Advertisement

iklan

Cara Trading Saat NFP Dengan Pola Reversal V-Shape

Data Non Farm Payroll (NFP) AS seringkali menjadi fokus utama trader. Cara trading saat NFP dengan pola reversal V-Shape ini bisa Anda coba untuk mendulang keuntungan dari NFP.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Data Non Farm Payroll, atau yang kerap disingkat sebagai NFP, adalah data ketenagakerjaan AS yang rilisnya banyak ditunggu oleh para trader. Menjelang atau sesudah rilis data ini, maka pasar akan memberikan berbagai respon, sehingga pergerakan harga sangat volatile dan spread bisa melebar.

Untuk mensiasati kondisi tersebut, trader pasti akan browsing bagaimana cara trading saat NFP paling ciamik yang bisa diaplikasikan. Mulai dari memperhatikan pola candlestick hingga mengkombinasikan beberapa strategi teknikal sekaligus. Namun, ada satu cara trading saat NFP yang bisa Anda coba dalam pembahasan artikel kali ini. Berbekal pola reversal V-Shape, trading saat NFP tak perlu dikhawatirkan lagi.

Strategi Trading NFP

 

Mengapa NFP Perlu Diperhatikan Dalam Trading?

Bagi para News Trader -sebutan bagi trader yang kerap menggunakan berita-berita berdampak tinggi untuk trading-, data NFP alias Non Farm Payroll AS adalah salah satu data ekonomi penting yang rilisnya banyak ditunggu-tunggu. Data yang dibuat oleh US Bureau Of Labor Statistics (BLS) ini berisikan perubahan jumlah tenaga kerja Amerika Serikat di semua sektor kecuali pegawai pemerintah, pegawai rumah tangga, pegawai organisasi LSM (non-profit/nirlaba), dan karyawan sektor pertanian.

Laporan ini dipublikasikan sebulan sekali ini, biasanya pada hari Jumat minggu pertama pada pukul 19.30 atau 20.30 WIB. NFP mencerminkan kondisi ketenagakerjaan di sektor komersil dan industri di Amerika Serikat, sehingga digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan oleh pemerintah, bank sentral, maupun investor. Lantas, di manakah letak urgensi data NFP dalam pasar forex, traders?

Hubungan NFP dan Dolar AS(Baca Juga: Non-Farm Payrolls Dan Nilai Tukar USD)

Dalam ilmu ekonomi, semakin banyak warga bekerja maka akan semakin banyak gaji yang dibelanjakan dan bisa menggerakkan perekonomian negara secara optimal. Semakin tinggi pertambahan Non-Farm Payroll dapat diterjemahkan sebagai makin mantapnya kondisi perekonomian Amerika Serikat, begitupun sebaliknya. Dengan demikian, maka pengaruh data NFP bagi Dolar AS dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Jika NFP naik...

  • Banyak pekerjaan (job) yang tercipta dengan jumlah pekerja yang meningkat pula.
  • Permintaan konsumen akan suatu barang ikut meningkat.
  • Nilai tukar Dolar AS akan menguat.

2. Jika NFP turun...

  • Pekerjaan (job) mengalami penurunan, berikut jumlah pekerjanya.
  • Permintaan konsumen akan suatu barang ikut menurun.
  • Nilai tukar Dolar AS akan melemah.

Biasanya, dampak rilis data NFP terhadap USD dalam jangka pendek bergantung pada perbedaan antara data aktual (hasil rilis terkini) dan ekspektasi (estimasi dari konsensus para ekonom dan analis). Jika data aktual lebih besar dari perkiraan, maka USD akan menguat. Sebaliknya, jika data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka USD akan melemah.

 

Cara Trading Saat NFP Memanfaatkan V-Shape Reversal

Sebagai salah satu berita berdampak tinggi dalam pasar forex, tak dapat dipungkiri bila rilis data NFP akan menyebabkan harga bergerak volatile. Dalam kondisi yang demikian, menentukan cara trading saat NFP demi perolehan cuan yang optimal adalah opsi tepat untuk dilakukan.

Di beberapa artikel Seputarforex sebelumnya, Anda mungkin sudah banyak membaca soal cara trading saat NFP. Namun pada artikel kali ini, cara trading saat NFP yang akan dicoba adalah dengan memanfaatkan V-Shape. V-Shape sendiri merupakan suatu keadaan yang menggambarkan terjadinya bullish reversal, dimana harga tampak melemah selama beberapa saat, sebelum akhirnya berbalik menguat dan membentuk reli bullish.

Adapun contoh terbentuknya V-Shape pasca rilis data NFP AS bisa Anda lihat pada chart EUR/USD berikut ini:

Strategi Trading NFP

Berdasarkan chart di atas, maka dapat dilihat bahwa data NFP AS yang dirilis pada pukul 20.30 mampu membentuk sebuah bullish candle dengan body besar. Setelah itu, muncul sebuah Bearish Inside Bar yang menandai terjadinya koreksi harga sementara (retracement).

Kemudian muncul sebuah Pin Bar dengan ekor panjang, menandakan tekanan buyer cukup kuat dalam pasar. Terbentuknya pola Pin Bar juga terkadang menandakan potensi terjadinya reversal. Tak ayal, candle selanjutnya mengkonfirmasi terjadinya reversal, sehingga kondisi ini bisa Anda manfaatkan untuk meraup keuntungan.

 

Lantas, setup trading seperti apakah yang sebaiknya diaplikasikan?

Jika Anda tertarik untuk mencoba cara trading saat NFP satu ini, maka berikut adalah beberapa rules yang perlu Anda terapkan:

  1. Atur chart di time frame 15 menit, tetapi jangan lakukan apa-apa dalam 15 menit setelah pengumuman NFP.
  2. Saat data NFP resmi dirilis, Anda akan menemukan sebuah candle dengan body besar seperti yang dicontohkan pada chart di atas. Namun, Anda tak perlu menghiraukan kemunculan candle ini.
  3. Tunggu hingga muncul Inside Bar untuk mengetahui proyeksi harga secara lebih jelas.
  4. Jika tampak sebuah Pin Bar dengan ekor panjang, sebaiknya Anda bersiap-siap untuk mengatur strategi entry. Akan tetapi, untuk memastikan terjadinya reversal, tunggu hingga terbentuk candle konfirmator setelah Pin Bar.
  5. Jika bullish reversal telah terkonfirmasi, Anda bisa mengambil posisi entry Buy, dengan aturan:
  • Entry Buy sebaiknya diletakkan di harga Close candle konfirmator,
  • Stop Loss dapat di-set pada ekor Pin Bar,
  • Untuk Take Profit, Anda dapat meletakkannya sesuai Risk/Reward Ratio, atau saat momentum Uptrend tampak mulai melemah.

Jika setup tersebut diaplikasikan dalam chart, maka akan tampak seperti berikut:

Strategi Trading NFP dengan V-Shape

 

Ingin Mencoba Cara Trading Saat NFP? Perhatikan Ini Juga...

Selain menentukan acuan entry posisi yang tepat saat data NFP resmi dirilis, ada beberapa poin penting lain yang perlu Anda perhatikan, terutama bila Anda adalah seorang trader pengguna strategi News Trading. Apa sajakah itu?

1. Pahami dan camkan baik-baik bagaimana konsep pasar forex sesungguhnya. Meski Anda telah menyiapkan strategi trading NFP paling ciamik sekalipun, bisa jadi entry Anda gagal tereksekusi karena pergerakan harga yang sangat volatile. Selain itu, ulah para big player di pasar bisa menjadi sebab musabab gagalnya entry Anda.

Peran Big Player(Baca Juga: Lupakan Analisis Teknikal Dan Fundamental, Pemilik Uanglah Yang Menguasai Market)

2. Jika ingin trading saat rilis data NFP, tak ada salahnya untuk menetapkan posisi Stop Loss yang berbeda dari biasanya. Tujuannya adalah untuk meminimalisir risiko seandainya harga melawan entry Anda. Akan tetapi, jangan memasang Stop Loss yang terlalu ketat. Saat ada rilis data penting, harga akan bergerak naik-turun dengan cepat. Jika salah perhitungan sedikit saja, bisa-bisa akun Anda akan langsung tergerus hingga menyentuh batas Margin Call.

3. Kendalikan diri Anda di pasar, bukan sebaliknya! Ikuti rencana dan sistem trading yang telah disusun sekalipun harga bergerak tak sesuai prediksi. Faktor disiplin sangat penting dalam trading, dan ini bisa diukur dari kualitas eksekusi yang sesuai dengan sistem trading. Jika Anda abai terhadap sistem trading yang sudah dibuat, artinya Anda juga tak percaya diri dengan apa yang telah direncanakan.

4. Miliki strategi khusus yang digunakan hanya saat rilis data NFP. Dengan demikian, setup ini bisa Anda kembangkan dan Anda gunakan tiap bulan saat data ketenagakerjaan AS tersebut dirilis.

Strategi trading NFP Ala Cory Mitchell(Baca Juga: Strategi Trading NFP Sederhana Ala Cory Mitchell)

5. Pastikan Anda mengatur Money Management dengan teliti. Jangan terlalu serakah untuk profit maksimal dengan merisikokan modal Anda seluruhnya. Ingat, trading forex adalah sebuah bisnis yang berlandaskan "High Risk High Return".

 

Trading saat ada rilis data berdampak tinggi memang ngeri-ngeri sedap; bisa profit segede gaban, atau bahkan loss hingga berurai air mata. Kenyataannya, banyak trader yang berhasil membuktikan bahwa News Trading adalah salah satu teknik menguntungkan. Bagaimanakah sebenarnya? Temukan jawabannya di artikel "Rahasia Dan Realita Strategi News Trading".

Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang sudah mengenal dunia jurnalistik sejak SMP. Sempat aktif sebagai Editor dan Reporter di UKM Pers UWKS, kini bekerja sebagai salah satu Online Journalist di seputarforex.com.