Pola Chart Yang Umum Dalam Pasar Forex (2)

Disini kita akan membahas tentang pola pembalikan arah trend harga yang umum muncul di pasar forex. Dengan mengetahui pola-pola ini, Anda bisa memahami dan memprediksi dengan lebih baik.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

Artikel ini adalah lanjutan dari bagian (1) artikel dengan judul yang sama

Pola pembalikan arah trend

Pola Chart Yang Umum Dalam Pasar Forex


Pola double top (M) dan pola double bottom (W):
Pola double top atau yang mirip dengan huruf ‘M’ dan double bottom atau pola yang mirip dengan huruf ‘W’ adalah pola-pola chart yang umum terjadi dan mudah untuk diamati. Keduanya hampir pasti mengisyaratkan pembalikan arah trend pergerakan harga. Pada pola double top harga gagal menembus level tertinggi atau resistance dan berbalik arah, lazimnya terjadi pada uptrend. Sinyal sell terjadi ketika harga telah menembus base line dari pola double top tersebut (gambar atas).

Double top biasanya terbentuk saat harga mencapai level tertinggi (break high) tetapi kemudian terjadi koreksi atau retracement sebelum kembali ke level tersebut. Namun karena sentimen pasar tidak cukup kuat untuk mendorong harga untuk naik lebih jauh, maka harga kembali turun. Variasi dari pola ini adalah triple top, dimana pasar mencoba sekali lagi level tersebut sebelum kembali turun.

Prinsip yang sama terjadi pada pola double bottom. Biasanya pola ini terbentuk saat harga mencapai level terendah (break low) tetapi kemudian terjadi retracement sebelum kembali ke level tersebut. Namun karena sentimen bearish tidak cukup kuat maka harga kembali naik. Trader biasanya menunggu harga break pada base line-nya sebelum entry buy. Variasi dari pola ini adalah triple bottom, dimana pasar mencoba sekali lagi level tersebut sebelum kembali naik.

Pola head and shoulders
Pola yang menyerupai head and shoulders (kepala dan lengan) cukup populer karena probabilitas keberhasilannya yang cukup tinggi. Karena bentuknya yang khas, pola ini sering disebut pola mahkota (crown pattern). Pada pasar forex pola ini biasa terbentuk pada chart daily.

Pola Chart Yang Umum Dalam Pasar Forex
Pola mahkota pada gambar diatas terjadi ketika harga gagal mencapai level tertinggi sebelumnya (4) dan berhenti pada (6), level yang mendekati titik tertinggi sebelumnya (2). Pada level ini buyer gagal mendorong harga untuk naik lebih jauh dan kembali turun menuju ke level supportnya. Neckline adalah garis support sebagai acuan sinyal untuk entry. Tidak ada patokan dalam menentukan neckline, trader bisa menarik neckline pada titik 3-5 atau titik 3-5a. Entry sell bisa dilakukan pada saat harga telah menembus neckline-nya. Trader yang agresif akan entry ketika harga gagal menembus garis trend (trend line) dengan asumsi pola yang terbentuk adalah head and shoulders.

Pola inverted (reverse) head and shoulders

Pola Chart Yang Umum Dalam Pasar Forex
Prinsip yang sama dengan pola head and shoulders terjadi pada pola inverted (reserve) head and shoulders seperti pada gambar diatas. Pola ini disebut juga dengan pola mahkota terbalik. Neckline dan sinyal untuk entry buy ditentukan dengan prinsip yang sama dengan pola head and shoulders.


Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Dwi Norris
Trima kasih artikelnya sangat membantu trading saya. Semoga konten untuk pola chart ini dapat ditambah lagi dengan variasi yang lebih banyak dan penjelasan yang lebih lengkap, seperti kemungkinan gagalnya pola-pola itu mengidentifikasi pembalikan / penerusan tren.
Martin S
@ Dwi Norris:
Pola-pola tersebut sering terbentuk dan probabilitas keberhasilannya cukup tinggi, tetapi kegagalan mungkin saja terjadi karena tidak 100% pasti terjadi pembalikan arah trend, oleh karena itu dalam trading sangat perlu menerapkan money management untuk mengendalikan resiko.
Abraham
Saya rasa pembentukan pola2 diatas itu sangat subjektif. untuk melakukan penarikan garis support sbg neckline saja bisa dilakukan di posisi yg dikehendaki, pdhl saat entry posisi itu juga ada pengaruhnya ke potensi profit
Erwin Red
klo bentuk polax jelas, ndak akan susah kok narik support/resisten sebagai neckline. emang terkadang neckline ini jatuhx miring, tapi udah hampir pasti entri dari pola head shoulder ini sehabis harga break dari neckline setelah shoulder kedua habis terbentuk.
Martin S
@ Abraham:
Cara pengambilan neckline sama dengan cara menarik garis support pada kondisi uptrend. Memang setiap trader tidak persis sama dalam menentukan garis support, tetapi tidak terlalu jauh berbeda.
Erwansyamsudin
@abraham: kayaknya hampir semua hasil analisis trading itu sifatnya subyektif deh. kalo dari pengamatan pola chart untuk pembalikan tren ini, jelas bisa lebih subyektif lagi cz kelihatannya banyak dibantu sama garis2 support n resistan. entar juga semakin terbiasa baca pola chart semakin trader bisa ngenalin entry posisi yang pas.
Reski Iyess
dr pola head&shoulder, apa mngkn kt bs slh narik necklinex ato malah kejauhan. soalx stlh dipikir2 kl pngn op d posisi yg tpt mst lihat break dr neckline dulu. kl mngkn trus antisipasinya gmn ni?
Choirul M
Jangan lupa kasih stop loss. Sebelomnya bisa belajar dulu diakun demo untuk latihan trading dengan pola head n shoulders ato narik neck line.
Martin S
@ Reski Iyess:
Cara pengambilan neckline relatif dan tidak ada patokan yg pasti, setiap trader bisa berbeda. Cara yang umum adalah sama dengan cara menarik garis support pada kondisi uptrend. Setiap trader tidak persis sama dalam menentukan garis support, tetapi juga tidak terlalu jauh berbeda. Selama pola keseluruhan tidak jauh menyimpang, probabilitasnya tetap tinggi.
Erwansyamsudin
@reski: ya mungkin2 aja, apalagi kalo agan pake fibonacci retracement. kalo pengen yang lebih pasti hitung aja dari pivot point, biasanya sih lebih obyektif kalo pak itu, tapi kadang kurang sesuai juga kalo buat tf rendah. soal antisipasi, lihat aja dulu apa trennya bakal selesai atau reversal dari pengamatan2 pola chart yang sebaliknya.

misalnya kayak momen downtren, trus karena udah berlangsung sekian lama agan jadi ragu entry posisi. kalo saat itu ada bentukan pola2 chart kayak yang udah dibahas contoh double bottom atau mahkota terbalik, ya bisa jadi bakal ada reversal. tapi kalo ternyata ada flag terbalik atau pola triangle yang mengindikasikan penerusan downtren ya bisa lebih aman entry posisi di sell.
Hermanto
terima kasih atas pengetahuan tentang chart pattern yang sudah disampaikan. kalau saya perhatikan, sepertinya pola penerusan lebih simpel daripada pola pembalikan. di pola pembalikan seperti pola top-bottom dan head-shoulders kita masih perlu melihat at least 2 top atau bottom harga.

kalau tidak salah bahkan ada juga yang namanya triple top-bottom, apakah ini juga pola pembalikan??
sementara untuk pola penerusan hanya tinggal melihat bentuk dari pergerakan harga tanpa harus melihat bentuk-bentuk top dan bottom harga
Martin S
@ Hermanto:
Triple top dan triple bottom termasuk dalam pola pembalikan. Juga kalau juga top atau bottomya lebih dari 3 misal 4 top atau 4 bottom.
Salijo
Koq ane lihatnya pola head & shoulders ini kaya gambar pegunungan ya?? hehehehehe...
Boel33
Dapet masukan baru, ternyata bisa gunakan trendline juga buat cari lokasi entry dari pola head n shoulders.Tapi apa harus seperti itu aturannya? Di head n shoulders biasa selalu pasang up trendline sedang di inverse head n shoulders selalu pasang down trendline?
Martin S
@ Boel33:
Ya, secara umum peraturannya memang seperti yang telah dijelaskan diatas. Head n shoulders untuk pembalikan arah dari uptrend ke downtrend dan inverted head n shoulders sebaliknya.
Adrian Andrian
eh?? gimana ua cara ngambil top2 dn bottom2 yg bener2 bisa dimasukan ke pola double top dn bottom?? klo dichart kondisi harga seperti itu banyak sekali dn rasanya susah utk menentukan mana yg jadi paling top dn bottom
Martin S
@ Adrian Andrian:
Untuk top (double top atau trple top): ambil dari harga-harga puncak (top) yang saling berdekatan, tidak harus sama persis tetapi juga tidak jauh menyimpang, biasanya diambil dari garis resistance sebagai acuan.

Untuk bottom (double bottom atau triple bottom) sebaliknya, ambil dari harga-harga lembah (bottom) yang saling berdekatan, biasanya diambil dari garis support sebagai acuan.
Rocky
Kira-kira lebih menjanjikan mana antara dobel top dan tripel top ? Apa semakin banyak top-top yang bisa ditandai maka semakin valid sinyal pembalikannya? Adakah bentuk pola chart lain yang menandai pembalikan? Karna seingat sy pola-pola ini ada banyak sekali bentuknya bukan cuma top dan bottom serta head dan shoulders
Martin S
@ Rocky:
Benar, semakin banyak terbentuk level top dan bottom akan semakin valid kemungkinan terjadi pembalikan. Jadi triple top lebih menjanjikan daripada double top, tetapi triple top lebih jarang muncul dibandingkan double top.

Pola pembalikan yang sering terbentuk adalah double top dan bottom dan head and shoulders, selain itu ada pola cup and handle yang bisa dianggap sebagai pola pembalikan, tetapi jarang sekali terjadi.
Avi Fr
Trading pola" ini paling sering keluar di tf berapa ya??
Ada rekomendasi dari masta" yang suda pernah menyoba??
Dr pengalaman pakai strategi ini apakah lbh mudah dan menguntungkan / justru sebaliknya??
Martin S
@ Avi Fr:
Bisa terjadi pada semua time frame, semakin tinggi tf semakin besar probabilitas keberhasilannya. Pola double top dan bottom dan juga head and shoulders dan inverted head and shoulders sering digunakan para analis dan penerapannya relatif mudah. Mengenai profitabilitasnya relatif, tetapi kemungkinannya cukup tinggi.