Darko Ali: Naked Trader Sukses Yang Telah Menemukan Holy Grail Trading

290994

Menjadi naked trader sukses bukanlah hal yang mustahil jika Anda mengetahui kunci Holy Grail trading yang tepat. Inilah pelajaran yang disampaikan oleh Darko Ali.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Ide naked trading yang sederhana tapi ampuh sering memantik minat trader. Namun, tak banyak yang benar-benar berani mengandalkan gaya trading ini untuk memanen profit. Padahal, Darko Ali sudah membuktikan bahwa menjadi Naked Trader sukses bisa tercapai dengan kunci Holy Grail trading dan mindset yang benar (baca juga: Cara Belajar Naked Trading).

 

Siapakah Darko Ali?

Memulai trading forex sejak 2008, Darko Ali kini menjadi trainer forex yang tergabung di Forexmentor[dot]com. Sebagai seorang naked trader yang berpacu pada strategi day trading, Darko Ali selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang menghindarkannya dari risiko intraday trading.

Darko Ali Naked Trader Sukses

Menurutnya, aksi trading yang sekedar keluar masuk pasar sama saja dengan menyabotase diri sendiri (self-sabotaging). Hal ini cukup ironis, mengingat day trader erat dikaitkan dengan cara trading ABC (Asal Biru Close) seperti itu. Karenanya, Darko Ali memperingatkan bahwa menjadi day trader tak perlu dilakukan dengan memonitor chart harga setiap waktu. Justru terlalu sering memonitor chart harga menjadi sumber masalah ketika ia masih menjadi trader amatir.

 

Gaya Naked Trading Darko Ali

Pencerahan trading Darko Ali tak datang begitu saja. Ia mengakui sendiri bahwa butuh waktu sekitar satu dekade untuk mendapatkan terobosan trading melalui pemahaman struktur pasar seperti Price Action. Dari pengalaman ini, ia menyimpulkan bahwa ide-ide paling jenius justru selalu datang dari pemikiran tersimpel.

Pada akhirnya, Darko Ali menjadi trader Price Action murni yang menggunakan level-level Support Resistance sebagai konfirmator pembantu. Ia juga seringkali menggunakan teknik lain seperti Divergence Trading dan berpatokan pada pola reversal Head & Shoulders.

Head and Shoulders(Baca juga: Pola Head and Shoulders: Valid Untuk Semua Time Frame)

Meski beraliran day trading, Naked Trader sukses ini tak pernah membatasi time frame analisanya. Ia bisa menggunakan time frame Daily, Weekly, bahkan Monthly untuk mendapatkan gambaran harga yang paling jelas. Soal pair, Darko cenderung menjadi trader yang suka berpetualang. Dalam sesi wawancaranya bersama Cam Hawkins dari TradingNut, Darko blak-blakan mengaku jika ia bisa memonitor 28 pair termasuk Gold, Oil, dan S&P.

Sistem trading buatannya sendiri dikenal sebagai ACAT (Advanced Candle Action Trading). Sederhananya, ACAT berpedoman pada Price Action dan Support Resistance. Meskipun namanya berlabel "advanced", prinsip di balik strategi ini sebenarnya cukup mudah dipahami. Darko Ali hanya memanfaatkan kemunculan pola candlestick reversal di area support resistance, kemudian mencari peluang entry di time frame yang lebih kecil dari kondisi harga serupa.

Cara Darko Ali mencari sinyal entry pun tidak terlalu agresif, karena ia akan menunggu sampai terjadi retest di level support resistance sebelum menekan tombol buy atau sell. Ilustrasinya bisa disimak langsung pada video berikut ini:

Dalam video di atas, rekan mentor Darko di Coach's Corner tidak hanya menyoroti cara mencari sinyal entry dari ACAT trading, tapi juga perbandingan teknik ini dengan analisa Chart Pattern. Menurutnya, ACAT trading yang baru disempurnakan dan diuji coba oleh Darko Ali dalam waktu 2 tahun ke belakang ternyata lebih mampu menyajikan frekuensi sinyal yang lebih banyak. Hal ini tentu lebih efektif untuk dimanfaatkan day trader yang biasanya kurang terlalu sabar menunggu sinyal entry.

Menariknya lagi, tak cuma soal frekuensi sinyal, ACAT trading juga dikatakan memiliki profitabilitas yang kurang lebih sama dengan teknik trading Chart Pattern. Sebagai Naked Trader sukses, Darko Ali mengakui bahwa persentase kemenangan dan akurasi tradingnya berkisar antara 60 persen hingga 80 persen. Ia hanya menggunakan Pending Order dalam memasang posisi trading.

 

Kunci Holy Grail Trading

Sadar atau tidak, hampir semua trader pasti pernah berburu yang namanya Holy Grail trading. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan suatu kesempurnaan yang bisa memberikan hasil menguntungkan secara konsisten. Banyak pakar menampik adanya eksistensi sebuah Holy Grail dalam trading, karena strategi sebagus apapun pasti tak bisa memberikan profitabilitas 100% akibat pergerakan pasar yang tak dapat ditebak.

Namun demikian, kunci Holy Grail sebenarnya terletak pada cara trader menguasai dan menerapkan suatu komponen dalam trading. Jadi, Holy Grail bukan terletak pada strategi apa yang digunakan, tapi bagaimana strategi itu dimanfaatkan. Dan menurut para ahli, fokus itu hendaknya tidak ditujukan pada strategi, melainkan aspek-aspek lain yang biasanya dikesampingkan oleh trader pemula. Contohnya adalah psikologi trading dan manajemen risiko.

Dalam hal ini, Darko Ali menganggap bahwa kunci Holy Grail trading ada pada Money Management. Jika trader mengetahui teknik Money Management yang tepat, maka Holy Grail bisa berada dalam genggaman. Salah satu tips yang dibagikannya sebagai Naked Trader sukses adalah jangan melakukan Scaling. Mengapa?

Scaling Dalam Forex(Baca juga: Strategi Money Management Dengan Scaling)

Dalam persepsi Darko Ali, Scaling merupakan teknik Money Management yang kurang menjanjikan terutama untuk trader amatir. Daripada Scaling, ia lebih menyarankan untuk let your profit run. Scaling menurutnya hanya bisa dilakukan di saat-saat tertentu, misalnya menjelang penutupan pasar forex di akhir pekan, bukan dilakukan setiap kali trader mendapat profit sekian pips.

 

80 Persen Sukses Trading Ditentukan Oleh Mindset

Pencapaian karir Darko Ali sebagai Naked Trader sukses tidak diperolehnya dalam waktu singkat. Butuh waktu bertahun-tahun baginya untuk sampai di titik keberhasilannya saat ini. Satu hal yang menandai titik balik dalam karirnya adalah ketika ia sadar bahwa trading itu hanya 20% sistem, sementara 80% sisanya bergantung pada mindset trading.

"Pokoknya bukan terletak pada sistem trading, tapi mindset Anda. Terimalah jika trading adalah permainan probabilitas; bisa kalah bisa menang. Hanya karena Anda kalah, bukan berarti Anda selalu salah... kuasai dulu cara mengatur pikiran Anda sebelum ingin menguasai hal lain dalam hidup," demikian ujar Darko Ali.

Tak lupa, trader yang masih ragu memperdagangkan mata uang kripto ini juga berpesan soal pentingnya konsistensi trading. "Rencana B saya adalah mengikuti Rencana A... dan sebuah strategi minimal harus 70%-80% objektif sehingga Anda bisa mengujnya lewat backtest," tutup Darko Ali.

 

Jika Darko Ali menekankan pentingnya Money Management sebagai kunci Holy Grail, maka lain halnya dengan pembahasan yang disarikan dari Nial Fuller. Ingin tahu lebih lanjut? Anda bisa simak artikel Risk/Reward Ratio Adalah Holy Grail Dalam Trading Forex.

Alumni Sastra Inggris Universitas Negeri Surabaya yang sekarang menjadi pengisi konten artikel di seputarforex.com. Aktif menulis tentang informasi umum mengenai forex, juga terinspirasi untuk mengulas profil dan kisah sukses trader wanita.