iklan

Membuat Analisa Harian Rutin

Dengan membiasakan diri membuat analisa harian, cara trading Anda akan berubah dan menghasilkan trading jangka panjang serta konsisten.

iklan

iklan

Mungkin Anda sering membaca komentar para analis tentang pergerakan harga pasar hari ini dan prediksi untuk trading besok, minggu depan, atau bahkan bulan depan. Yang perlu Anda ketahui adalah para analis tersebut memberikan komentar dan prediksinya berdasarkan analisa trading chart yang dilakukan secara rutin setiap hari. Melakukan analisa harian forex rutin adalah pekerjaan seorang analis, dan biasanya dilakukan menjelang pergantian sesi trading.

Analisa Harian Forex Rutin
Tak hanya bermanfaat bagi analis, analisa harian forex rutin juga wajib diterapkan trader karena menjadi inti dari sebuah rencana trading. Trader akan mengetahui dinamika pasar yang selalu berubah melalui hasil analisa yang secara rutin dibuat. Jika trader dengan disiplin membiasakan diri untuk membuat analisa harian, maka tentu cara tradingnya akan berubah, sehingga hasil trading pada jangka panjang akan menjadi konsisten dan lebih baik.

Pada artikel ini dicontohkan bagaimana membuat analisa harian forex rutin yang sederhana namun cukup efektif. Pada dasarnya, ada 3 tahap yang bisa dilakukan, yaitu:

 

1. Menentukan Support Dan Resistance

Level support dan resistance perlu Anda tentukan terlebih dahulu karena biasanya harga akan bereaksi di sekitar level tersebut. Contohnya bisa dilihat pada chart EUR/USD berikut:

Membuat Analisa Harian Di EURUSD Weekly

Pertama-tama lihatlah pada chart weekly, lalu tentukan level-level kunci (key levels) resistance dan suppor, dan tarik garis horisontal pada level-level tersebut. Secara sederhana, level-level kunci diatas ditentukan melalui titik-titik pembalikan arah harga (turning points) yang jelas tampak. Setelah itu lihatlah pergerakan harga pada time frame yang lebih rendah, dalam hal ini chart daily, seperti gambar berikut:

Membuat Analisa Harian Di EURUSD Daily

Sering kali level kunci pada chart weekly tidak relevan dengan level yang tampak pada chart daily, dan kita mesti menentukan ulang untuk penyesuaian. Di samping itu, kita juga bisa menambahkan level lainnya yang jelas tampak pada chart daily.

Pada chart EUR/USD daily di atas, level resistance 1.3172 pada chart weekly disesuaikan dengan level 1.3193 pada chart daily yang jelas lebih tampak sebagai resistance. Di samping itu kita juga menambahkan level 1.2955 sebagai support resistance yang pada chart weekly tidak nampak. Sementara level 1.2748 tetap terlihat sebagai level kunci, baik pada chart weekly maupun daily.


Prinsip Menentukan Support Dan Resistance Dalam Analisan Harian Forex Rutin

Level kunci resistance atau support tidak harus ditentukan dari setiap level yang tampak, tetapi hanya mengambil level-level dimana terjadi pembalikan arah pergerakan harga (reversal) yang signifikan. Selain mengamati formasi bar atau price action pada level tersebut, juga perlu diperhatikan kaidah umum untuk menentukan support dan resistance:

  • Garis horizontal level support akan berubah fungsi sebagai garis level resistance bila berhasil ditembus (break), begitu pula sebaliknya.
  • Garis trend-up sebagai support akan berubah fungsinya sebagai garis resistance bila telah tertembus, begitu pula sebaliknya.
  • Garis indikator moving average yang sebelumnya menunjukkan batas level resistance akan berubah menunjukkan level support bila berhasil ditembus, begitu pula sebaliknya.

 

2. Menentukan Kondisi Pasar

Setelah menentukan level-level support dan resistance, langkah berikutnya adalah melihat kondisi pasar saat itu, apakah sedang trending, sideways (ranging)choppy, atau mungkin pasar sedang slow dan nyaris tidak bergerak. Hal ini penting dilakukan untuk menentukan apakah kita akan membuka posisi baru, memodifikasi posisi yang masih terbuka, atau menutup posisi.

Seperti sebelumnya ketika menentukan level kunci, dalam melihat kondisi pasar kita mulai dengan time frame tinggi untuk mengetahui trend jangka panjang. Sebagai contoh, berikut pergerakan harga weekly AUD/USD antara Juni 2012 hingga Mei 2013:

Membuat Analisa Harian Di AUDUSD Weekly
Seperti tampak pada gambar diatas, AUD/USD bergerak sideways selama 9 bulan dan tidak ada sinyal tren yang pasti dalam jangka panjang, hingga terjadi breakout pada level kunci support-nya pada awal Mei 2013. Setelah bar minggu berikutnya dibuka lebih rendah dari penutupan harga minggu sebelumnya, kita bisa menyimpulkan bahwa pasar akan downtrend. Informasi pada weekly chart ini sangat penting kita ketahui sebelum melihat pada time frame yang lebih rendah (daily atau 4-hour). 

Membuat Analisa Harian Di AUDUSD Daily
Pada chart daily di atas, kita lihat pergerakan downtrend yang sangat jelas, ditandai dengan formasi bearish candlestick bar dan harga bergerak di bawah garis moving average (merah: EMA 8 dan biru EMA 21). Meski sesekali harga terkoreksi atau retrace, tapi pergerakannya senantiasa berada di bawah EMA 8. Ini menunjukkan momentum bearish yang masih sangat kuat.

Dengan kondisi pasar seperti ini, ditambah dengan level-level support dan resistance yang sebelumnya telah ditentukan, Anda hanya perlu menunggu sinyal yang tepat untuk mengambil tindakan, baik itu membuka, memodifikasi atau menutup posisi trading.

 

3. Melihat Sinyal Trading

Bergantung dari metode dan strategi trading yang digunakan, Anda dapat melihat sinyal untuk masuk ke pasar dengan probabilitas yang paling tinggi. Pada chart daily XAU/USD (emas versus USD) berikut dicontohkan penentuan sinyal trading dengan metode sederhana, yaitu melalui setup price action yang terbentuk pada level resistance. 

Membuat Analisa Harian Di XAUUSD
Dari gambar diatas jelas tampak inside bar yang diikuti pin bar dengan penolakan (rejection) pada level resistance. Ini adalah sinyal sell dengan probabilitas tinggi, karena menandakan kembalinya harga ke arah tren utama (downtrend) setelah melakukan retrace.


Kesimpulan

Secara garis besar, analisa harian forex rutin bisa dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Menentukan level-level resistance dan support pada time frame weekly, kemudian time frame daily.
  • Menentukan kondisi pasar (trending, sideways atau slow) pada time frame weekly, kemudian berlanjut ke time frame daily.
  • Melihat sinyal untuk masuk pasar pada time frame trading yang biasa Anda gunakan.

Meski metode ini lebih didasarkan pada analisa teknikal, Anda bisa mengembangkannya untuk dikombinasikan dengan data-data dan berita fundamental yang sangat mempengaruhi pergerakan pasar.

Pada umumnya, pengaruh rilis data dan berita fundamental akan bisa lebih mudah dianalisa jika Anda telah mengetahui sentimen pasar berdasarkan sifat pergerakan harga saat itu. Namun demikian, bahkan seorang fundamentalist pun biasanya berpatokan pada level-level kunci support atau resistance untuk menentukan titik entry yang tepat. Oleh karena sangat penting, support dan resistance wajib ditentukan dan ditinjau setiap hari jika mungkin ada perubahan.

Dengan mengetahui kondisi pasar dan level-level kunci yang selalu di-update setiap hari, diharapkan Anda mempunyai acuan dan pegangan dalam menyikapi pergerakan harga pasar dan perubahannya.

130461

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Cindy Cendy

Analisa Fundamental dan Teknikal tentunya.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone