Advertisement

iklan

Adakah Pair Forex Terbaik Untuk Pemula?

Memilih pair forex tidak bisa semata-mata hanya asal klik dan buka tutup posisi. Yuk, kenali berbagai karakteristik pair forex untuk pemula.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Banyak pemula yang terjun ke dunia trading forex tanpa disertai pemahaman yang cukup, hanya didasari oleh keinginan memperoleh profit besar. Akibatnya, mereka merasa kebingungan saat membuka platform trading dan melihat tulisan berjejer serta berbagai grafik naik turun. Selain itu, kesulitan dalam memilih pair forex untuk pemula adalah masalah yang sering muncul. Seringkali, mereka hanya membuka dan menutup posisi pada berbagai pair karena menganggap hasilnya akan sama saja.

Padahal, trading forex adalah aktivitas yang sangat berkaitan erat dengan pasangan mata uang. Setiap pair mata uang yang disediakan oleh broker pada platform trading, memiliki karakteristik yang khas sehingga tidak bisa dipukul rata. Trader harian seperti Kim Krompass misalnya, menyatakan bahwa spread pada pair eksotis akan sangat berbeda dengan pair mayor.

pair forex pemula

 

Mengetahui Apa Itu Pair Forex

Dengan mengetahui pair forex untuk pemula yang cocok, mengatur strategi trading akan lebih terarah. Pair forex adalah pasangan mata uang yang diperjualbelikan pada bursa valuta asing. Misalnya saja, Anda melihat tulisan EUR/USD 1.13444/46 pada platform trading, itu artinya: untuk membeli 1 Euro, Anda membutuhkan 1.13444 USD. 

Supaya lebih mudah memahami tentang pasangan-pasangan mata uang dan bagaimana cara trading forex menggunakannya, kita cukup menghafalkan kuncinya: Base Currency adalah "basis" atau "dasar" untuk order "Buy" atau "Sell" kita. Jadi jika ada trader yang mengatakan bahwa dia baru saja buy EUR/USD, itu artinya dia membeli Euro dan menjual Dolar AS; dan kalau Sell EUR/USD artinya menjual Euro dan membeli Dolar AS.

Pair eksotis? Pair mayor? Spread? Waduh, trading forex koq ribet. Kalau saya sih biasanya cuma asal klik saja. Saat melihat bar warna hijau, ya saya open Buy. Lihat bar warna merah, open Sell. Kalau untung ya dapat profit, kalau rugi ya minus. Terus nanti akhir bulan baru deh dihitung profitnya berapa pips, dikonversi ke USD pakai tabel nilai pips forex per pair

Metode trading seperti itu, biasanya sering dipraktekkan oleh pemula. Namun, cara seperti itu cenderung membuat trading forex terasa seperti perjudian karena hanya mengandalkan keberuntungan.

pendapat tentang forex

(Baca Juga:Pandangan Masyarakat Terhadap Forex)

 

Seperti Apakah Karakteristik Pair Forex?

Secara umum, pair forex dibagi menjadi 3 yaitu pair mayor, Cross dan eksotis. Pembagian pair ini didasari atas likuiditas serta volatilitasnya di pasar. Para pelaku pasar akan cenderung berkumpul di pasangan mata uang yang mudah diperjualbelikan (likuiditasnya tinggi), sehingga transaksi bisa terus berjalan dan tidak mengalami kemacetan. Berikut ini karakteristik masing-masing pair forex:

 

A. Karakteristik Pair Mayor

Pair mayor adalah pasangan mata uang yang terdiri dari USD dan mata uang mayor lain. Tidak hanya pasangan mata uang, komoditi yang diperdagangkan dengan Greenback juga dimasukkan dalam pair mayor. Pair mayor yang biasa tersedia pada broker forex antara lain: EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD, USD/JPY, USD/CHF, dan USD/CAD.

Pasangan yang paling likuid pertukarannya serta paling banyak diperdagangkan dalam pasar forex adalah pair mayor EUR/USD. Kedua mata uang yang banyak dicari orang ini, sangat dipengaruhi oleh kondisi negara masing-masing. Jika ekonomi Amerika Serikat sedang kokoh, USD akan cenderung menguat lawan Euro, begitu juga sebaliknya. Dari segi volume trading, EUR/USD menduduki peringkat tertinggi dengan lebih dari 20%, disusul USD/JPY dan GBP/USD.

pair forex di pasaran

(Data bulan Januari 2019, diambil dari FXSII)

 

B. Karakteristik Cross Pair

Pair mata uang yang tidak melibatkan USD, tetapi masih memiliki likuiditas tinggi serta banyak digunakan di pasar forex diklasifikasikan sebagai Cross Pair. Beberapa Cross Pair yang sering diperdagangkan antara lain: EUR/JPY, AUD/JPY, GBP/JPY dan NZD/JPY. Dalam hal likuiditas, Cross Pair memiliki karakteristik yang tidak kalah kuat dengan pair mayor, tetapi trader harus memiliki kemampuan lebih dalam memprediksi volatilitasnya.

Teknik yang sering dimanfaatkan oleh trader agar mendapatkan peluang profit pada Cross Pair adalah dengan memilih untuk trading pada pasangan mata uang yang paling lemah versus yang paling kuat, tidak pada yang lemah versus lemah atau yang kuat versus kuat. Hal ini agak sulit dilakukan oleh pemula, karena patokan yang paling sering dipakai adalah Indeks Dolar AS (DXY). Tetapi, Anda juga bisa mencari sendiri Currency Strength Index, contohnya seperti yang disediakan oleh Livecharts.co.uk di bawah ini. 

currency index strenght

 

C. Karakteristik Exotic Pair

Istilah Exotic Pair disematkan pada mata uang negara-negara berkembang yang dipasangkan dengan USD atau Euro. Misalnya USD/TRY (Dolar AS-Turkish Lyra), EUR/TRY (Euro-Turkish Lyra), USD/ZAR (Dolar AS-South African Rand), USD/MXN (Dolar AS-Mexican Peso), USD/SGD (Dolar AS- Dolar Singapura).

Trading pada Exotic Pair seringkali dicoba oleh para trader yang menyukai tantangan serta memiliki modal ekstra, karena spreadnya sangat tinggi dan tingkat likuiditasnya rendah. Meskipun berisiko lebih besar ketimbang pair mayor dan Cross, profit yang bisa diraup juga lebih menjanjikan, karena volatilitasnya yang besar. Hal ini sesuai dengan prinsip High Risk High Return.

 

Manakah Pair Forex Terbaik Untuk Pemula

Sebenarnya, tidak ada aturan pakem mengenai pair forex untuk pemula. Pemilihan pair ini bergantung pada strategi serta karakteristik dari masing-masing trader itu sendiri. Karena itu, memilih pair forex untuk pemula yang cocok, harus didasari dari pengamatan pribadi.

Rekomendasi pair forex untuk pemula yang biasa diberikan adalah EUR/USD dan USD/JPY untuk pair mayor, dan EUR/GBP untuk pair Cross. Namun menurut  Forextraderportal.com, pair mayor lain seperti USD/CAD, AUD/USD, NZD/USD, serta USD/CHF juga bisa dimanfaatkan oleh pemula. Pair-pair tersebut cenderung lebih mudah untuk dianalisa, karena bisa menunjukkan trend yang lebih terprediksi, serta karakteristiknya tidak terlalu banyak menyimpan kejutan.

Sebaliknya, ada pair-pair yang tidak disarankan untuk pemula, yaitu EUR/JPY, GBP/JPY, EUR/AUD, GBP/AUD, GBP/NZD, GBP/CHF, serta USD/RUB. Pair-pair tersebut memiliki spread lebar dengan volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Pergerakan pada EUR/AUD misalnya, bisa mencapai 200-400 poin dan harganya dapat berfluktuasi secara signifikan. Ditambah lagi, tren yang terjadi bisa bertahan cukup lama, padahal spread-nya lebih besar. Pemula yang belum memiliki kekuatan dana mumpuni, bisa dengan cepat terpentok Stop Loss

 

Tips Memilih Pair Forex Untuk Pemula

  1. Perhatikan karakteristik masing-masing pair forex, terutama volatilitas, besar spread, serta perkiraan pergerakan harganya. Jika telah menemukan pair forex untuk pemula yang cocok, jangan lupa untuk rajin mengupdate berita fundamental serta rilisan data ekonomi dari negara yang terkait dengan mata uang pilihan Anda. Hal ini bertujuan agar Anda tidak mengalami kekagetan jika tiba-tiba terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan.
  2. Jangan membuka posisi di lebih dari 2-3 pair forex sekaligus. Akan lebih baik untuk memahami karakteristik pair forex untuk pemula satu persatu, daripada memaksakan diri untuk membuka posisi di berbagai pair forex. Selain dapat membahayakan modal trading, membuka terlalu banyak posisi di beragam pair akan menyulitkan Anda untuk memonitor pergerakannya.

 

Kini Anda telah tahu bahwa memilih pair forex untuk pemula membutuhkan proses trial and error. Setelah mempelajari karakteristiknya, Anda juga dapat melanjutkan pembelajaran mengenai pair forex dengan membaca artikel korelasi mata uang dalam trading forex.

Lulusan Sastra Inggris, menyukai dunia tulis menulis sejak SMP. Berpengalaman sebagai Purchasing Staff kontraktor dan industri manufaktur selama 3 tahun sebelum bergabung menjadi penulis di Seputarforex. Masih terus belajar mengenai dunia trading.


Lukman
Idola saya tetap GBP/USD dan EUR/USD. Saya kurang suka dgn pair exotic karena cenderung mahal spreadnya.
Muchlis A.
Saya USD/JPY, pair tenang, adem ayem
Andy Susanto
Apapun pairnya yg penting amankan trading Anda dengan money management yang baik.