendaknya kita tidak selalu terpaku pada layar komputer, jika telah membuka posisi, sebaiknya set and forget untuk mencegah kita over-analyzing yang berakibat over-trading.


6. Memonitor Posisi Trading

Setelah selesai makan siang pada jam 14:00, saya kembali melihat ke layar komputer. Biasanya tidak ada perubahan yang signifikan sejak tadi pagi. Pasar masih relatif sepi karena saat ini masih sesi Asia yang biasanya memang lambat. Jika terjadi perubahan penting dalam setup price action, saya lakukan modifikasi dengan membatalkan pending order yang telah saya set tadi pagi. Saya tidak akan mengejar atau memaksakan agar terjadi trade hari ini.

Jika kondisi pasar tidak memungkinkan, saya tidak trade hari ini, dan jika saya telah ketinggalan untuk masuk pasar, saya lupakan peluang itu dan menunggu kesempatan berikutnya. Saya selalu berusaha menghindari keterlibatan emosi dalam trading. Nah, jika pending order tereksekusi, saya tuliskan dalam buku catatan saya untuk dievaluasi kemudian.

Saya tetap memonitor layar komputer menjelang dan saat pembukaan sesi Eropa, untuk melihat apakah ada peluang dari perubahan setup price action di beberapa pasangan mata uang utama. Setelah itu, saya kembali memeriksa email dan berkomunikasi dengan para anggota komunitas trading saya, sebelum akhirnya sata beristirahat dan makan malam.


7. Kembali Mencari Peluang Di Malam Hari

Sekitar jam 19:00, sesi trading pasar London dan Eropa sedang berlangsung. Saya lihat time frame daily dan 4-hour pada beberapa pasangan mata uang utama, dan seperti sebelumnya, jika ada sinyal trading yang valid, saya lakukan pending order, kemudian set and forget.

Pada pukul 22:00 biasanya saya telah punya posisi trading baru, entah itu pending order yang sudah tereksekusi atau sekedar pending order yang masih menunggu terealisasi. Jikapun tidak ada pending order, saya masih punya posisi yang sedang berjalan. Dalam hal ini, prinsip saya tetap sama; tidak memaksa masuk pasar jika tidak ada sinyal trading yang valid menjelang pembukaan sesi New York.

Selepas itu, saya istirahat total dan membiarkan pasar merespon posisi trading saya. Keesokan harinya, saya tinggal memeriksa apakah posisi trading tertutup oleh take profit atau justru stop loss.


Kesimpulan

Rutinitas harian di atas sangat mencerminkan strategi trading Nial Fuller yang berfokus pada price action. Jika dirangkum, berikut adalah jadwal kegiatan Nial Fuller:

aktivitas harian nial fuller
Ada banyak intisari yang bisa dipetik dar rutinitas dan aturan tradingnya, tapi prinsip set and forget menjadi kunci penting dalam pelaksanaan strategi trading Nial Fuller. "Mungkin ada pelajaran yang bisa dipetik oleh setiap trader... bahwa mengabaikan pasar selama 12 jam adalah hal utama yang bisa menentukan kesuksesan Anda. Dengan kata lain, tempatkan posisi atau buka order Anda, lalu menjauhlah dari komputer; tepis segala emosi trading dan biarkan posisi Anda berjalan sesuai rencana. Sia-sia jika terus-menerus diawasi, karena Anda tetap saja tidak dapat mengendalikan pergerakan harga. Yang ada justru Anda merasa semakin stres," demikian ungkap sang trader.

Dengan demikian, jelaslah bahwa price action bukan satu-satunya unsur penting dalam strategi trading Nial Fuller. Praktek set and forget bisa menjadi rahasia sukses sang trader selama ini, karena dapat menghindarkannya dari gejolak emosi trading yang merugikan.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Ussy
Salut..trader pro masih pake kertas buat bikin catatan? Yang jelas runtutan kegiatan beliau sangat simple ya. Praktis 3 kali sehari open komputer. Apa ini pengaruh penggunaan TF D1 dan H4 ny ya?

Misal beliau ini bekerja di lembaga hedge fund dunia, apa gak rugi tuh si owner? Atau apakah semua trader pro yg masih jadi karyawan di perusahaan investasi dunia juga melakukan hal yang sama ya?
Martin S
@ ussy:
- Masih pake kertas buat bikin catatan: artikel ini dibuat awal tahun 2012, mungkin sekarang tidak pakai kertas lagi. Ini artikel aslinya: A Day In The Life Of Forex Trader Nial Fuller

- Apa ini pengaruh penggunaan TF D1 dan H4: ya, sy kira begitu. Nial Fuller pernah menulis bahwa dulunya dia scalper tapi loss melulu sehingga dia jadi swing trader. Dari contoh-contoh di artikelnya dia selalu pakai time frame D1 dan kadang H4.

Karyawan di lembaga hedge fund tidak hanya trading tapi juga melakukan analisa dan membuat laporan setiap periode tertentu. Kalau menyangkut dana yang besar biasanya mereka tidak entry atas inisiatif sendiri, tetapi atas kemauan pimpinan atau owner.