Contoh-Contoh Dan Pengenalan Analisa Teknikal

123403

Analisa Teknikal berupaya mendefinisikan pergerakan harga mata uang dengan didasarkan pada pergerakan harga mata uang itu sendiri di masa lampau.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pada tulisan ini, akan di coba penjabaran, penjelasan contoh analisa teknikal. Yang kami kutip dari tulisan teman trader kita.

Analisis Teknikal merupakan sebuah analisis tentang pergerakan harga mata uang yang didasarkan dari pergerakan harga mata uang itu sendiri di masa lampau. Analisa teknikal mempunyai 3 prinsip dasar pemikiran:
  1. Market Price Discount Everything
    Yaitu harga yang tercermin dari chart atau grafik telah menggambarkan semua faktor yang mempengaruhi pasar.
  2. Price Moves in Trend
    Yaitu pergerakan harga tidak bergerak secara acak melainkan berlangsung dalam satu pola (trend) tertentu dan akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda bahwa pola pergerakan ini berhenti dan berbalik arah.
  3. History Repeats Itself
    Yaitu ada kecenderungan kuat bahwa perilaku para investor dan pelaku pasar di masa lalu adalah sama dengan masa kini dalam menyikapi berbagai informasi yang mempengaruhi pasar.

 

Grafik (Chart)

Pemakaian grafik atau chart adalah hal yang paling penting dalam analisis teknikal karena satu-satunya objek analisa teknikal adalah pergerakan harga yang dapat dilihat dari chart. Beberapa jenis chart yang sering dipakai dalam analisis teknikal adalah sebagai berikut:

1. Line Chart
Line Chart

2. Bar Chart
Bar Chart

3. Candlestick Chart
Candlestick Chart


Garis Trend (Trend Line)

Trend atau kecenderungan pergerakan dalam satu arah harga adalah salah satu istilah penting dalam melakukan analisis teknikal karena pada dasarnya analisis teknikal sendiri dikembangkan atas sebuah asumsi dasar yaitu harga bergerak dalam sebuah kecenderungan (trend) itu sendiri.

Secara sederhana, garis trend (trend line) adalah sebuah garis yang menghubungkan sedikitnya 2 titik harga atau lebih dan kemudian diperpanjang hingga beberapa periode ke depan.

1. Garis tren yang menunjukkan kondisi uptrend

04_uptrend

2. Garis tren yang menunjukkan kondisi downtrend
05_downtrend

 

Secara umum, garis trend dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Trend meningkat/uptrend (Bullish Market)
06_bullishmarket

2. Trend menurun/down trend (Bearish Market)
07_bearishmarket

3. Trend mendatar/horizontal trend (Sideways/Consolidation).
08_consolidation


Support & Resistance

Support dan Resistance merupakan istilah penting dalam analisa teknikal yang berfungsi untuk mengindikasikan batas atas maupun batas bawah dari pergerakan harga.

Support adalah merupakan batas bawah/range di mana pada titik/range harga tersebut akan timbul minat beli yang lebih kuat dari pada minat jual. Kondisi ini secara otomatis mengakibatkan terjadinya kelebihan permintaan yang akan meningkatkan harga di pasar sehingga menghentikan trend penurunan harga.

Resistance adalah merupakan batas atas/range di mana pada titik/range harga tersebut akan timbul penguatan minat jual yang lebih besar dari pada minat beli yang secara otomatis akan timbul kelebihan penawaran yang akan mengakibatkan turunnya harga di pasar sehingga menghentikan kenaikan harga.

09_supportresistance


Overbought & Oversold

Overbought merupakan situasi di mana pasar telah menjadi jenuh akan banyaknya permintaan sehingga permintaan semakin berkurang sementara penawaran semakin bertambah yang menyebabkan harga cenderung bergerak turun atau melemah.

Oversold merupakan situasi di mana pasar telah menjadi jenuh akan banyaknya penawaran sehingga penawaran semakin berkurang sementara permintaan semakin bertambah yang menyebabkan harga cenderung bergerak naik atau menguat.

 

Chart Pattern

Grafik nilai tukar mata uang mempunyai beberapa pola pergerakan yang dapat digunakan sebagai tanda perubahan suatu trend tertentu. Pada dasarnya, ada 2 golongan besar jenis pola yang mungkin terjadi yaitu:

1. Reversal Pattern
Pola ini menunjukkan adanya perubahan trend, misalnya harga yang bergerak dalam uptrend berubah menjadi downtrend atau sebaliknya harga yang bergerak dalam downtrend berubah menjadi uptrend.

Reversal pattern mempunyai beberapa pola pergerakan sebagai berikut:

a. Double Tops
10_doubletop
b. Double Bottoms
11_doublebottom

c. Head and Shoulders top reversal
12_headshoulder

d. Head and Shoulders bottom reversal
13_headshoulderbottom

e. Falling Wedge
14_fallingwedge

f. Rising Wedge
15_risingwedge

g. Diamond Pattern
16_diamondpattern

 


2. Continuation Pattern

Pola ini menunjukkan adanya perubahan trend sementara yang dilanjutkan dengan perubahan ke trend awal yang dominan. Misalnya harga bergerak dalam uptrend kemudian berubah menjadi downtrend (retrace) dan meneruskan lagi uptrend sebelumnya atau sebaliknya. Continuation pattern mempunyai beberapa pola pergerakan sebagai berikut:

a. Bullish Flags
17_bullishflag

b. Bearish Flags
18_bearishflag

c. Symmetrical Triangles or Pennants

d. Descending Triangle

e. Ascending Triangle
19_trianglepennant

f. Cup and Saucer
20_cupsaucer


Selain pola pergerakan chart seperti di atas, ada pula suatu pola unik yang disebut sebagai gap. Suatu chart membentuk gap apabila terdapat jarak atau celah antara 2 chart yang saling berdekatan yaitu jika nilai low dari chart sebelumnya lebih tinggi dari nilai high pada chart berikutnya atau sebaliknya atau jika nilai high dari chart sebelumnya lebih rendah dari low pada chart berikutnya. Ada 3 bentuk utama dari gap yaitu:
  1. Breakaway gap
  2. Measuring gap
  3. Exhausting gap

21_gaps

 

Indikator Teknikal

Indikator merupakan alat bantu utama yang digunakan dalam analisa chart. Secara garis besar ada 3 jenis indikator yaitu:
  1. Price Momentum Indicator (Oscillator)
    Jenis indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi situasi oversold atau overbought. Momentum indikator juga digunakan untuk melihat apakah suatu trend masih akan berlanjut atau semakin melemah.
    Contoh indikator:
  2. Trend Following Indicator
    Indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi awal dan akhir suatu tren atau kapan suatu trend akan berubah sehingga dapat diketahui kapan waktu terbaik untuk membuka dan menutup posisi.Contoh indikator:
  3. Directional Movements Index (DMI)Volatility Indicator
  4. Indikator volatilitas digunakan untuk melihat kekuatan pasar yang dilihat dari fluktuasi harga dalam satu periode waktu tertentu. Pasar dikatakan memiliki volatility yang tinggi jika pergerakan harga berlangsung naik turun secara tajam atau sangat fluktuatif di mana terjadi selisih harga yang besar antara harga tertinggi dan terendah.
    Contoh indikator: Bollinger Bands

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.


Sisigit
Ane kira terjadinya dobel tops itu sblm ada reversal, kok disitu ada reversa dulu ya baru top yang kedua muncul???
Gito Fadli
yang anda kira reversal itu masih bagian dari pola double top. jadi pola ini bentuknya seperti hurup M besar. ketika harga turun harga masih akan membentuk top kedua. mungkin sedikit tidak umum di sini karena pola double top yang terbentuk disini diambil dari perspektif yang luas, lebih luas dari contoh-contoh double top lainnya. namun yang pasti, supaya tidak salah mengartikan coba lihat posisi dari top-top itu sendiri. jika top kedua belum sejajar dengan top pertama maka pembentukan double top berarti gagal atau masih belum selesai. di contoh gambar di atas top kedua baru valid setelah harga sempat turun banyak yang ternyata bukanlah reversal melainkan masih bersifat sebagai koreksi. reversal yang lebih besar justru masih akan terjadi, kemungkinan setelah pola double top yang besar itu selesai terbentuk.
Alifia Zahra
terimakasih atas pengelompokan jenis2 indikatornya, sebelumnya selalu kesulitan memilih indikator yang tepat :)
Hamdan_ssgko
wah mantap bener tu kalo ke3 pola penerusan tren bisa ada di 1 periode tren gt, buka posisi tambah sip aja itu...
Gito Fadli
bisa ada di satu periode bagaimana maksudnya? setau saya setiap trending harga memang terjadi dalam suatu periode. kalaupun ada koreksi sejenak biasanya cuma bersifat sementara, sedangkan dalam perspektif nya secara umum harga masih berada dalam tren.
Imronie95
@hamdan:ane rada bingung liat chart yg dri continuation tren tu. soalx di cnth yg sblmx da bbrp flag bwt nandain klnjutn tren tu, kl flagx cm kebaca 1 apa ckp mnjnjikan tu bwt mngkonfirmasi klnjutn tren?
Gito Fadli
terkonfirmasi tidaknya suatu sinyal dari pola chart saya rasa bukan dilihat dari jumlah pola yang terbentuk. ini lebih ke wujud dari pola itu sendiri. semakin jelas pola yang terbentuk, biasanya akan makin valid pula sinyalnya. namun demikian pola chart ini sepertinya masih kurang cukup untuk dijadikan sebagai satu-satunya teknik analisa yang dipakai trading. supaya lebih bagus lagi pola chart ini sebaiknya digabungkan dengan indikator lain, atau untuk entry menggunakan aturan dari level close candle di atas atau bawah support/resistance terdekat.
Hamdan_ssgko
ToImronie95: gw pikir itu cukup menjanjikan untuk mengkonfirmasi penerusan tren. ti dicontohnya kan udah ada satu grafik dari uptren yang penerusannya dikonfrimasi dari satu pola flag aja. tapi kalau situnya masih ragu ya mending tunggu pembentukan pola yang lain aja, kayak pola triangle itu, cuma ya jangan terlalu nyesel aja kalu telat buka posisi karna masih nunggu pola yang lain
Thegank
Bagus penjelasanny. ringkas. tertata. lengkap. mengena. semoga bisa kasih manfaat buat trader2 yang lagi nyari pencerahan.
Peppy
banyak juga ni ternyata wujud analisa teknikal, kirain cuman yg berkutat sama indikator aja. habis baru pertama kali buka metatrader suguhannya langsung objek n indikator
Rizki Trader
Peppy: Emang klo bukan kitanya yg berusaha belajar trus knowledge tradingnya pasti terlimit disitu2 aja. Pertama kali belajar ttg trading tentu taunya ttg analisa teknikal fundamental aja. Limited di indikator sm berita aja. Tp makin kesini jg kenal yg namanya naked trading, pola candle, chart pattern, jg pentignya trading dg emosi yg bener
Miku Miku
naked trading yng seperti apa tuh bang??
emosi yng benar utk trading seperti apa pula??
tolong pengertiannya ane masih newbie
Gito Fadli
naked trading sering digunakan untuk menyebut cara trading tanpa alat bantu indikator, jadi kita hanya trading dengan mengandalkan informasi yang sudah tersedia di chart saja. bisa dibaca dari pola candlestick, atau pola pergerakan harga yang juga dikenal sebagai chart pattern. sementara emosi trading berkaitan dengan emosi diri yang mempengaruhi keputusan kita saat trading. kondisi paling ideal adalah ketika trading tidak dikuasai oleh emosi fear (ketakutan) dan greed (keserakahan), sehingga trading bisa dijalankan dengan rasional dan sesuai rencana.
Mervin Sukandar
Keliatan nya pola diamond tuh mirip sama head shoulders. betul ndak sih? ada 3 puncak harga yg diambil, tengah nya lebih tinggi dari dua di samping kanan kiri nya. Sma-sama sebagai pola pembalikan .. bisa juga kan kita langsung mengartikan pola yg sebenar nya diamond sebagai head shoulders ? habis lebih gampang lihat puncak2 nya aja, kalau diamond mesti konfirmasikan jg dgn posisi low harga nya.
Eki Ray
mang agak mirip kalo diliat dari atasnya aja. ane juga sempet bingung kok disini ada head and shoulder top sama head and shoulder bottom ternyata maksudnya yang bottom itu inverse head and shoulder.

kalo mau lengkap sekalian mestinya ditambahin juga tuh pola triple top and bottom, juga pola-pola segitiga. itu pola kan cukup terkenal juga kayak ascending, descending sama symmetrical malah lebih banyak dibahas daripada pola diamond.