Strategi Trading Forex Yang Simpel Tapi Efektif

98810

Strategi trading ini merupakan gabungan antara garis horisontal pada level support atau resistance dan price action.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Gabungan antara garis horisontal pada level support atau resistance dan price action boleh jadi merupakan salah satu strategi trading forex yang simpel tetapi cukup efektif untuk diterapkan. (Note: Price action adalah cara trading dengan mengamati dan menganalisa bentuk-bentuk formasi pin bar yang terjadi pada candlestick chart).

Setelah ditentukan garis horisontal untuk support dan resistance yang dominan, kita tunggu formasi pin bar yang terbentuk disekitar level level tersebut.


Pentingnya Garis Horisontal

Mungkin kita merasa kurang nyaman dengan banyaknya indikator pada trading chart, dan ingin rasanya bisa trading dengan indikator sesedikit mungkin tapi cukup valid. Nah jika itu yang kita inginkan, mungkin bisa dicoba dengan cara ini, garis horisontal dan price action. Para trader profesional selalu mencermati level-level penting pada garis horisontal. Mereka telah tahu bahwa level-level tersebut sangat signifikan dan berdampak pada arah pergerakan harga.

Garis horisontal bisa digunakan sebagai acuan untuk menetapkan level stop loss, dan akan efektif jika dikombinasikan dengan price action dengan mencermati pin bar yang terbentuk.


Penerapan Garis Horisontal dan Price Action Pada Kondisi Pasar yang Trending

Perhatikan contoh berikut, pada setiap swing point kita bisa mencermati formasi pin bar yang terbentuk. Pada kenyataannya, swing point sering dibarengi dengan formasi pin bar yang mengindikasikan pembalikan trend yang sedang terjadi. Dalam hal uptrend seperti pada contoh ini, pin bar pada swing point (lingkaran biru) menunjukkan pembalikan arah koreksi downtrend, atau lazim disebut berakhirnya koreksi, sehingga trend keseluruhan tetap naik. Untuk pasar yang sedang downtrend, proses yang terjadi adalah kebalikannya.




Penerapan Garis Horisontal dan Price Action Pada Kondisi Pasar Sideway (Range Bound)

Untuk kondisi pasar yang sideway (range bound), kita cukup mencermati formasi pin bar yang terbentuk pada level-level support dan resistancenya (lingkaran-lingkaran biru pada gambar di bawah). Kita menentukan timing untuk mulai entry jika telah benar benar tampak sinyal pin barnya yang memastikan bahwa kondisi pasar masih sideway, dan masih dalam trading range.  Stop loss dan target profit bisa ditentukan pada level yang dekat dengan support atau resistance-nya sesuai dengan arah posisi entry yang kita ambil.

 


"Event Area’ Pada Garis Horisontal

Event area adalah area di sekitar sebuah garis horisontal yang menunjukkan sinyal-sinyal kuat untuk entry berdasarkan price action. Dari formasi pin bar yang terbentuk, bisa terjadi penembusan (break) atau retest pada level harga tertentu yang menunjukkan bahwa level tersebut signifikan. Untuk entry sebaiknya dikonfirmasikan dengan pin bar yang terbentuk.

Pada contoh berikut, inside bar yang telah break menunjukkan sinyal yang kuat untuk sell, setelah terjadi retest yang mengkonfirmasikan bahwa garis horisontal tersebut adalah benar merupakan resistance yang signifikan (lingkaran biru pada gambar). Kita bisa entry sell pada level sedikit di bawah titik retest-nya.

 


        


Contoh Trading Dengan Garis Horisontal dan Price Action

Pada contoh berikut, EUR/USD yang pada awalnya sideway di level 1.4100-1.4000 (event area), kemudian break ke bawah ketika terbentuk pin bar dan inside bar. Setelah retest, harga kembali bergerak ke bawah.
Perhatikan pin bar dan inside bar yang terbentuk dan menunjukkan level-level dimana kita bisa entry.

   

 

Jadi dengan menggabungkan level-level support/resistance dan pin bar yang terbentuk pada area di sekitarnya, kita bisa mengetahui sinyal-sinyal kapan waktu yang tepat untuk masuk pasar.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


arrow up arrow down
Kikiii
dimana dan bagaimana cara menempatkan garis horizontalna? seinget saya itu kan fungsina sebagai support/resisten, jadi seharusna ada cara2 tersendiri untuk bisa dapatkan support/resisten yg bagus
Eki Fatona
master, apa price action itu mesti dgn pin bar? gag bisa dgn pola candlestick yg lain kayak hammer atau harami gitu? kalo dari pola candle yg sering muncul itu sbtulnya pola yg mana sih master? apa memang pin bar ini saja? kalo yg terbentuk d garis horisontal itu pola lain selain pin bar cara analisanya tetap sama ya? atau kecil kemungkinannya ini terjadi?
mohon bimbingannya master....
Sutiyoso Dwi
Kalau saya mau coba pakai fibonacci atau pivot point bisa kan ya? Kalau dengan garis horizontal saja masih bingung mau naruh garisnya di level mana. Ane juga bisa minta saran untuk timeframe yang bagus buat naruh pivot point? soalnya pernah denger ini bagusnya buat timeframe yang besar2 aja, kalau ane naruh di timeframe di bawah H4, bagusnya di timeframe mana ya?
Riko Juliadi
saran yang bagus untuk pemilihan indikator, akan lebih bagus lagi kalau dilengkapi dengan cara plotting garis horisontalx juga...
semoga materi artikelx bisa ditambah lagi untuk membantu trader-trader forex yang membutuhkan pembelajaran....
terima kasih
Fajriansueb
apa slalu ada price action di swing point itu? price action yg seperti apa yg bisa digunakan u/ konfirmasi? klo dngn pin bar , pin bar yg bagaimanakah?
Martin S
@ kikiii:
ya, bener, itu memang garis-garis support dan resistance.
- Untuk menentukan support dan resistance dengan price action bisa dibaca disini.
- Untuk mendapatkan support dan resistance yang bagus (kuat) bisa dibaca disini.
Martin S
@ Eki Fatona :

- Formasi price action tidak hanya pin bar, formasi seperti morning star, shooting star, piercing line dsb juga termasuk formasi price action, hanya saja pin bar dan inside bar sering muncul dan mudah dikenali.

- Pola hammer itu sama dengan pin bar, dan pola harami itu bahasa price actionnya adalah inside bar.

- Yang sering muncul pin bar dan variasinya (misalnya pin bar berekor panjang) dan inside bar.

- Yang terbentuk pada level support atau resistance (garis horisontal) biasanya pin bar, inside bar, bullish morning star, evening star atau shooting star. Untuk 3 yang terakhir (yang mengandung ‘star’) nanti akan kami ulas di artikel tersendiri.
Martin S
@ Sutiyoso Dwi :
- Fibo dan pivot memang dianjurkan untuk mengkonfirmasi level-level support dan resistance
- Jika Anda trader harian, gunakan daily pivot (pivot harian) pada time frame dibawah daily (biasanya 1 jam).
Tetapi kalau Anda trader jangka menengah panjang, gunakan weekly pivot (pivot mingguan) pada time frame 4 jam atau daily.
Martin S
@ riko juliadi :
- Untuk menentukan support dan resistance dengan price action bisa dibaca disini.
- Untuk mendapatkan support dan resistance yang bagus (kuat) bisa dibaca disini.
Oke, nanti akan kami tambahkan artikel-artikel mengenai price action.
Martin S
@ fajriansueb :

- ya, selalu ada price action, karena pada swing point itulah terjadinya perubahan sentimen, cuman trader biasanya terlambat mengantisipasi.

- Formasi price actionnya biasanya pin bar berekor panjang, morning star (untuk bullish), shooting star atau evening star (untuk bearish), atau penembusan mother bar setelah konsolidasi.
Farhan
Pak Martin..salam kenal
- tanya nih..apakah sistem yang simple hanya bisa dilaksanakan dengan patokan TF D 1?
- sedikit diluar konteks ya pak..gimana cara membuat/mencari suatu konfluensi untuk gaya scalper?
- terimakasih
Martin S
@ Farhan:
- Tidak juga, tetapi time frame D1 lebih akurat dibandingkan dengan time frame yang lebih rendah. - Konfluensi untuk scalping sama saja, bisa dilihat dari price action, level support atau resistance, juga indikator (biasanya oscillator), apakah sudah saling mengkonfirmasi.