Advertisement

iklan

Cara Memilih Strategi Forex Terbaik Untuk Memaksimalkan Profit

Banyaknya tipe strategi trading forex ternyata tidak serta merta mudah digunakan. Trader harus mengetahui strategi forex terbaik agar profit yang diperoleh bisa maksimal.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Pernahkah Anda merasa "buntu" dengan strategi trading forex yang Anda terapkan? Apakah Anda sering bertanya-tanya "hmm enaknya saya pake strategi apa nih? Jadi day trader, swing trader, scalper, atau apa yaa?" Pertanyaan semacam itu tentu tidak hanya dilontarkan oleh satu dua orang trader saja, mengingat ada cukup banyak strategi trading dalam forex. Trader harus mengetahui bagaimana memilih strategi forex terbaik agar profit yang diperoleh bisa maksimal. Bagaimana caranya? Intip panduannya di bawah ini.

 

Strategi Forex Terbaik Menurut Rayner Teo

Sebagai salah satu trader berpengalaman, Rayner Teo tak segan membagikan berbagai tips seputar trading. Jika di artikel sebelumnya Rayner membagikan tips bagaimana menjadi seorang trader sukses, kali ini ia akan membagikan tips memilih strategi forex terbaik agar menghasilkan profit yang maksimal. Menurutnya, saat ini ada 5 jenis strategi yang umum dipilih trader forex:

strategi forex terbaik

1. Position Trading

Position Trading merupakan strategi jangka panjang yang memungkinkan trader menahan posisi selama beberapa minggu bahkan bulan. Dengan strategi ini, trader lebih menggunakan trading forex sebagai investasi. Karena tradingnya jangka panjang, maka analisa yang dilakukan biasanya lebih mendalam, guna mengetahui pengaruh-pengaruh eksternal terhadap mata uang yang hendak dibeli. Salah satu metode analisa yang paling banyak digunakan dalam Position Trading adalah trend following (trading mengikuti pergerakan arah tren).

 

2. Swing Trading

Jika Anda adalah orang yang punya target jangka menengah-panjang dalam forex, maka Swing Trading boleh dicoba. Swing Trading diartikan sebagai salah satu strategi trading yang menempatkan eksekusi Buy atau Sell pada titik-titik pembalikan harga, sehingga bisa mendapatkan keuntungan seoptimal mungkin saat harga sedang bergerak ke arah tertentu. Timeframe yang biasa digunakan yaitu 1D atau 1W. Menurut Rayner Teo, untuk open posisi, Swing Trader seringkali melakukan Buy di Support dan Sell di Resistance, Trade Breakout, Trade Pullback, serta Trade Bouncing. Analisa mereka biasanya melibatkan pengamatan candlestick dan penggunaan indikator Moving Average.

 

3. Day Trading (Intraday)

Sesuai namanya, trading dengan strategi ini berarti Anda harus open posisi, baik entry maupun exit, di hari yang sama. Jika pada pagi Anda membeli GBP/USD, maka Anda harus menjual GBP/USD maksimal pada malam harinya. Karena posisi entry maupun exit dilakukan di hari yang sama, maka profit maupun loss juga bisa diketahui di hari yang sama. Teknik seperti itu lebih mudah membantu trader untuk cepat move on dan fokus mencari peluang baru di keesokan harinya. Karena Day Trading merupakan strategi trading jangka pendek, maka timeframe yang biasa digunakan yaitu 1H atau 4H.

strategi trading

4. Scalping

Scalping adalah strategi trading pada timeframe rendah dengan tujuan mendapatkan keuntungan cepat. Strategi trading satu ini sebenarnya tidak disarankan bagi trader pemula, mengingat waktu yang dibutuhkan untuk analisa dan merencanakan open posisi sangatlah singkat. Scalper memerlukan ketepatan dan tingkat konsentrasi tinggi untuk mendapat keuntungan di pasar forex yang bergerak dengan cepat. Jadi, strategi Scalping tidak dapat dilakukan selama jam kantor atau ketika trader tidak bisa fokus pada platform trading.

 

5. Transition Trading

Transition trading bisa dianggap sebagai strategi baru. Menurut Rayner, ia "tidak sengaja" menemukan strategi ini saat melakukan perdagangan eksklusif. Pada strategi ini, trader biasanya masuk pada timeframe rendah. Jika pasar bergerak sesuai dengan dugaannya, maka ia akan meningkatkan Take Profit atau Stop Loss pada timeframe yang lebih tinggi.

 

Jadi, Strategi Manakah Yang Terbaik?

Selama perjalanannya sebagai seorang trader, Rayner mengaku pernah bertemu dengan banyak trader yang merasa tidak cocok dengan strategi trading yang digunakan. Akibatnya, segala pengorbanan yang mereka lakukan, mulai dari materi, waktu, hingga usaha, terasa sia-sia. Nah, agar Anda terhindar dari "strategi forex terbaik namun (ternyata) salah", perhatikan tiga hal berikut.

 

1. Tentukan tujuan trading Anda.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan tujuan trading, apakah untuk sekedar memperoleh pendapatan (income) atau menambah kekayaan (wealth). Jika hanya ingin memperoleh pendapatan , maka Anda bisa melakukan trading pada timeframe rendah. Apalagi jika Anda punya banyak waktu untuk "memelototi" layar komputer, maka teknik Scalping dan Day Trading bisa Anda jadikan pilihan.

Sementara jika Anda ingin menambah kekayaan atau menggunakan forex sebagai investasi masa depan, maka gunakan teknik trading dengan prospek jangka menengah-panjang, misalnya Swing Trading atau Position Trading.

 

2. Hitung berapa banyak waktu yang bisa Anda luangkan untuk trading.

Meskipun terdengar sepele, ternyata durasi waktu yang Anda punya untuk trading bisa mempengaruhi strategi pilihan. Jika Anda punya pekerjaan utama lain, atau tidak bisa 12 jam standby di depan komputer, maka jangan coba-coba trading dengan teknik Scalping atau Intraday. Lebih baik jika Anda menggunakan teknik Swing Trading atau Position Trading, karena keduanya tidak mengharuskan Anda menatap pergerakan pasar seharian penuh. Sementara jika Anda punya cukup atau banyak waktu senggang, yaa boleh-boleh saja pakai Scalping atau Intraday.

durasi trading

 

3. Pilih strategi yang paling sesuai dengan tujuan dan personal Anda

Secara umum, strategi trading dapat dibedakan menjadi dua:

  • Win rate tinggi dengan Rasio Risk/Reward rendah, atau
  • Win rate rendah dengan Rasio Risk/Reward tinggi.

Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah sesuaikan strategi dengan pencapaian personal diri Anda. Jika Anda menginginkan hasil sebagaimana poin pertama, maka strategi Swing Trading bisa Anda pilih. Sebaliknya, strategi Position Trading dapat digunakan untuk memperoleh win rate rendah dan rasio Risk/Reward tinggi. Di antara kedua opsi di atas, manakah yang paling sesuai dengan Anda? .

 

Selain Rayner Teo, ada juga trader wanita asal Singapura yang tidak kalah suksesnya. Mengambil keputusan sebagai full-time trader, kemudian menulis segala aktivitas trading dalam diary blog, nama Grace Cheng berhasil menarik banyak pengunjung dari berbagai negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat. Ikuti kisah lengkap Grace Cheng dalam artikel 7 Strategi Trading Forex Terbaik Menurut Grace Cheng.

Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang sudah mengenal dunia jurnalistik sejak SMP. Sempat aktif sebagai Editor dan Reporter di UKM Pers UWKS, kini bekerja sebagai salah satu Online Journalist di seputarforex.com.


Agnes Laluyan
Aku ingin bergabung.tapi masuk nya yang sangat susa
Seputarforex
Jika yang Anda maksud adalah bergabung dalam trading forex, maka caranya sangat mudah. Anda bisa mengikutnya sesuai panduan di halaman ini.
Seputarforex
Jika yang Anda maksud adalah bergabung dalam trading forex, maka caranya sangat mudah. Anda bisa mengikutnya sesuai panduan di halaman ini.
Seputarforex
Jika yang Anda maksud adalah bergabung dalam trading forex, maka caranya sangat mudah. Anda bisa mengikutnya sesuai panduan di halaman ini.