Advertisement

iklan

2 Cara Menghadapi Ketidakpastian Pasar

Jika Anda seorang trader forex tetapi tidak mampu menghadapi ketidakpastian pasar, maka akibatnya akan fatal, taruhannya seluruh modal trading Anda.

FirewoodFX

iklan

FirewoodFX

iklan

Seperti menerbangkan pesawat, trading forex adalah pekerjaan serius. Keadaan cuaca saat penerbangan berlangsung bisa diprediksi, tetapi tidak bisa dipastikan. Prediksi bukan hal yang pasti, dan seorang pilot harus bisa menghadapi ketidakpastian cuaca. Taruhannya tentu saja nyawa seluruh awak dan penumpang pesawat. Demikian pula dalam trading forex, keadaan pasar bisa diprediksi, tetapi tidak bisa dipastikan. Jika Anda seorang trader forex, tetapi tidak mampu menghadapi ketidakpastian pasar, maka akibatnya akan fatal. Taruhannya seluruh modal trading Anda atau klien Anda.

 

2 Cara Menghadapi Ketidak Pastian

 

Pasar forex sungguh sangat menantang dan membuat trader penasaran untuk menaklukkannya. Bak binatang buas yang selalu berjaga selama 24 jam, pasar forex agak irrasional dan ‘mudah tersinggung’. Dengan sedikit agitasi, pasar bisa dengan tak terduga berubah dari jinak menjadi buas atau volatilitas-nya meninggi, kemudian dengan cepat berbalik lagi. Tak seorangpun bisa menduga apa yang akan terjadi kemudian. Menurut para trader yang telah berpengalaman, untuk menghadapi rasa takut akibat ketidakpastian pasar tersebut hanya dibutuhkan 2 hal yang sederhana, yaitu menerima keadaan pasar seperti apa adanya, dan melakukan persiapan yang sebaik-baiknya.

1. Menerima keadaan pasar seperti apa adanya
Ray Dalio, hedge fund manager terkenal dan pendiri perusahaan hedge fund ranking pertama dunia saat ini, Bridgewater Associates, pernah menulis bahwa "tidak peduli betapa kerasnya Anda bekerja, Anda masih akan bisa berbuat kesalahan." Dengan pengalaman trading lebih dari 35 tahun serta pengalaman bekerja sama dengan para investor terkemuka plus trading tools yang paling mutakhir, Ray Dalio membuktikan dan mengakui bahwa tidak ada strategi yang sempurna atau ‘holy grail’ dalam trading.

Jika Anda mengira memiliki kemampuan analisa pasar yang begitu mumpuni, baik secara teknikal maupun fundamental, sehingga hasil trading Anda akan seperti yang diinginkan, cobalah untuk berpikir lagi. Pada kenyataannya Anda tidak akan bisa memperkirakan setiap pergerakan harga, dan sistem trading Anda tidak akan selalu tepat dalam merespon variabel pasar kecuali Anda bisa melihat ke "waktu yang akan datang". Anda tetap akan bisa loss, dan jika tidak bisa menerima keadaan pasar yang memang tidak pasti, Anda akan sulit beradaptasi dengan keadaan yang selalu berubah. Sayangnya, banyak trader menyadari hal ini setelah lama trading dengan jumlah transaksi yang cukup banyak.

2. Persiapan sebaik mungkin
Cara kedua untuk mengurangi risiko akibat ketidakpastian adalah dengan melakukan persiapan sebaik mungkin. Bisnis serius memerlukan persiapan yang serius. Seorang profesional seperti dokter bedah akan melakukan persiapan yang serius dengan membentuk team yang terdiri atas dokter-dokter yang telah teruji sebelum melakukan bedah jantung. Jika terjadi hal-hal yang tidak terduga, akibat fatal dari ketidak-pastian tersebut bisa dikurangi dengan persiapan yang matang.

Untuk membuat persiapan yang matang dalam trading forex, Anda harus memahami pengetahuan pasar dan pengendalian risiko, seperti arah sentimen akibat rilis suatu data fundamental, serta cara mengatur level stop dan menentukan target profit. Hal tersebut akan mengurangi risiko, karena Anda telah membuat skenario bila sesuatu yang paling buruk terjadi. Jika Anda telah mengetahui apa yang akan terjadi jika harga naik, turun ataupun sideways, lalu apa yang Anda takutkan?

Menerima keadaan pasar seperti apa adanya dan persiapan yang sebaik mungkin memang tampak sederhana tetapi tidak mudah dilakukan. Jika Anda bisa bertahan lama dalam trading forex, maka ketidak-pastian pasar akan bisa Anda atasi dengan sendirinya lewat pengalaman. Sejalan dengan waktu, Anda akan bisa mengembangkan cara trading yang baik yang tidak hanya berorientasi pada profit semata. 

172342

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Arman Stk
peringatan buat yang ngeyel2
Dini Safitri
Kebalik tuh poinnya, harusnya kan persiapan dulu baru menerima keadaan
Minimi
Wah bagus infox.... buat trader yng suka stres sendiri kl pas open/close position
Kasimin Kurdina

Yang terpenting dan harus diutamakan memang Money Management.

Riyanto Adi
Yg sdh bnyk pnglmn pst tw gmn galauny liat situasi pasar
Minimi
@riyanto. Betul bgt, apalagi kl berita lg g tentu dan kacau2x. Kl g pux persiapan mental yng bgs dan gg terimaan ya bisa stres lama2
Dwi
@dini safitri. dah bener versi penulis. poin 1 tetep hrs no 1. mbak dini hrs inget ato mungkin sudah pernah denger? para pro berwasiat..trading itu 90%mental & 10%teknik/ilmu/otak. so yg dikatakan penulis si baby pips itu yakin pasti dah level pro dalam strategi tradingny pasti penuh kehati-hatian dan konsep investasi tahunan yang dikedepankan. kalo kita yg pemula gini kan pikirannya tiap hr dapet duit dari morex..eh..forex trus weekend buat foya-foya gtu kan? ato itu cuma pikiran gue aj? murni kekuatan mental yang harus dilatih di dunia forex. pasar forex seperti kita hidup sehari-hari lah. gak jauh beda..kita tiap hari bisa susah senang untung malang. so siapkan mental kita ntuk terima profit besar terutama siapkan mental kita untuk terima loss besar. salam
Martin S
@Dini Safitri :
Maksud penulisnya disini kita tahu dulu keadaan pasar itu bagaimana, bisa diprediksi dengan tepat atau tidak. Kalau ternyata keadaan pasar memang tidak bisa diprediksi dengan tepat kita memang harus menerima keadaan itu dengan melakukan persiapan yang semaksimal mungkin untuk mengurangi resiko ketidak-pastian tersebut. Sebagai tambahan tentang ketidak-pastian pasar Anda bisa juga membaca ini.
Yeni
Salam kenal pak guru..saya ada kebingungan mengambil inti dari cerita si raja hedge fund dunia tersebut. Menurut saya, beliau pasti udah punya tim donk.. untuk menganalisa berbagai jenis pasar. Mestinya tidak ada kondisi pasar yang tidak bisa diprediksi oleh tim nya, yang pastinya telah menggunakan berbagai sumber dayanya. Mestinya beliau selalu bisa ambil untung di setiap kondisi pasar kan? Apakah pemikiran saya masuk akal pak guru? Mohon info lebih lanjut pak guru..
Martin S
@yeni:
Kalau punya tim sudah pasti, karena banyak hedge fund manager dan trader yang bergabung di Bridgewater Associates, tetapi kalau bisa memprediksi setiap kondisi pasar dengan tepat saya yakin tidak karena kalau Anda baca laporan hasil dari portofolio trading suatu perusahaan hedge fund terkenal rata-rata mesti ada yang profit dan ada yang loss, cuman secara keseluruhan masih profit. Kalau sering loss pasti sudah bangkrut karena ditinggalkan para klien-nya. Disebut hedge fund karena mereka bisa mengatur portofolio sedemikian rupa sehingga secara total masih profit. Mereka masuk ke semua pasar, tidak hanya forex tapi juga saham, komoditi, futures, bond dan obligasi dan lainnya. Analisa mereka tidak sepotong sepotong, tetapi analisa intermarket secara keseluruhan (global), jadi jika mereka bicara tentang trend berarti trend ekonomi global, bukan sekedar trend EUR/USD atau GBP/USD.
Yeni
Ooo..gtu ya pak..saya pikir kalo pasar forex yang jadi pasar uang terbesar dunia jadi satu-satu nya tempat untuk mendulang profit. Kalo di dalam negeri kita, lembaga apa saja ya pak, yang punya konsep seperti itu? Sedikit diluar topik ya pak, saya mau tanya kenapa mereka disebut lembaga hedge fund ya? KonsepĀ  hedge yang saya tau di forex kan hanya meminimalkan loss atau menjaga nilai aset agar tidak berkurang, lha kog mereka tetep cari untung ya? Dari penamaannya kenapa tidak dengan istilah investment firm/bank ya?
Martin S
@ yeni:
Di dalam negeri hampir semua bank besar melakukan pekerjaan hedge fund, juga perusahaan-perusahaan sekuritas dan asuransi, mereka biasanya punya divisi tersendiri untuk pengelolaan asset.

Mereka juga menawarkan produk-produk untuk dijual misalnya Reksadana dan Unit Link Asuransi. Perusahaan sekuritas besar yang resmi terdaftar di Bapepam produk-produk investasinya juga lumayan profitable seperti produk-produk dari Trimegah Sekuritas, Danareksa, Mandiri Sekuritas, Panin Sekuritas dan lainnya. Untuk Reksadana ada Reksadana saham yang investasinya hanya pada saham, dan Reksadana campuran yang masuk di berbagai jenis pasar.

Pengelolaan dana seperti itu disebut juga management investasi dan badan-badan pengelolanya tersebut disebut dengan manager investasi. Disebut dengan hedge fund karena dilakukan lindung nilai atas resiko pasar. Untuk asal usul istilah hedge fund dan perkembangannya Anda bisa baca di artikel ini.
Wawan
Mempersiapkan diri sebaik mungkin? Seperti apa ya konkritnya? Apakah dengan memiliki sistem trading yang Risk/reward nya positif dan juga Win/Loss nya tinggi sudah cukup? Haruskah menggunakan dana menganggur saja? Tolong kalo ada yang sempat memberi masukan buat saya.
Martin S
@ Wawan:
Seperti dijelaskan dalam artikel ini, persiapan sebaik mungkin adalah memahami pengetahuan pasar dan pengendalian resiko, yang berarti pengetahuan tentang analisa fundamental, teknikal dan sentimen pasar, serta penerapan money management yang memadai termasuk penggunaan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1 pada setiap kali entry. Jika Anda trading dengan dana sendiri namun belum bisa menghasilkan profit dengan teratur dalam jangka panjang sebaiknya menggunakan dana yang sedang menganggur untuk menghindari resiko yang mungkin timbul.