Cara Mudah Menentukan Ukuran Transaksi

104919

Ukuran perdagangan atau trade size merupakan aspek penting dari setiap trading plan. Artikel ini akan menyajikan cara mudah untuk menentukan ukuran trading yang sesuai untuk akun Anda.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Ukuran perdagangan atau trade size merupakan aspek penting dari setiap trading plan. Trader biasanya kurang mempertimbangkan hal ini, padahal tindakan yang demikian dapat membahayakan akun mereka sendiri. Banyak trader yang tidak mencapai target keuntungan karena menempatkan lot trading yang terlalu besar, sehingga terkadang mereka enggan memotong kerugian yang jelas-jelas tak akan berbalik lagi.

Artikel ini akan menyajikan cara mudah untuk menentukan ukuran trading forex yang sesuai untuk akun Anda.

cara menentukan ukuran trading
Ketika ukuran trading yang Anda pasang terlalu besar, maka semua analisis yang Anda pakai tidak akan ada gunanya. Pada akhirnya, potensi risiko akan lebih besar daripada manfaatnya. Karena itu, memiliki formula untuk mengelola risiko adalah syarat mutlak untuk karir trading Anda.

Artikel ini akan menjelaskan visualisasi risiko yang ada pada ukuran trade Anda berdasarkan buku karangan Mark Douglas yang berjudul "Trading in the Zone". Agar mudah memahami analogi ukuran perdagangan yang digunakan oleh Douglas, bayangkan Anda akan menyeberangi sebuah jurang yang besar seperti Grand Canyon.

Anggaplah lebar jembatan yang akan Anda seberangi adalah jumlah lot yang akan Anda transaksikan. Jika lebar jembatan untuk menyeberangi jurang tersebut dibangun selebar 10 jalan tol dengan konstruksi yang tepat, maka Anda tidak akan takut menyeberangi jurang itu bukan? Selain itu, kekhawatiran untuk jatuh akan lebih kecil dibanding jika jembatannya rapuh dan ringkih. Jadi, semakin besar ukuran trading yang Anda buka pada akun Anda, semakin kecil kemungkinan kerugian yang akan Anda hadapi.

Sekarang, menggunakan leverage yang tersedia secara optimal dimisalkan seperti pegangan tali tambang yang kuat pada jembatan itu. Dengan begitu, bagaimanapun fluktuasi harga yang terjadi di pasar, jika Anda memiliki pegangan yang kuat, Anda tidak perlu khawatir "terlempar" ke dalam jurang kerugian.

Ada dua aspek yang harus Anda tentukan sebelum menetapkan sebuah trade size yang tepat:
1. Berapa persen risiko Anda siapkan untuk menerima kerugian
2. Pada pip berapa Anda akan melakukan stop

Risiko Yang Siap Anda Terima
Hal ini bukan tentang market dan segala sesuatu yang dilakukan market terhadap akun Anda. Jangan memikirkan apa yang akan dilakukan market, tapi tetapkanlah risiko yang sanggup Anda terima akibat pergerakan harga di market. Money Management sistem Anda-lah yang akan menuntun Anda untuk keluar dari trade melalui "jalan yang benar".

Trader yang cerdas juga akan selalu membuat jurnal perdagangan yang akan selalu mengupdate ekuitas akun mereka dan seberapa besar risiko yang bisa diperhitungkan dalam satu kali trading. Jika memiliki modal $10,000 dengan batas risiko maksimal 2%, berarti Anda hanya akan kehilangan maksimal $200 pada setiap trading. Hal ini juga akan mengurangi tingkat stress pada diri trader jika sewaktu-waktu harga melawan transaksi mereka.

Tetapkanlah setidaknya 2% batasan risiko untuk setiap akun Anda. Hal ini akan mencegah Anda untuk membuat transaksi yang terlalu besar berdasarkan seberapa baik trading plan Anda. Trader yang cerdas tidak akan pernah mengabaikan manajemen risiko.

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.


Xeeees
tapi kan mslhnya tiap posisi penempatan loss bisa beda - beda boss. gmn caranya nentuin loss hanya 2% kalau stop loss tiap posisi terus berbeda beda. saya sering dengerya di saham klo loss dibatasin smpe 2% .klo di forex gmn ya perhitungannya?
Nur Siswoyo
Emang pengambilan resiko maks 2% nggak bisa disatukan sama cara trading yg penempatan stop lossnya fleksibel. Jadi kalo sudah memutuskan fokus ke pembatasan resiko 2%, berarti ya musti mau ninggalin metode penempatan stop loss yg bisa beda-beda ditiap posisi. ini disini udah dijelasin.

tapi sebenernya metode money management kan nggak cuma itu aja, kalo mau sesuaikan sama metode penempatan stop loss yg fleksibel, mending pake rasio risk:reward aja. Disitu cari stop lossnya terserah, tapi di pengambilan target profitnya diatur spy lebih besar dr loss. Masalah pengaturan dr segi brp persennya, itu menurut ane bs dimasukin ke cara ngitung lot sizenya.
Hosni
kok rada bertentangan sih ini isix? diawal rasax kita mo ngambil lot yg trlalu bsr katax berisiko dn lebih baik dihindarin. tp dari teorix douglas kok malah dibilang makin bsr lotx makin aman posisi kita? apa itu maksudx bukan margin kita? kita kan emang baikx punya margin yg cukup biar posisi kita lebih tahan lama ane lbh setuju sm fokus yg di awal klo pengambilan lot bsr emang berisiko krn juga suka bikin emosi g tenang. terus ane jg gagal paham sm maksud leverage sbg pegangan. soalx walopun leverage ini bs mndukung trdng kt tp klo ngambil terlalu tinggi justru bs bahayain akun kita....
Dwi Hariyono
Saya kira memasukkan penjelasan pengelolaan resiko dengan mengambil perumpaan dari Douglas sedikit kurang relevan. Karena dari apa yang saya telusuri di sana ternyata ini bukan pengelolaan resiko untuk trading forex melainkan untuk futures. Juga tidak ada bagian yang menyebutkan bahwa leverage bisa berfungsi layaknya tali pembatas pada suatu jembatan. memang sempat membingungkan ketika sampai di bagian itu, saya kira justru yang bisa menjadi tali pegangan adalah manajemen resiko kita, dimana semakin kuat pengaturannya semakin kecil pula kesempatan kita untuk jatuh ke dalam jurang kerugian.
Hirosi
ane kira disini bakal ada jelasin cara hitung lot trading....ane masih perlu banyak belajar soal itu sih.... soalnya ane lihat beda modal sama resiko beda pula ukuran lotnya... master2 disini ada yang berminat kasih contoh pernghitungan lot g ya? terutama buat trading yg pake modal kecil kira2 ukuran lot pertradenya bisa ngambil berapa nih? tks
Dwi Hariyono
Memang dalam mendapatkan hasil perhitungan lot yang tepat, kadangkala perlu mempertimbangkan beberapa hal termasuk besar resiko dan jumlah balance. Untuk lebih mudahnya supaya aman trading dengan modal rendah jangan pilih lot standard, melainkan tempatkan order dengan lot micro saja. Untuk perhitungannya mungkin kurang lebih begini: misalnya kita trading dengan standard lot pada pasangan mata uang EUR/USD, sehingga nilai per pip-nya adalah USD 10. Jika kita punya balance sebesar USD 25,000, dan resiko yang kita tetapkan untuk membuka sebuah posisi adalah 4%, maka besar resiko kita adalah USD 25,000 X 4% = USD 1,000. atakan dari hasil analisa kita stop loss yang paling pas adalah 50 pip, maka volume trading kita dalam standard lot adalah: USD 1,000 / (50 X USD 10) = 2 lot.
Contoh itu saya ambil dari artikel ini. Perhitungan tersebut menggunakan lot standard karena balance trader juga cukup besar yaitu sampai $25,000 USD. Untuk mengambil lot yang sesuai ada baiknya untuk memperhitungkan ketahanan margin juga.
Gunawan
Ini risk reward ratio ya? Saya kira lot trading.