Macam-Macam Kriteria Broker Forex Yang Perlu Dicermati (3)

146954

Sejumlah fitur broker forex seperti swap, leverage, dan layanan lainnya bisa mempengaruhi trader saat memilih broker. Ini karena tiap broker memiliki kebijakan berbeda.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Poin keenam setelah mengetahui kondisi customer support broker, trader perlu menyelidiki hal-hal berikut:

 

6. Besarnya Spread, Dan Apakah Ada Biaya Tambahan Lainnya

Pada umumnya saat ini broker menawarkan spread tetap (fixed spread) pada semua pasangan mata uang yang ditawarkan, dengan kecenderungan spread yang kecil untuk pasangan yang likuid, seperti EUR/USD dan USD/JPY. Untuk pasangan mata uang yang kurang likuid seperti EUR/CAD atau GBP/CHF, maka spread-nya cenderung besar. 

Semakin kecil spread yang ditawarkan, maka secara hipotetis semakin besar peluang Anda memperoleh profit. Anda bisa memilih broker yang memberikan penawaran spread yang paling kecil.

Namun demikian, jika volatilitas pasar sangat tinggi, maka spread bisa membesar, kemudian kembali kecil setelah volatilitas normal kembali. Ini biasa terjadi pada saat rilis data fundamental penting yang berdampak pada pasangan mata uang tertentu. 

Menjelang atau sesaat setelah rilis data, jumlah trader yang masuk pada pasangan mata uang tersebut bisa berlipat, sehingga menyebabkan likuiditas dan volatilitas pasar naik tajam. Jika pada keadaan normal spread hanya sebesar 2 pip, maka pada saat rilis data penting bisa naik hingga 7 sampai 8 pip.

Forex Spread

Pada umumnya, broker-broker forex papan atas dengan reputasi yang telah diakui dunia biasanya tidak memungut biaya transaksi per trade (transaction fee), kecuali broker jenis ECN dan dealer-dealer tertentu. Dalam hal ini, Anda harus jeli dalam membandingkan dan memilih broker sebelum membuka account riil. Jika ada biaya tambahan, pastikan manfaat yang akan Anda peroleh.

 

  • Swap atau bunga rollover.

Banyak broker yang memberlakukan Swap, atau bunga akibat menginapnya posisi terbuka hingga hari trading berikutnya, yang disebut juga rollover. Nilai Swap bisa positif atau negatif tergantung dari perbedaan suku bunga dari negara-negara yang mata uangnya diperdagangkan. Swap yang ditambahkan ke account Anda (jika nilainya positif), atau dikurangkan dari account Anda (jika nilainya negatif), akan dihitung dari posisi terbuka Anda setiap melewati jam penutupan pasar berdasarkan peraturan dari broker. 

Contoh: jika misalkan suku bunga USD 1.0% dan suku bunga JPY 0.25%. Dalam hal ini, jika Anda punya posisi buy USD/JPY, berarti Anda meminjam JPY untuk membeli USD, dan Anda akan memperoleh bunga sebesar (-0.25+1.0)% = +0.75%. Sebaliknya, jika posisi Anda sell USD/JPY, maka Anda akan dikenakan biaya Swap sebesar (-1.0+0.25)% = -0.75%. 

Swap dihitung per hari selewat waktu penutupan pasar berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract size), bukan dari modal Anda. Besarnya Swap bisa berubah-ubah, dan Anda bisa melihat tabel bunga per hari yang disediakan oleh broker Anda. Kadang-kadang, Swap juga mencakup komisi broker untuk mentransfer posisi terbuka Anda pada hari trading berikutnya.

 

7. Jenis Account Trading Yang Disediakan

Banyak broker yang menawarkan lebih dari dua jenis account. Yang lazim adalah account standard atau reguleraccount mini, dan account micro. Anda bisa memilihnya pada saat membuka account trading, atau pada saat hendak membuka posisi, tergantung dari peraturan broker Anda.

Dalam hal Anda bisa fleksibel menentukan ukuran lot trading ketika hendak membuka posisi, maka disebut dengan fractional unit sizes. Misalkan Anda bisa trading dengan 0.2 lot atau 1.6 lot dan sebagainya.

Ukuran satu lot standard adalah 100,000 unit, sedang untuk satuan 10,000 unit, atau 0.1 lot (standard) disebut dengan mini lot, dan untuk satuan 1,000 unit, atau 0.01 lot (standard) disebut dengan micro lot. Beberapa broker menentukan pemilihan jenis lot trading pada awal pembukaan account. Untuk standard lot account trading-nya dinamakan account standard, untuk mini lot dinamakan account mini, dan untuk micro lot dinamakan account micro. Jika Anda hendak membuka account pada broker-broker ini, maka Anda harus menyesuaikan dana trading sebelum menentukan jenis account yang hendak Anda buka.

 

8. Jasa Layanan Tambahan Yang Diberikan

Selain kemudahan akses real-time chart dan kecepatan eksekusi order, Anda juga bisa memilih broker yang memberikan jasa layanan tambahan seperti ketersediaan berita dan hasil rilis data ekonomi secara real-time yang mungkin Anda perlukan. Ada broker yang memberikan layanan tambahan tersebut dengan cuma-cuma dan ada yang berbayar.

 

 

9. Kebijakan Leverage Dan Margin Call

Tergantung dari strategi trading, Anda bisa memilih broker dengan beberapa ukuran leverage. Banyak broker yang menawarkan leverage antara 1: 100 hingga 1:500, namun ada juga broker yang hingga 1:1000. Sebelum menentukan pilihan, Anda sebaiknya mengetahui untung ruginya leverage tinggi dalam trading forex. Selain itu, Anda juga harus mengetahui kebijakan Margin Call.

Margin Call yaitu suatu keadaan dimana equity trading Anda turun di bawah margin minimum yang dibutuhkan, akibat loss. Jika dibiarkan, posisi terbuka Anda bisa ditutup secara otomatis oleh sistem komputer broker Anda. Broker akan memberi tahu Anda bila terjadi Margin Call. dan level minimum terjadinya Margin Call yang biasanya diukur dengan Margin Level, dimana:

Margin Level = (Equity/Margin) x 100%

Setiap broker mempunyai ketentuan besarnya Margin Level yang disebut dengan Stop-out Level. Jika Margin Level Anda turun di bawah Stop-out Level, maka posisi terbuka Anda akan langsung ditutup. Anda bisa memilih broker dengan Stop-out Level yang Anda rasa paling nyaman.

(Selesai)

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Vivi
Keuntungan market maker dari spread, swap, dan biaya trading lain. Berarti ga jauh beda sama broker dong? Kalau seperti ini kenapa broker lebih banyak diprefer padahal market maker berani pasang harga beli dan jual yang sama denan harga pasar?
Yono_arifan
@vivi itu kan cuma keuntungan tetapnya aja, yg paling besar ya diambil dari manage resiko trading itu, disini mungkin kurang dijelasin lebih spesifik, tapi intinya tipe market maker ato dealer itu dapet keuntungan kalo trading kliennya gagal. jadi biar nggak terang-terangan mutusin trading kliennya itu biasanya dia suka munculin masalah2 teknis di platform trading atau dari segi eksekusinya. makanya disini disaranin cari yg bener2 ada regulasi yg bisa dipercaya biar meski ada kecurangan2 gitu tapi tetep terkendali. kalo ane sih ya mending pake broker aja, kan emang ditujukan untuk trader-trader retail, jadi ya keuntungannya nggak diambil dari kerugian trader
R. Jupri
yono. kok bgt gan? bknx itu bs dibilang scam? kl carax kyk bgt apa gg lama2 ketahuan? knp smp skrg msh ada?
Yono Arifan
@jupri ya jelas masih ada lah gan, orang contoh market maker sendiri itu bank-bank besar dan perusahaan-perusahaan investasi besar, beda sama broker-broker retail yang kelangsungannya emang bergantung sama trader yang daftar di brokernya. disini jelas kan kalo makin besar usahanya pasti makin stabil juga kelangsungannya. dilihat dari sasaran kliennya aja juga nggak sama, mungkin disini faktor modal yg paling pengaruh, makanya broker tetep paling tepat buat trading forex retail.
Khoirudin S
Sistim pmberian biaya per transakasi dr ECN itu sprt apa ?
Martin S
Istilah ‘broker’ seharusnya memang murni perantara, tetapi pada kenyataannya ada broker yang prakteknya adalah market maker, atau ada yang menyebut broker bandar. Market maker yang dimaksud dalam artikel ini adalah dealer, jadi membuat harga ‘deal’ antara penjual dan pembeli, oleh karenanya ada dealing desk-nya. Untuk retail trader memang seharusnya ke broker, karena dealer hanya untuk mereka yang dananya super besar seperti institusi keuangan dan lainnya. Tetapi utk broker harus memilih yang benar2 teregulasi, meskipun itu broker bandar (bukan jenis ECN).....
Martin S
@ yono_arifan: Untuk broker juga harus memilih yang teregulasi dengan benar sehingga kita sebagai trader benar2 akan mendapat perlindungan secara hukum. Kalau trader merasa dirugikan bisa complain ke badan regulator yang bersangkutan dan akan ditindak-lanjuti. Pernah ada broker papan atas yang kena sanksi denda dan harus mengganti dana klien yang dirugikan, karena keteledoran broker tsb.....
Martin S
@ Khoirudin S: Itu biaya transaksi per lot, semacam komisi, jadi setelah transaksinya clear baru dikenakan biaya. Kalau posisinya masih open belum kena.... Untuk lebih detailnya bisa ditanyakan ke broker yang bersangkutan. Selain biaya transaksi broker ECN juga ada yang memperoleh keuntungan dari menaikkan (mark up) spread.....