George Fontanills, Pakar Trading Options Dengan Risiko Minimal

115311

Trader options ternama George Fontanills punya banyak inspirasi menarik. Salah satunya adalah metode delta neutral yang bisa meminimalisir risiko sekaligus meningkatkan profit.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

George Fontanills adalah trader dan konsultan trading options yang telah mengembangkan metode delta neutral options trading untuk trading options di pasar futures. Dengan metode tersebut, Fontanills merasa bisa "tidur dengan tenang" karena penggunaan options pada pasar futures yang dikombinasikan dengan metode itu mampu meminimalkan resiko dan meningkatkan percepatan perolehan profit.

Teknik tersebut ia namakan optionetic, dan sekarang telah banyak diadopsi trader sebagai teknik trading options paling efektif. "Apa yang saya ajarkan pada mereka, pertama dan yang paling utama adalah pengetahuan tentang karakteristik pasar secara umum, baru kemudian instrumen yang akan mereka tradingkan," kata George Fontanills yang juga menulis buku best seller Trade Options Online dan Option Spreads Made Easy ini. Seperti apakah kisah perjalanan karir sang pakar? Dan bagaimana pula tips yang ia bagikan terhadap para pemula? Ikuti ulasan lengkapnya di bawah ini.

george fontanills


Dari Bisnis Real Estate Ke Trading Futures

George Fontanills adalah lulusan Harvard Business School yang memulai profesinya sebagai akuntan publik sebelum beralih ke bisnis real estate. Setelah pasar real estate ‘mati’, pada tahun 1988 Fontanills bersama beberapa rekannya mulai mengincar bisnis trading di pasar futures. "Anda mungkin tahu pada kurun waktu antara tahun 1986-1988 tingkat suku bunga cukup tinggi dan terus akan merambat naik. Tetap bertahan di bisnis real estate tentu tidak masuk akal. Salah seorang rekan bisnis saya punya usul; daripada menunggu real estate yang tak kunjung bergairah kembali, mengapa kita tidak mencoba sesuatu yang menghasilkan, semacam trading …., ya, saya terjemahkan sebagai beli jika harga kita perkirakan akan naik dan jual jika harga kita perkirakan akan turun. Ya, saya mengerti, itu ide yang bagus,” katanya.

George Fontanills mulai dengan belajar trading short term pada indeks saham dan komoditi, sebelum bersama rekan-rekannya masuk ke pasar futures. "Kita menggaji beberapa trader futures untuk mengelola sejumlah dana patungan kami, dan dalam sebulan hasilnya loss sebesar 10%. Saya tak habis pikir. Ketika saya melihat layar monitor dengan serius, tiba-tiba saya berteriak: Hey, saya akan bisa melakukannya ….” dan ia kemudian mulai mendalami seluk beluk trading dari awal. "Saya harus bisa melakukannya sendiri. Saya telah melihatnya. Ini bisnis yang menjanjikan,” jelasnya.


Pilih Options Karena Ingin Hedging

Ketika mulai sebagai trader harian, George Fontanills sangat disiplin dan berhati-hati dalam menerapkan risk management. Ia menyadari banyak pergerakan harga yang bagus tetapi terlewatkan ketika ia sedang tidak memonitor, biasanya tengah malam ketika sedang istirahat. Hal inilah yang mendorong Fontanills untuk belajar strategi options. "Saya belajar bagaimana menerapkan strategi options dalam trading sehingga saya bisa hedging posisi pada dua arah dan bisa tidur dengan tenang," ungkap Fontanills yang memilih pasar futures karena volatilitasnya cukup tinggi itu. Ia kemudian menambahkan dengan pernyataan berikut: "Memang banyak yang belum mengerti benar mengenai options dan mengira options terlalu kompleks. Tetapi sebenarnya dengan options lebih mudah memperoleh profit."

Untuk semakin mendukung keinginannya mendapatkan peluang dari dua arah pergerakan pasar, George Fontanills kemudian menggagas metode Delta neutral. "Delta neutral dikembangkan dari istilah delta dalam trading options. Artinya, tak peduli pergerakan harga pasar naik atau turun, Anda akan tetap bisa profit. Uniknya lagi, metode Fontanills tersebut tak cuma mengejar peluang profit, tapi juga sebisa mungkin meminimalkan risiko kerugian.

Saat ini, Fontanills aktif trading pada pasar komoditi, emas, minyak mentah dan forex, serta menahan posisinya paling lama 30 hari. Dalam trading, ia tidak mengabaikan faktor fundamental sama sekali. "Saya selalu memperhatikan faktor fundamental karena saya ingin tahu apa yang dipikirkan para pelaku pasar. Biasanya pergerakan harga pasar berlawanan dengan apa yang mereka perkirakan," ucap sang trader sukses.

Apa nasehatnya untuk para trader pemula? "Belajarlah untuk mengetahui apa yang ingin Anda lakukan. Jangan asal masuk pasar hingga Anda over-trading, itu hasilnya pasti buruk. Yang pasti, apapun metode trading yang Anda gunakan, sesuaikan dengan pribadi Anda. Dan yang paling penting batasilah risiko Anda. Cobalah dulu dengan risk management yang Anda gunakan dan lihat berapa lama Anda bisa bertahan. Selalu lakukan evaluasi. Berusahalah untuk selalu konsisten dalam risk management."

 

Satu lagi trader sukses yang berkecimpung di pasar futures adalah Jake Bernstein. Sosok ini rupanya lebih menekankan pada tips penggunaan analisa teknikal agar bisa berhasil mengarungi dunia trading. Anda bisa mendapat informasi selengkapnya tentang tokoh sukses ini di artikel: Jake Bernstein, Pengguna Teknikal Yang Obyektif.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.