Advertisement

iklan

12-13 Agustus 2021: PPI Dan Jobless Claims AS, GDP Inggris

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah PPI dan Jobless Claims AS, GDP Inggris, serta inflasi New Zealand. Besok ada kepercayaan konsumen AS.

iklan

iklan

Kamis, 12 Agustus 2021

  • Jam 10:00 WIB: angka harapan inflasi Selandia Baru kuartal ketiga tahun 2020 (Berdampak medium pada NZD).

Indikator yang dirilis setiap kuartal oleh RBNZ ini menunjukkan harapan pelaku bisnis pada tingkat inflasi tahunan selama 2 tahun mendatang. Indikator ini dibuat berdasarkan survei terhadap 100 konsumen.

12-13 Agustus 2021: PPI Dan Jobless

Pada kuartal kedua lalu, ekspektasi inflasi tahunan Selandia Baru naik 2.05%, lebih rendah dari perkiraan 2.30%, tetapi menjadi yang tertinggi sejak 2018. Untuk kuartal ketiga tahun 2021, angka harapan inflasi diperkirakan +2.10%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan NZD.

 

GDP dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara dan biasanya diumumkan per kuartal. Angka GDP menyatakan perubahan nilai total barang dan jasa suatu negara, dan dinyatakan dalam persentase sebagai perbandingan antara periode waktu tertentu dengan periode sebelumnya. Di Inggris, sektor yang menyumbang perubahan GDP adalah produksi, jasa, konstruksi, dan pertanian.

GDP Inggris dirilis oleh Office for National Statistics (ONS) 2 kali per kuartal, yaitu Preliminary dan Final. Preliminary adalah rilis awal sehingga lebih berdampak. Namun jika pada edisi Final terjadi perubahan, maka data tersebut bisa berdampak tinggi juga. Masing-masing rilis data GDP dihitung dalam basis kuartalan (q/q) dan tahunan (q/y).

12-13 Agustus 2021: PPI Dan Jobless

GDP Inggris kuartal pertama lalu mengalami kontraksi 1.6% (atau -1.6%), sesuai perkiraan, dan menjadi yang terendah sejak kuartal kedua 2020. Penurunan GDP disumbang oleh pengeluaran konsumen dan investasi bisnis. Sementara itu, GDP bulan Mei 2021 tumbuh 0.8%, lebih rendah dari perkiraan +1.5%, dan merupakan yang terendah dalam 3 bulan terakhir.

GDP Preliminary kuartal kedua 2021 diperkirakan mengalami pertumbuhan 4.8% (atau +4.8%), sementara GDP bulan Juni 2021 diperkirakan kembali tumbuh 0.8%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

 

Indikator yang juga disebut Finished Goods PPI atau Wholesale Prices ini mengukur inflasi di tingkat produsen, yaitu persentase perubahan harga barang dan jasa produsen yang akan mempengaruhi inflasi di tingkat konsumen. Hal ini karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen pada akhirnya akan dibebankan ke konsumen. Kriteria PPI juga mencakup jasa konstruksi, belanja pemerintah, dan ekspor.

Ada 2 data yang dirilis, yaitu PPI inti (Core PPI) yang tidak termasuk harga makanan dan energi, serta PPI total. Masing-masing laporan dihitung dalam basis bulanan ( m/m atau month over month) dan tahunan (y/y atau year over year).

12-13 Agustus 2021: PPI Dan Jobless

PPI total AS m/m bulan Juni lalu naik 1.0%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.6%, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Untuk basis tahunan (y/y), PPI total naik 7.3%, lebih tinggi dari perkiraan +6.8%, dan merupakan yang tertinggi sejak November 2010. PPI inti m/m naik 1.0%, lebih tinggi dari perkiraan naik 0.5%, dan menjadi yang tertinggi dalam 5 bulan.

Untuk bulan Juli 2021, PPI total m/m diperkirakan naik 0.6%, PPI inti m/m akan tumbuh 0.5%, dan PPI total y/y diperkirakan meningkat 7.3%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 6 Agustus 2021 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Ada 2 data yang dirilis, yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Oleh karena itu, indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data Initial.

12-13 Agustus 2021: PPI Dan Jobless

Minggu lalu, Jobless Claims AS berkurang 14,000 menjadi 385,000 klaim, lebih tinggi dari perkiraan 382,000 klaim, tetapi menjadi yang terendah dalam 3 minggu terakhir. Sementara itu, klaim rata-rata dalam 4 minggu terakhir turun menjadi 394,000 klaim.

Untuk minggu ini, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan turun menjadi 375,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Jumat, 13 Agustus 2021

Data ini dirilis oleh University of Michigan (UoM) 2 kali setiap bulan, dan mengukur kepercayaan konsumen terhadap kondisi bisnis serta keuangan di AS. Indeks kepercayaan konsumen UoM adalah salah satu yang selalu diperhatikan investor disamping indeks Conference Board (CB) Consumer Confidence.

Disebut juga Thomson Reuters/University of Michigan's Consumer Sentiment, indeks dibuat berdasarkan survei terhadap 500 konsumen mengenai kondisi ekonomi AS saat ini dan yang akan datang. Data dirilis dalam 2 versi dengan selang waktu 2 minggu, yaitu Preliminary (data awal) dan Revised (data final). Indeks Preliminary dirilis lebih awal sehingga akan lebih berdampak dibanding data Revised.

12-13 Agustus 2021: PPI Dan Jobless

Indeks UoM Consumer Sentiment AS bulan Juli 2021 menunjukkan angka 81.2 pada edisi Revised, lebih rendah dari perkiraan 86.5, dan menjadi yang terendah dalam 5 bulan terakhir. Indeks current economic conditions tetap 84.5, sementara indeks consumer expectations naik dari 78.4 menjadi 79.0.

Indeks UoM Preliminary bulan Agustus 2021 diperkirakan tetap 81.2. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

 

Arsip Analisa By : Martin
296200
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini