Mengenal Deposito Valas Di Indonesia

194595

Meski pada dasarnya investasi dengan deposito valas dan rupiah sama saja, tetapi adanya perbedaan mata uang yang dipakai memunculkan perbedaan-perbedaan lain.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Bank-bank di Indonesia umumnya menerima deposito valas dalam mata uang-mata uang tertentu, seperti USD, GBP, HKD, SGD, JPY, EUR, dll. Deposito Valas, atau deposito dalam bentuk mata uang asing, pada dasarnya sama saja dengan deposito biasa dalam Rupiah. Akan tetapi, perbedaan mata uang memiliki implikasi yang mengakibatkan adanya perbedaan-perbedaan lain. Suku bunga untuk deposito valas, misalnya, biasanya lebih rendah dibanding deposito Rupiah.

deposito valas - ilustrasi

Keunggulan Deposito Valas

Jika bunganya lebih rendah, lalu kenapa orang mau membuka deposito valas? Itu karena deposito valas pun memiliki sejumlah keunggulan dibanding deposito Rupiah. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Melindungi nilai kekayaan Anda dari fluktuasi nilai tukar Rupiah
Nilai tukar Rupiah sangat labil dan mudah melemah. Oleh karena itu, orang-orang berkebutuhan khusus dan sering menukar valas ke Rupiah atau sebaliknya, akan menjadi korban dari fluktuasi ini. Oleh karena itu, apabila Anda  atau keluarga Anda ada yang belajar atau bekerja di luar negeri, ada baiknya Anda memiliki deposito valas sebagai persiapan jika perlu mengirim uang ke luar negeri, sementara Rupiah sedang lemah.

Ini juga berlaku apabila Anda berencana menyekolahkan anak Anda di luar negeri. Saat nilai tukar Rupiah sedang kuat, belilah Dollar, lalu simpan di bank dalam bentuk deposito valas. Kelak, ketika tiba saatnya anak Anda bersekolah, Anda tinggal menarik pokok plus bunganya.

2. Penyimpan Kekayaan Sementara
Apabila Anda bekerja di luar negeri dan memperoleh gaji dalam bentuk valas, maka akan lebih mudah dan hemat untuk menyimpan pendapatan tersebut langsung dalam bentuk valas di deposito, daripada menukarnya dengan Rupiah lalu baru menabungkannya. Menyimpan dalam deposito juga akan memberi Anda tambahan pendapatan dalam bentuk bunga yang jumlahnya bisa jadi cukup besar.

deposito valas - ilustrasi

Kekurangan Deposito Valas

Walaupun memiliki keunggulan, deposito valas juga mengandung sejumlah kekurangan. Apabila Anda akan membuka deposito valas, perhatikan juga kedua hal ini.

1. Level Penjaminan LPS Lebih Rendah
Penjaminan LPS adalah perlindungan bagi Anda jika terjadi sesuatu terhadap bank Anda. Penjaminan ini memiliki batas besaran deposito dan tingkat bunga maksimum. Bagi deposito valas, besaran deposito yang dilindungi LPS sama dengan deposito Rupiah, yakni setara dengan 2 milyar Rupiah. Jika dibandingkan dengan kurs Rupiah terhadap Dolar saat ini, maka perlindungan hanya berlaku bagi maksimal 171,189 USD dana Anda dalam satu bank. Sedangkan tingkat bunga deposito valas yang dijamin LPS juga hanya 1.5%; berarti jika bunga deposito valas melebihi ini, maka deposito tersebut tidak dijamin LPS. Ini adalah salah satu sebab kenapa bunga dari deposito valas juga sangat rendah.

2. Pencairan Dikenakan Kurs Jual/Beli
Di sejumlah bank, penyetoran dan pencairan yang tidak dilakukan dalam bentuk valas itu sendiri bisa dikenakan kurs jual/beli, karena pada dasarnya Anda melakukan penukaran dari satu mata uang ke mata uang lain. Namun, apabila Anda melakukan penyetoran dan pencairan dalam mata uang yang sama, maka kebanyakan bank tidak menerapkan aturan tersebut. Agar lebih jelas, ada baiknya Anda menanyakan dulu ke bank yang bersangkutan sebelum membuka deposito valas.

Selain perbedaan-perbedaan tersebut, deposito valas sebenarnya sama saja dengan deposito Rupiah. Bunga deposito valas dikenakan pajak dalam perhitungan yang sama dengan deposito Rupiah. Demikian pula cara perhitungan dan pengelolaannya juga sama. Deposito valas dapat digunakan sebagai jaminan kredit bank sebagaimana deposito Rupiah. Bahkan cara pembukaan deposito valas juga sama dengan deposito Rupiah. Anda cukup datang ke Bank yang Anda kehendaki dengan membawa dana yang akan dimasukkan ke dalam deposito (atau rekening tempat dana tersebut berada) serta fotokopi KTP dan NPWP.



Alumnus Fakultas Ekonomi yang telah mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental, biasa trading forex dan saham menggunakan Moving Averages dan Fibonacci. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.

09 DES 2019
BANK
BANK CENTRAL ASIA 4.5 4.5
BANK DANAMON INDONESIA 5.6 5.6
BANK MANDIRI 3.4 6.1
BNI 46 5.1 5.8
BANK RAKYAT INDONESIA 5.5 5.8
BANK TABUNGAN NEGARA 6.3 6.3
Selengkapnya
Ferick Forex
wah menarik nih deposito valas... thanks artikelnya om..benar-benar menambah wawasan mengenai dunia investasi.. hehehe
Sances
Team Forex... Mau tanya : Bagaimana cara hitung deposito dolar US. Pertahun berapa bunganya, jika jumlah deposito = 1.000.000,- (Satu juta Dolar), mengenai kurs jual ke bank untuk menjadi rupiah ??? Terima kasih atas bantuannya... Salam hormat Sances
A. Muttaqiena
@ferick forex:
Sama-sama, semoga bermanfaat :)

@Sances:
Penghitungan bunga deposito valas sama saja dengan penghitungan bunga deposito biasa. Hanya saja, bank-bank biasanya menetapkan bunga lebih rendah untuk deposito valas, sebagaimana bisa dilihat di data suku bunga deposito dolar. Setiap bank menetapkan besar bunga berbeda-beda untuk deposito valas.

Untuk memasukkan deposito valas bisa dengan membawa uang valas langsung maupun membawa Rupiah lalu dikonversi di bank berdasarkan kurs yang berlaku. Deposito valas juga biasanya bisa ditarik dalam bentuk valas maupun rupiah, langsung masuk rekening maupun secara tunai. Kalau ditarik dalam valas, ya tidak perlu dikonversi lagi. Kalau akan ditarik dalam bentuk Rupiah, maka nanti pokok deposito beserta bunganya dikonversi ke Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku di bank saat itu.
Arpan
Team Forex...
salamat pagi ,mau tanya.saya ada rencana mambuka deposito valas dg mata uang USD cash,apakah pada saat pencairan nanti saya akan mendapatkan uang saya dlm bentuk USD cash ? dan bagai mana dg kodisi fisik uang itu sdri apakah ada pengaruhnya ?
A. Muttaqiena
Itu tergantung pada kebijakan bank dimana Anda membuka deposito valas. Ada bank yang mempersilakan deposito USD ditarik sebagai USD, dan ada juga yang memungkinkan penarikan deposito USD setelah dikonversi menjadi Rupiah. Kondisi fisik uang juga tergantung pada masing-masing bank. Jadi, untuk kepastiannya, silahkan Anda tanyakan langsung ke bank dimana Anda ingin membuka deposito valas.
Wahyu
Apa bisa kaya deposito valas Di banding deposito rupiah..?
A. Muttaqiena
Pada dasarnya sama saja. Malah, potongan pendapatan hasil bunga nasabah dari deposito valas itu bisa lebih besar dibanding deposito rupiah, karena ada charge kurs jual/kurs beli jika akan mencairkan deposito valas ke uang tunai rupiah, atau dari uang tunai rupiah didepositokan sebagai valas.  Pemilihan deposito valas atau rupiah adalah bukan karena salah satu bisa membuat lebih cepat kaya atau tidak. Pemilihannya bergantung pada kondisi setiap orang yang tentunya berbeda-beda. Katakanlah umpamanya, Anda bekerja di luar negeri dan mendapatkan gaji Dolar dalam jumlah besar. Gaji Dolar itu Anda bawa ke Indonesia untuk didepositokan, meskipun Anda sendiri masih tinggal di luar negeri dan sewaktu-waktu bisa mencairkan deposito itu kalau ada kejadian darurat. Dalam hal ini, maka akan lebih menguntungkan jika Anda deposito valas daripada deposito rupiah, karena kebutuhan Anda toh masih dalam bentuk valas, dan Anda juga mungkin ingin mendapatkan bunga bulanan dalam langsung masuk ke rekening. Beda halnya jika Anda hanya punya dana pas-pasan dalam bentuk rupiah dan tak punya keperluan pergi ke luar negeri, maka tentu saja lebih ideal untuk menyimpan deposito rupiah saja.  Secara umum, menyimpan deposito adalah untuk melindungi kekayaan, bukan untuk menjadi kaya. Kalau ingin menjadi kaya, maka banyak alternatif investasi lainnya meskipun risiko rugi juga jauh lebih besar, seperti membuka toko, invest di pasar saham, trading forex, dan lain sebagainya.
Visha
Kalau ingin menyimpan dana umroh keluarga yg akan berangkat satu atau dua tahun yg akan datang,  mending disimpan dalam deposito rupiah atau deposito valas, kah? 
A. Muttaqiena
Pada dasarnya, tidak masalah disimpan dalam rupiah ataupun valas.
Perlu diketahui bahwa pembayaran biaya umroh hanya boleh dilakukan dalam Rupiah, walaupun kalkulasi dana didasarkan pada Dolar. Jika Anda khawatir nilai tukar Rupiah terhadap Dolar bakal lebih buruk lagi dalam satu atau dua tahun ke depan, bisa jadi ada baiknya disimpan dalam deposito valas. Tetapi jika ke depannya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar menurut Anda akan membaik, maka tak ada salahnya disimpan di deposito rupiah saja.
Susilo
assalamualaikum mau tanya, kenapa bunga tabungan dollar lebih kecil daripada tabungan rupiah? terimakasih
Seputarforex
Waalaikumsalam. Karena yang dipakai acuan adalah standar suku bunga internasional, bukan suku bunga Indonesia. Suku bunga internasional pada umumnya jauh lebih rendah dibanding suku bunga dalam negeri.