3 Jenis Trader Forex Versi Game Of Thrones

Anda suka Game of Thrones? Ada begitu banyak pelajaran yang bisa diambil dari serial TV kenamaan HBO tersebut, termasuk di antaranya adalah inspirasi trading dari 3 tokoh berikut.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Sudah menjadi rahasia umum jika trader forex bisa dikategorikan menjadi berbagai macam tipe, mulai dari yang paling agresif hingga konservatif. Bagi Anda yang masih berburu strategi paling profit dan akurat, mungkin saja belum sadar dengan pentingnya penggolongan jenis trader forex ini.

Padahal, mengenali tipe trading sendiri adalah kunci keberhasilan yang bisa menentukan masa depan Anda di dunia forex. Hal itu karena hampir setiap aspek dalam sistem trading yang menentukan kesuksesan, mulai dari pemilihan time frame, strategi entry dan exit, frekuensi trading, hingga manajemen risiko yang tepat, berangkat dari tipe trading Anda. Sekarang bayangkan saja, antara time frame trading Scalping dengan Swing Trading tentu tidak sama, kan? Apalagi dengan frekuensi trading dan manajemen risikonya.

Seringkali, mereka yang belum mengetahui perbedaan tipe trading cenderung coba-coba menggabungkan segala strategi. Tak jarang, trader-trader seperti ini malah mencoba Swing Trading yang jelas-jelas butuh kesabaran menanti peluang trading terbaik, meskipun orientasi mereka ternyata lebih cocok untuk tipe trading yang lebih agresif seperti Day Trading atau Scalping.

Akibatnya? Mereka tentu saja banyak melanggar aturan dalam Swing Trading karena "tak sabaran". Ketika akhirnya mereka loss hingga kehilangan semua dana di akun trading, hanya penyesalan yang tersisa.

Jenis Trader Forex bisa menentukan keberhasilan maupun kegagalan trading

Jika Anda sudah pernah mengalami situasi semacam itu, atau mungkin baru menjajaki dunia trading dan ingin menghindari kasus-kasus "mengerikan" serupa contoh di atas, maka segeralah kenali gaya Anda dalam bertrading. Ada begitu banyak cara untuk mengetahuinya; bisa dengan mengikuti tips Rayner Teo, bisa pula dengan mengenali kepribadian Anda secara umum.

Nah, bagi Anda para trader yang juga gemar mengikuti serial Game of Thrones, pasti sudah kenal betul dengan karakter dari berbagai tokoh utamanya. Ternyata, ragam kerpibadian dari para pemain di Game of Thrones selaras dengan variasi jenis trader forex. Jika bisa mengenali persamaannya, mungkin Anda akan lebih mudah mengidentifikasikan gaya trading Anda sendiri.

 

1. King Joffrey: Scalper Pemula

Salah satu hal paling berbahaya dalam trading adalah keserakahan, dan dilihat dari sisi manapun, King Joffrey adalah sosok yang serakah. Terlihat santun di luar, raja muda ini sebenarnya sangat culas, sombong, dan egois. Ia selalu termakan obsesi untuk mengalahkan dan mempermalukan musuh-musuhnya, sehingga setiap keputusan yang ia ambil pasti dipengaruhi oleh emosi.

King Joffrey sebagai scalper pemula

King Joffrey juga mudah terpancing amarahnya, sering merasa iri, dan yang lebih parah, ia senang dipuji alias sangat tinggi hati. Jenis trader forex seperti ini sering kali dimiliki oleh para pemula yang senang melakukan Scalping, karena mereka seingkali berambisi mendapat profit banyak dalam waktu singkat. Mereka tak sadar jika mengikuti dinamika pasar yang sangat fluktuatif tanpa pengendalian emosi, hanya akan membuat mereka menjadi santapan market. Akibatnya, sama seperti King Joffrey yang tak lama menikmati tahtanya, para Scalper pemula pun juga tak akan langgeng bertahan di pasar forex.

 

2. Jon Snow: Swing Trader

Sebagai sosok pemimpin berpengalaman yang telah ditempa berbagai cobaan, Jon Snow merupakan salah satu tokoh heroik dalam serial Game of Thrones. Ia memiliki kemampuan yang hebat dalam pertempuran, karena memiliki pembawaan yang tenang, serius, dan mampu menganalisa situasi sebelum bertindak. Dalam kondisi apapun, Jon Snow mampu bertahan untuk melindungi diri dengan penuh kesabaran, disiplin, dan kerja keras. Karakter seperti ini biasanya juga ada dalam ciri Swing Trader sukses.

Jon Snow sebagai Swing Trader

Dalam forex, seorang Swing Trader dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan mendeteksi perubahan ayunan harga, tapi juga kesabaran dalam menanti peluang maupun mengumpulkan profit. Hal ini karena Swing Trader lebih mementingkan keuntungan maksimal ketimbang frekuensi trading. Bagi mereka, profit sering itu tidak penting, karena yang paling utama adalah profit dalam jumlah maksimal dan konsisten.

Mereka pun sudah paham jika cara memperoleh profit maksimal adalah dengan memanfaatkan perubahan swing harga, bukan dengan masuk pasar di setiap gerakan kecil harga. Karena itu, jenis trader forex ini kerap mencari peluang di Time Frame yang lebih besar dari Scalper, mulai dari H4 hingga Weekly. Dari sini, tentu saja diperlukan ketahanan mental untuk menghadapi naik turun harga selama posisi floating. Itulah sebabnya, Swing Trader bisa bersikap lebih tenang dan tidak mudah terbawa arus pasar yang banyak diwarnai Noise. Dengan demikian, mereka bisa lebih mudah mematuhi aturan trading alias tetap disiplin sesuai koridor Trading Plan masing-masing.

 

3. Tyrion Lannister: Position Trader

Jika Jon Snow dikenal cerdik menganalisa keadaan dan menyusun strategi perang, maka Tyrion Lannister ini lebih perhitungan dan sangat lihai memposisikan dirinya dalam arena perebutan takhta yang penuh intrik dan pengkhianatan. Ia merupakan salah satu karakter paling analitis di Game of Thrones, sehingga hampir selalu dapat menghindari jebakan maupun manipulasi musuh-musuhnya.

Sekalipun ia telah berkali-kali dikhianati keluarganya sendiri, hampir dieksekusi mati, hingga akhirnya terusir dari King's Landing, Tyrion masih bisa bertahan untuk merancang strategi baru dan melancarkan manuver-manuvernya. Kesabaran, logika, dan disiplin adalah kunci keberhasilan tokoh semacam ini. Sifat-sifat tersebut tidak terlalu jauh dari ciri Position Trader.

Tyrion Lannister sebagai Position Trader

Dikenal sebagai trader jangka panjang di dunia forex, Position Trader tidak hanya memperhatikan titik harga tertinggi dan terendah seperti layaknya Swing Trader. Jenis trader forex semacam ini biasanya menganut prinsip investor yang lebih suka melakukan buy and hold. Tujuannya jelas, untuk mendapatkan keuntungan dari akumulasi nilai asset yang mereka beli, daripada sekedar memanfaatkan profit dari selisih harga beli dan jual.

Namun karena trading forex juga memungkinkan dilakukannya aksi sell, maka Position Trader di sini juga bisa melakukan transaksi dengan tujuan sell and hold. Intinya, mereka sudah memperkirakan jika dalam jangka panjang, nilai mata uang yang ditransaksikan akan mengalami kenaikan atau penurunan. Jangka waktu yang kita bicarakan di sini bisa mencakup bulanan hingga tahunan.

Maka dari itu, Position Trader tak bisa sembarangan dalam menempatkan posisi trading. Mereka perlu mengetahui gambaran besar fundamental pasar, korelasi antar asset, situasi teknikal di time frame besar, juga Money Management yang sangat ketat agar posisi mereka tidak mudah tersambar volatilitas pasar. Selain itu, Position Trader biasanya tidak hanya bergantung pada satu skenario, karena mereka selalu punya Plan B, Plan C, dst untuk mengantisipasi keadaan di luar rencana.

Karena ada banyak risiko yang dipertimbangkan, Position Trader biasanya cukup jarang masuk pasar, dan kebanyakan dikenal bergaya konservatif. Jenis trader forex ini juga memiliki ketahanan mental dan kesabaran yang luar biasa, bukan hanya untuk menanti buah yang mereka tanam dalam waktu lama, tapi juga bertahan dari godaan untuk menutup posisi lebih awal saat pasar sedang bergejolak.

 

Penutup

Dari uraian di atas, dapat kita ambil pelajaran bahwa jenis trader forex mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari; baik secara nyata maupun melalui karakter serial TV terkenal yang sering muncul di layar kaca. Mempelajari kisah dan tabiat mereka bisa menjadi tips trading menarik yang mungkin belum terpikirkan dalam benak Anda.

Apabila gaya trading Anda memang mengarah pada Scalping, maka hindarilah bertindak serakah dan penuh emosi seperti King Joffrey. Sudah banyak pelajaran yang ditampilkan Game of Thrones untuk membuktikan bahwa tokoh dengan tabiat seburuk dirinya akan selalu dibenci dan menemui akhir tragis.

Namun jika Anda merupakan tipe Swing Trader ataupun seorang Position Trader, maka banyak-banyaklah belajar dari Jon Snow ataupun Tyrion Lannister yang selalu gigih dan penuh perhitungan dalam menghadapi musuh-musuh mereka. Layaknya keahlian mereka dalam menghindari ancaman maut, barangkali Anda dapat memperoleh inspirasi untuk menghindari Margin Call.

 

Inspirasi trading bisa datang darimana saja, tak selalu dari sesama trader yang sudah meraih kesuksesan. Selain para tokoh Game of Thrones, Anda juga bisa menonton 7 film tentang trader dan investasi finansial, untuk menambah pengetahuan dan menambah inspirasi trading Anda.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.


Abu Nabilah
Nice share mbak Galuh... Kalo ane yang nomor 2 tipikal swing trader hehehe
Hendrian
Masuk min, pas banget
Steve Gan
Kalau Khal Drogo tipe trader apa min? wkwkwkwk
Polo
Tipe trader serakah dan masuk pasar tanpa perhitungan. Maybe