8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting, Perdagangan China, Pidato Lowe

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah perdagangan China, angka harapan inflasi New Zealand, persediaan minyak AS, pidato RBA Lowe dan Fed Barkin. Besok ada RBNZ meeting.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Rabu, 8 Agustus 2018:

  • Jam 10:00 WIB: angka harapan inflasi Selandia Baru kuartal ke-3 tahun 2018 (Berdampak tinggi pada NZD).

Indikator yang dirilis setiap kuartal oleh RBNZ ini menunjukkan harapan pelaku bisnis pada tingkat inflasi tahunan di Selandia Baru selama 2 tahun mendatang. Indikator ini dibuat berdasarkan survei terhadap 100 konsumen.


8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting,

 

Pada kuartal kedua lalu, diharapkan inflasi tahunan Selandia Baru naik 2.0%, lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang naik 2.1%. Untuk kuartal ke-3 tahun 2018, inflasi diperkirakan naik 1.9%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan NZD menguat.

 

  • Jam 10:05 WIB: pidato gubernur RBA Philip Lowe (Berdampak tinggi pada AUD).

Philip Lowe dijadwalkan berbicara mengenai kebijakan moneter di Sydney. Isi pidato Lowe bisa dibaca di sini.

 

  • Waktu Tentative: data neraca perdagangan China bulan Juli 2018 (Berdampak medium-tinggi pada AUD dan NZD).

Data yang dirilis oleh Customs General Administration of China (CGAC) ini mengukur perbedaan total nilai impor dan ekspor dalam periode waktu satu bulan, dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year over year atau y/y). Jika nilai total ekspor lebih besar dari nilai total impor, maka neraca perdagangan mengalami surplus. Jika sebaliknya, maka perdagangan mengalami defisit. Volume perdagangan China yang meningkat akan berdampak positif pada partner dagangnya terutama Australia, Selandia Baru, dan Kanada yang banyak mengekspor komoditi pertambangan serta bahan makanan olahan ke China.


8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting,

 

Bulan Juni lalu, perdagangan China mengalami surplus sebesar USD41.6 miliar y/y, lebih tinggi dari perkiraan surplus USD27.9 miliar, dan merupakan surplus tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Pada bulan Juni, ekspor naik 11.3% y/y ke USD216.7 miliar, sementara impor naik 14.1% y/y ke USD175.1 miliar.

Pada bulan Juni, surplus perdagangan dengan Amerika Serikat yang merupakan negara tujuan ekspor terbesar China mengalami kenaikan dari USD24.58 miliar y/y ke USD28.97 miliar. Pencapaian tersebut merupakan rekor surplus tertinggi. Untuk bulan Juni 2018, diperkirakan perdagangan China y/y akan kembali surplus sebesar USD39.1 miliar. Surplus yang lebih tinggi dari perkiraan akan berdampak positif pada AUD dan NZD.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Building Permits di Kanada bulan Juni 2018 (Berdampak medium pada CAD).

Jumlah izin pembangunan rumah adalah indikator awal bagi aktivitas pekerjaan konstruksi, dan merupakan indikator awal bagi pasar perumahan baru di Kanada. Meningkatnya Building Permits menunjukkan naiknya investasi dan optimisme pelaku bisnis perumahan. Data yang dirilis menunjukkan persentase perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.


8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting,

 

Bulan Mei lalu, nilai pembangunan rumah yang sudah memperoleh izin naik 4.7% ke CAD8.20 miliar dibandingkan bulan sebelumnya, jauh lebih tinggi dari perkiraan naik 0.1%, dan merupakan persentase kenaikan tertinggi dalam 4 bulan terakhir. Untuk bulan Juni 2018, Building Permits Kanada diperkirakan naik 1.0%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan CAD.

 

  • Jam 19:45 WIB: pidato anggota FOMC Thomas Barkin (Berdampak medium pada USD).

Presiden Federal Reserve Bank of Richmond yang juga anggota FOMC, Thomas Barkin, dijadwalkan berbicara di Virginia. Isi pidato Barkin bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 21:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 3 Agustus 2018 (Berdampak tinggi pada WTI/USD dan CAD).

Data ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels, yang mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS. Meski indikator ini dirilis oleh AS, tapi bisa berdampak juga pada CAD, mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.


8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting,

 

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah 3.80 juta barel, jauh lebih tinggi dari perkiraan berkurang 2.60 juta barel, dan lebih banyak dari minggu sebelumnya yang berkurang 6.15 juta barel. Untuk minggu ini, persediaan minyak diperkirakan berkurang 1.80 juta barel. Jika persediaan minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Sebaliknya jika lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Namun demikian, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia. Baca juga: Analisa US OIL (WTI) Mingguan: Terkoreksi Dalam Arus Kenaikan.

 

Kamis, 9 Agustus 2018:

  • Jam 04:00 WIB: hasil meeting RBNZ: pengumuman suku bunga bulan Agustus 2018 dan Statement kebijakan moneter RBNZ (Berdampak tinggi pada NZD).

Gubernur RBNZ menentukan suku bunga acuan atau yang lazim disebut Official Cash Rate (OCR), setelah berkonsultasi dengan beberapa bankir senior dan para penasehatnya. Suku bunga RBNZ dijadwalkan dirilis 8 kali dalam setahun.


8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting,

 

Sepanjang tahun 2016, RBNZ telah memangkas OCR sebanyak 3 kali. Pemotongan suku bunga pertama yang sebesar 0.25% ke +2.25% terjadi pada bulan Maret, dan disebabkan oleh ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global khususnya China, ekspektasi inflasi Selandia Baru yang cenderung turun, serta masih lemahnya harga komoditi terutama susu. Pemangkasan kedua terjadi di bulan Agustus 2016. RBNZ kembali menurunkan suku bunga sebesar 0.25% ke +2.00%, karena tingkat inflasi dan harga produk susu yang masih rendah. Pada bulan November 2016, suku bunga dipotong untuk yang ketiga kalinya. Pemangkasan sebesar 0.25% ke +1.75% itu diakibatkan oleh inflasi yang masih rendah dan apresiasi mata uang NZD. Tingkat suku bunga ini adalah yang terendah sejak tahun 1985.

Pada meeting terakhir 28 Juni lalu, OCR dipertahankan sebesar +1.75%. Dalam Statement, bank sentral menggarisbawahi Outlook ekonomi yang sesuai harapan dan tingkat inflasi yang diharapkan akan naik seiring dengan kenaikan harga minyak. Sementara itu, pengeluaran konsumen dan investasi pemerintah diharapkan akan mendukung pertumbuhan.

Dari data terakhir, inflasi kuartal kedua tahun ini naik 0.4%, lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang naik 0.5%. Sementara itu, GDP kuartal pertama naik 0.5%, terendah sejak kuartal terakhir 2016. Belum adanya perbaikan fundamental ekonomi yang signifikan membuat perkiraan OCR di Agustus 2018 ini tetap di level +1.75%. Jika RBNZ menaikkan OCR, maka NZD akan cenderung menguat. Statement kebijakan moneter pada meeting hari ini bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 05:00 WIB: konferensi pers RBNZ yang dihadiri gubernur Adrian Orr (Berdampak tinggi pada NZD).


8-9 Agustus 2018: RBNZ Meeting,

 

Adrian Orr menjabat gubernur RBNZ sejak 27 Maret lalu. Bersamaan dengan itu, mandat RBNZ juga bertambah. Selain menetapkan target inflasi, ia juga diberi mandat untuk memberikan target tingkat pengangguran. Konferensi pers Adrian Orr bisa dipantau secara live di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Pair Rate    
AUD/JPY 74.12 74.12 -26
AUD/USD 0.6843 0.6843 -10
EUR/CHF 1.1190 1.1190 -17
EUR/USD 1.1187 1.1187 -30
GBP/JPY 135.65 135.65 -38
GBP/USD 1.2526 1.2526 -7
NZD/USD 0.6511 0.6511 16
USD/CAD 1.3426 1.3426 12
USD/CHF 1.0003 1.0003 13
USD/JPY 108.31 108.31 -22
18 Jun 17:10