Mengenal Forex Trading Dan Resikonya

62068

Mengenal forex trading wajib dilakukan sebelum terjun ke dalam aktivitas ini. Namun selain itu, penting pula mengenal resiko yang bisa berasal dari volatilitas hingga broker itu sendiri.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Anda mungkin sudah sangat sering mendengar istilah forex dan trading forex, apalagi sekarang banyak broker baru yang sedang giat-giatnya melakukan promosi atas layanannya. Apakah Anda pernah bertemu dengan orang yang mengatakan bahwa dia melakukan forex trading? Atau justru Anda sendiri kesulitan menjelaskan apa itu forex trading meskipun sedang menggelutinya?

Meskipun sudah mulai banyak orang yang mengenal apa itu forex trading, tetapi pengertian dari forex trading yang luas serta seluk-beluknya masih jarang dikupas. Padahal, dengan mengenal forex trading lebih dalam, kita bisa mengetahui manfaat serta resiko-resiko di dalamnya.

Mengenal forex trading

 

Mengenal Forex Trading Secara Harfiah Dan Prakteknya

Menurut kalimatnya, forex berasal dari kata Foreign Exchange, alias valuta uang asing. Sedangkan trading adalah kata bahasa Inggris yang artinya berdagang. Secara harfiah, forex trading berarti perdagangan valuta asing.

Mendengar penjelasan di atas, seringkali muncul pertanyaan lanjutan: Jadi, forex trading itu seperti menukar uang di Money Changer? Nah, di sinilah kesalahpahaman itu muncul. Orang yang telah mengenal forex trading akan tahu, bahwa ada perbedaan yang mendasar antara aktivitas forex trading dengan sekadar menukarkan uang di Money Changer. Perbedaan tersebut antara lain:

 

Pasar Forex Selalu Buka

Berbeda dengan Money Changer yang memiliki jam kerja terbatas dan hanya melayani mata uang-mata uang tertentu untuk ditukar dengan mata uang lokal, melakukan forex trading artinya menjadi bagian dari pertukaran mata uang secara global. Secara garis besar, ada 4 sesi pasar forex yang sangat berpengaruh di dunia, yaitu Sesi Sydney (Australia), Sesi Tokyo (Asia), Sesi London (Eropa), dan Sesi New York (Amerika). Jika Anda ketinggalan membuka posisi di 1 sesi, maka masih ada kesempatan untuk mendapat keuntungan di sesi-sesi lainnya.

 

Forex Selalu Ditradingkan Secara Berpasangan

Melalui forex trading, kita akan menemui pasangan-pasangan mata uang seperti EUR (Euro)/USD (Dolar AS), USD (Dolar AS)/JPY (Yen Jepang), dan sebagainya. Pasangan mata uang yang sering digunakan dalam forex trading sering disebut sebagai pair mayor. Mereka dipilih karena pergerakan harganya mudah dianalisa, serta memiliki range yang menguntungkan di sesi-sesi trading tertentu.

 

Tidak Ada Transaksi Fisik

Saat melakukan transaksi di Money Changer, kita akan mendapatkan uang yang dikonversikan menurut kurs berlaku. Misalnya, kita membawa uang tunai sebesar 1,500,000 Rupiah untuk ditukarkan ke Dolar AS. Ketika kurs beli di angka 15,000, maka kita bisa membawa pulang 100 Dolar.

Money Changer di Indonesia

(Baca Juga: Money Changer di Indonesia)

Pada forex trading, kita tidak perlu repot-repot datang ke Money Changer dan membawa uang tunai. Semua transaksi hanya dilakukan dalam bentuk kontrak, melalui platform yang disediakan oleh pihak broker forex. Baik di rumah, kantor, kantin, taman, atau di manapun Anda berada, selama ada akses internet, aktivitas forex trading bisa dilakukan.

 

Ada Margin Dan Leverage

Jika menukarkan uang di Money Changer, kita harus memiliki sejumlah uang yang nilainya sesuai dengan mata uang lain yang kita butuhkan. Sedangkan pada forex trading, kita diberi fasilitas yang disebut dengan Margin dan Leverage. Trading dengan Margin memungkinkan Anda untuk bisa mendapat peluang keuntungan yang lebih besar dari modal riil. Untuk info lebih lengkapnya, Anda bisa bertolak ke artikel Margin Dalam Trading Forex.

 

Forex Trading Adalah Instrumen Investasi

Setelah mengenal forex trading berdasarkan arti harfiahnya, sekarang kita harus memahami bahwa forex trading adalah instrumen investasi. Kata instrumen investasi ini harus ditekankan, karena dalam forex trading, kita akan bekerja sebagai investor, bukan gambler (penjudi).

Apa Itu Investasi

(Baca juga: Apa Itu Investasi?)

Secara rasional, kita hanya akan melakukan investasi setelah paham betul bagaimana kemungkinan profit dan mengenal resiko trading yang ditekankan. Saat ini, banyak sekali penipuan yang berkedok investasi forex. Penipuan-penipuan ini biasanya menarget para pemula yang tertarik untuk mengenal forex trading, karena tergiur keuntungan tak terbatas yang dijanjikan di dunia forex.

Pada dasarnya, kegiatan investasi selalu memiliki risiko yang sepadan dengan kemungkinan profitnya. Jadi, jika ada yang menjanjikan forex trading 100% profit atau bebas rugi, jangan mudah terpancing karena itu hanya kalimat andalan para penipu yang ingin 'membawa lari' uang Anda.

 

Mengenal Resiko Forex Trading

Jika ingin mengenal forex trading sebagai investasi, maka sebaiknya jangan cuma melihat sisi profitnya. Resiko juga perlu diukur agar Anda bisa mengantisipasinya sebaik mungkin. Lantas, apa sajakah resiko forex trading yang wajib diwaspadai saat Anda baru terjun sebagai trader forex?

 

Resiko Volatilitas

Volatilitas adalah besarnya jarak antara fluktuasi atau naik turunnya harga mata uang. Semakin tinggi volatilitas, semakin tinggi resiko kegagalan yang Anda dapatkan. Meskipun bisa mendatangkan keuntungan besar jika bisa dimanfaatkan dengan bijak, tapi menganalisa harga saat volatilitas tinggi bukanlah hal mudah yang bisa dilakukan semua trader. Apabila Anda masih pendatang baru, maka kesulitan menghadapi volatilitas tidak hanya bersumber dari analisa dan kecepatan merespon pergerakan harga yang cepat, tapi juga aspek psikologis yang mudah terpancing oleh fluktuasi harga.

 

Resiko Leverage

Leverage adalah teman sekaligus lawan bagi para trader forex. Dengan adanya leverage, modal yang dibutuhkan untuk memulai trading forex jadi lebih kecil. Tetapi, banyak pula trader yang menyalahgunakan fasilitas ini untuk memperbesar posisi secara asal. Jika sudah demikian, maka resiko kerugian menjadi lebih besar, karena mereka tak sadar jika posisi yang semakin besar itu juga mendekatkan akun mereka dengan kemungkinan Margin Call.

Resiko Leverage Tinggi

(Baca juga: Resiko Leverage Tinggi Dalam Trading Forex)

 

Resiko Broker Scam

Dalam melakukan forex trading, kita akan berkenalan dengan pihak yang disebut broker forex. Anda harus berhati-hati saat memilih broker, karena ia akan menjadi perantara yang menghubungkan Anda ke pasar forex. Jika salah memilih broker, maka ada banyak risiko merugikan yang nantinya membebani trading Anda.

Beberapa tahun lalu, broker forex masih terbatas dan sulit untuk dicari,. Namun saat ini, sangat banyak broker forex bermunculan. Trader pemula harus lebih cermat dalam memilih broker yang terpercaya.

Waspada Dengan Broker Scam
(Baca juga: Cara Mengenali Broker Scam)

 

Resiko Psikologis

Saya sudah mengenal forex trading cukup lama, tapi kenapa teman-teman saya yang memulai baru-baru ini bisa dapat profit yang lebih tinggi dari saya? Jangan-jangan saya dicurangi broker? Atau saya memang tidak berbakat dalam berbagai hal? Hidup saya selalu sial! Saya stress!

Munculnya pikiran-pikiran buruk adalah salah satu resiko dari forex trading dari sisi psikologis. Setiap orang memiliki ketahanan emosional yang berbeda-beda, dan dibutuhkan orang-orang bermental baja untuk mendalami forex trading.

Sebenarnya, tekanan psikologis ini dapat dihindari. Karena pada kenyataannya, tidak ada hubungan hutang piutang antara broker dengan trader yang ditagihkan, yang ada hanyalah pemberian leverage. Hal yang menyebabkan trading forex terasa sulit adalah jika trader-trader yang terlalu menggebu-gebu ini sampai meminjam modal orang lain.

 

Jika disimpulkan, maka informasi trading forex dan beragam resikonya bisa diilustrasikan dalam infografi berikut:

Infografi resiko trading forex

 

Setelah mengenal forex trading dan apa saja resikonya, kini Anda telah lebih siap untuk menjadi seorang trader. Yang perlu diingat adalah, keuntungan dan kerugian adalah hal yang sudah lumrah terjadi. Anda bisa meraih profit forex dengan terus belajar dan melatih disiplin trading. Jika Anda masih ragu, banyak kontes forex tanpa deposit yang bisa dijadikan tempat untuk mengasah kemampuan Anda.

Jika Anda seorang pemula yang ingin belajar trading forex, selain kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab khusus pemula berikut.

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.

Wahyu Atmadja
kalo yang terlibat utang piutang tu mungkin yg gbs bljr dr keslahan trading, jd setiap modal hbs deposit terus sampe uangnya sndr hbs dan akhirnya ngutang: bukti kalo emosi dalam forex bnr2 perlu dikendalikan..
Dion Prayogi
iya betul, pastinya mereka yang ngutang itu bukan karna disebabkan sistim trading forex di broker, tapi karna dia butuh suntikan dana deposit yg lbh besar makanya utang ke orang lain. yg namanya loss emang maksimum sebesar deposit kita. karna disini ada yg namanya mc (margin call) yg otomatisn close posisi kalo floating loss udh mencapai batas margin kita. jadi salah kaprah tuh kalo mengaitkan trading forex dengan utang
Sulistyo
Bisa aja kayak gitu gan, mungkin juga trader yang terlanjur gagal itu malah sakit hati sama forex jadi nyebarin berita nggak bener macam itu, padahal kalo trader belajar forex sebagai instrumen investasi secara menyeluruh semua cara tentang profit dan mengatasi resiko beserta pelajaran mentalnya pasti bisa banyak bantu trader untu sukses di forex trading.
Ekasudarmono
ada juga trader sakit hati yng ga nyalahin forexny tapi nyalahin brokerny. dlm beberapa kasus emang ada sih broker yg ketahuan salah, suka nyurangi klienny, tapi kebanyakan trader yg berkoar2 ngerasa ditipu broker malah sebenarny dia sendiri yg salah.

jgn ngerasa ditipu broker kalo sedari awal ga teliti milih broker y wajar aja tradingnya ngerasa dibohongin, padahal sebenernya kebijakan broker dari awal emang kaya begitu. biar ga merasa ketipu coba lebih teliti lagi pas milih broker forex. lihat term & conditionnya. kesaksian trader2nya. reputasi umumnya. jgn cuma lihat apa yg dipromoin brokernya aja....
Indra Satwika
Belajar sesuatu sebelum melakukan memang lebih aman dari resikonya terlebih dahulu. Tapi cara itu jarang digunakan karena bisa mengurungkan niat para pemula yang akan mencoba hal baru, Jalan satu-satunya disini adalah dengan mengutamakan keuntungannya dulu baru menyediakan porsi kecil untuk informasi mengenai resiko itu sendiri.
Enda_007
to inDra: terGantung dr sumber dIa belajar sebenrnya, kaLau ada penekanan soal resiko trading di forex munkkin nubi juga bakal cari info seputar resiko di forex nI, tapi kalo gak terlalu diimplikasikan ya gak heran kalo orientasi tradernya bakal leBih menTtngin sisi profitnya daripada ke resikonya
Indra Satwika
@Enda: Setuju. Elemen penting dari kecenderungan trader untuk belajar forex berasal dari sumber informasinya. jadi yang perlu ditekankan adalah cara penyampaiannya, dan kemauan pemula untuk mempelajari bukan hanya hal yang indah-indah tapi sisi negatifnya juga.
Eca Dwiyanto
Tetap aja. Ini lebih tergantung ke niat trader nya masing2 mau belajar forex sampe ke resiko2 nya apa enggak. Ada aja sebagian trader yg meskipun dah tau resiko tapi tetep aja suka trading untung2an. Jadi masalah begini sepenuh nya dari trader masing2, tanggung jawab dirinya sendiri. Sumber info cuma sekedar sumber info, banyak macem & pilihan nya. Persis saran penulis disini, jangan keburu nyemplung trading dulu sebelum tau bener bakal dapet resiko apa di sini, lebih bagus lagi kalo sekalian paham sama cara mengatasi resiko itu sih
Yonki Faris Budi
ane bantu rangkumin beda forex sama money changer. contoh diatas kurang nyimpulin perbedaan, malah highlight persamaan forex vs money changer: sama - sama manfaatin naik turun mata uang, ada spread, dihitung dari volume transaksi juga. beda yang paling menonjol antara forex sama money changer selain keadaan fisik instrumen n cara trading adalah adanya margin. dimana kalau di money changer tidak ada margin, artinya untuk menukarkan $100,000 kita benar - benar perlu memiliki uang sejumlah itu secara fisik. sedangkan di forex untuk bisa transaksi dengan $100,000 kita bisa deposit dengan uang yang lebih sedikit, misal $1000, $100, atau bahkan $10 saja. tergantung leverage yang dipilih. makin tinggi leveragenya makin dikit dana real yang perlu kita sediain. ini emang menarik n keliatan menguntungkan, tapi kalau ada salah langkah n nilai harga justru bergerak lawan posisi kita penurunan nilai juga bakal lebih cepat, karena melipatkan berdasarkan leverage itu tadi.
Masmarjum
masih belum faham gan,.. tapi apapun perlu dicoba
Si Karim
kalau belum paham jangan keburu nyoba gan, pahami pelajari dulu baru terjun, bahaya lho resiko trading real forex saat belum betul2 paham sama resiko yg ada...
Arfi Soel
tapi nyoba di akun demo dulu tentux ndak apa-apa kan? masak nunggu masuk akun demo aja perlu sampe belajar lama dulu teori trading. kan juga perlu sambil dipraktekin biar makin mantep pemahamanx. ditambahl lagi akun demo kan ndak perlu deposit pake uang beneran. dapet uang virtual gratis dari broker jadi ndak ada resiko rugi uang beneran yang perlu dikawatirin.
Ridwan
Bisnis mah yang wajar2 saja, ada uang ada barang