Trading Jangka Panjang Atau Jangka Pendek

109680

Berdagang mata uang di bursa valas perlu membutuhkan waktu yang cukup banyak. Untuk menjadi mahir diperlukan ketekunan dan keuletan yang cukup tinggi. Dan uniknya forex dibutuhkan oleh mereka yang sangat ambisius untuk bisa kaya dengan cepat. Selain untuk menjadi kaya, ternyata para trader akan menguji keterampilan yang sudah dilatih.Hal ini memang tidak mudah untuk menjadi mahir dalam

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Untuk mahir dalam bidang forex diperlukan ketekunan dan keuletan yang cukup tinggi. Forex adalah bisnis yang cocok untuk mereka yang ambisius untuk bisa kaya dengan cepat. Namun tetap saja, untuk menjadi kaya dengan cepat membutuhkan waktu dan proses yang biasanya tidak sebentar.

Anda harus berusaha untuk mempelajari dan berlatih trading sebelum Anda mencapai hasil yang menguntungkan. Namun, seringnya para trader pemula cenderung untuk tidak sabar. Akhirnya mereka tidak bisa mengambil peluang lebih dan merencanakan trading untuk meraih keuntungan yang maksimal. Artikel ini akan menjelaskan bahwa dalam bisnis forex, masalah waktu adalah masalah yang bisa diatur. Dalam berbisnis forex, seseorang bisa memilih untuk melakukan trading secara jangka panjang atau jangka pendek.

Trading Jangka Panjang Atau Jangka
Trading Jangka Pendek
Trader jangka pendek membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang analisis teknis dan menerapkan metode manajemen modal dengan ketelitian, hati-hati, dan disiplin. Untuk sukses dalam bertrading jangka pendek, hindarilah harga yang memiliki volatilitas yang tinggi, kecuali Anda memiliki banyak waktu untuk terus mengamati dan memahami pergerakan harga secara global dan menyeluruh.

Trading Jangka Panjang
Memang benar, setiap trader yang memilih untuk bertransaksi jangka panjang akan memiliki kinerja yang lebih hati-hati karena faktor open posisi merupakan dasar dalam melakukan transaksi jangka panjang ini. Setiap open yang dilakukan membutuhkan analisa dan keyakinan yang kuat dengan akan strategi trading yang sudah dibuat.

Mana Yang Lebih Baik?
Mungkin Anda perlu mencoba-cobanya terlebih dahulu. Tapi satu hal yang jelas, trader yang memilih untuk bertrading secara jangka pendek harus memiliki tingkat ketajaman akurasi analisa yang tinggi. Selain itu, trading jangka pendek juga dipengaruhi oleh kehandalan platform trading sebuah broker.

Bila melihat dari segi potensi, maka trading jangka panjang memiliki keunggulan jauh lebih besar dari pada trading jangka pendek. Hal ini dikarenakan kemungkinan risikonya semakin kecil akibat tidak banyak melakukan transaksi. Terlalu banyak melakukan transaksi berati banyak pula kesalahan yang dilakukan.

Sebenarnya untuk memilih mana yang lebih bagus, apakah harus menggunakan trading jangka pendek atau trading jangka panjang, tergantung kepada Anda yang akan menjalani trading forex. Gaya trading setiap orang berbeda-beda sehingga kebutuhan strateginya pun berbeda.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.

Restu
trading jangka pendek atau panjang ane lihat dua2nya perlu hati2. yg bener trading cara apa neh yg perlu lebih hati2?
Edi Yuliano
Sebenarnya baik jangka pendek maupun jangka panjang sama-sama memiliki resiko. Sehingga tingkat kehati-hatian yang perlu ditekankan pun mestinya sama.

Trading jangka pendek mengandung banyak resiko salah posisi, karena trader akan entry dengan frekuensi yang sering dan tidak semua sinyal yang dimanfaatkan punya peluang yang bagus.

Sementara trading jangka panjang meskipun resiko salah posisinya lebih sedikit namun di sini biasanya memiliki target pips yang lebih besar, sehingga resiko lossnya pun juga lebih besar. Maka dari itu kedua jenis trading ini sama-sama perlu dilakukan dengan hati-hati.

Bukan berarti karena resiko per trade trading jangka pendek lebih kecil maka analisanya tidak perlu hati-hati, demikian juga dengan trading jangka panjang yang resiko salah analisanya juga lebih kecil.
Beny Saliwa
prbedaan plg jls dr trdng short term ma long term tu klo d short term lbh seru & bikin tegang klo d long term lbh santai. gmpangx klo trdr yg suka tantangan, bs bkrj dlm tekanan, punya respon cpt & tnggp & suka ambil risk cocok jd trdng short term. sdngkn tipe trdng long term cocok bwt trdr yg lbh suka sntai, sabar, g suka ambil risk yg g perlu, bs analisa dcr mndalam & teliti. tp sbnrx pmbgian trdng brdsrkn jngk wktu g trbts d 2 pilihan ja. krn sbnrx ada 4 pnggolongan yaitu scalping, intraday, swing, & position. scalping tipe trdng short term yg plg ekstrim position tipe trdng long term yg plng pnjng jngk wktux.
Reza Ads
Setuju gan,
Ane juga lebih suka ambil jalan tengah nggak secepet scalper tapi nggak selama position trader juga buka posisinya. Ane sesuai kebutuhan aja, biasanya sampe dalam itungan hari tapi nggak pernah sampe yng seminggu.
Tapi kadang ane tertarik juga tambah2 posisi scalping kalo liat ada kesempatan oke.
Gimana ya cara nahan keinginan buat tambah open diluar rencana?
Edi Yuliano
Dalam hal ini anda harus tentukan dulu gaya trading mana yang paling nyaman dengan karakter anda dan bisa profitable dan menghasilkan resiko yang sanggup anda tanggung. ketika sudah dipilih gaya trading tertentu maka sebaik mungkin anda usahakan untuk tetap menjalankan trading dengan cara tersebut. Jika dalam prosesnya nanti anda tertarik untuk melakukan penyimpangan maka kenali dulu apa alasan yang membuat anda ingin menyimpang. Dalam kasus ini apabila anda tertarik membuka posisi baru karena melihat kesempatan jangka pendek yang sayang untuk dilewatkan, maka ada baiknya anda meninggalkan chart sejenak dan biarkan posisi trading yang telah anda buka sebelumnya berjalan sesuai pengaturan. Biasanya trader sudah memasang fasilitas close trading otomatis agar bisa lebih santai dalam memantau posisi open yang masih berjalan.