Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian 3)

112300

Teori gelombang Elliot adalah salah satu analisa teknikal yang sering digunakan para trader dan analis untuk memprediksi arah gerak trend dengan mengamati siklus pasar.

acy

iklan

Advertisement

iklan

Seperti diketahui, faktor utama agar berhasil menerapkan teori gelombang Elliot dalam trading adalah kemampuan mengidentifikasi gelombang dengan benar. Menurut Elliot pasar selalu bergerak dengan formasi lima gelombang impulsif, diikuti tiga gelombang korektif. Ada tiga aturan utama yang digunakan dalam praktek untuk mengidentifikasi formasi gelombang Elliot dalam sebuah trend seperti berikut:

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

Menurut Elliot, aturan utama di atas mutlak harus dipenuhi. Jika dalam identifikasi lima gelombang impulsif ada yang tidak sesuai dengan aturan tersebut, maka harus dicari titik awal (starting point) lainnya untuk memulai identifikasi dari awal lagi. Di samping itu ada beberapa aturan tambahan yang tidak mutlak harus dipenuhi:

  • kadang-kadang bisa terjadi panjang gelombang ke-5 tidak sampai melampaui gelombang ke-3.
  • gelombang ke-3 adalah yang terpanjang.
  • gelombang ke-2 dan ke-4 sering bergerak retrace sesuai dengan kaidah Fibonacci Retracement.

Dengan identifikasi yang benar, kita bisa mengantisipasi level-level entry dan exit sesuai dengan aturan diatas.


Contoh Penggunaan Teori Gelombang Elliot Dalam Trading

Berikut dicontohkan kita memulai identifikasi uptrend dengan menentukan titik awal gelombang pertama hingga terjadi retrace gelombang ke-2:

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

Untuk menentukan titik entry yang tepat, kita mengacu pada aturan bahwa panjang gelombang ke 2 tidak melampaui awal gelombang pertama, kemudian kita periksa level-level Fibonacci Retracement. Kita bisa menunggu hingga level Fibo Retracement-nya menunjukkan reaksi atau melanjutkan arah uptrend-nya.

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

Dalam hal ini, pada level Fibo Retracement 50%, pergerakan harga kembali ke arah uptrend. Kita bisa entry buy di sekitar level Fibo Retracement 50%-nya.

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

 

Catatan: jika ternyata panjang gelombang ke-2 melampaui titik awal gelombang pertama, maka identifikasi yang telah kita lakukan salah. Berikut contoh lain pada pergerakan harga downtrend:

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

Pada gambar di atas tampak formasi flat pada gelombang korektif A-B-C. Dari formasi candlestick-nya kita tentukan level entry sell serta level stop loss-nya.

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

Catatan: jika ternyata panjang gelombang ke-2 melampaui titik awal gelombang pertama, maka identifikasi yang telah kita lakukan salah. Jika contoh di atas ternyata benar, kemungkinannya bisa sebagai berikut:

Mengenal Teori Gelombang Elliot (Bagian

Karena formasi gelombang yang terjadi pada pergerakan harga pasar riil tidak persis sama dengan teori, maka trader harus sering berlatih untuk membaca formasi gelombang pasar riil guna mendapatkan interpretasi formasi gelombang Elliot yang benar.

Untuk pendalaman materi berikutnya mengenai gelombang Elliot, simak juga artikel 3 Hal Pokok Dalam Trading Dengan Gelombang Elliot atau sampaikan pertanyaan Anda pada kolom komentar.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Fajjar_kck
Ini cocok banget buat konfirmasi sinyal dari indikator atau juga dari strategi lain seperti price action atau chart pattern. Kalau pola harga benar-benar bisa dikatakan punya kecenderungan mengulang pola ini, elliot bisa dijadikan salah satu alat trading untuk meyakinkan posisi entry nih.
Wolverin.trader
minta saran untuk indikator indikator yg cocok digunakan untuk teori ini ???
Fajjar_kck
Sementara ngikuti saran dari artikel ini dengan fibonacci retracement bisa efektif juga. Kalau indikator tren mungkin bisa dipakai waktu memprediksi arah tren selepas gelombang koreksi terjadi kali ya? Kalau indikasinya kuat bisa cukup mengkonfirmasi bentukan tren baru, dan bisa ambil posisi sampai sekiranya gelombang utama berakhir...
Mh. Widyanto
sarannya bagus sekali untuk diterapkan sebagai salah satu strategi trading. di bagian2 sebelumnya sempat bingung karna cara analisanya yang tampak terlalu mudah dan meragukan, tapi karna disini sudah dijelaskan secara detail tentang cara mengenali gelombang yang benar dan bagaimana masuk posisi dari perkiraan arah gelombang berikutnya. strategi ini jadi cukup bisa diandalkan. terutama kalau sudah dilengkapi dengan indikator lain seperti fibonacci dan juga price action. tapi yang masih sedikit membingungkan disini adalah menentukan gelombang mayor dan minor, dan apakah analisa di timeframe yang berbeda perlu dilakukan dengan cara yang berbeda pula?
Hazansidney
kl kt slh identifikasi, kyk pnjng glmbng 2 trnyt melebihi glmbng 1, trus apa yg mst dilakukan slnjtny? apa kita prlu mngidentifikasi ulang glombng itu k jenis yg lain atau glmbng 2 bs lngsng dianggap sbg glmbng 1 utk tren diarah yg kebalikanny?
Martin S
@ wolverin.trader: - karena secara keseluruhan pergerakan harga dianggap trending, maka indikator yang bisa digunakan pada saat terjadinya gelombang utama (1-2-3-4-5) adalah moving averages, ADX, dan juga PSAR (untuk menentukan exit point pada trade jangka panjang). - pada saat terjadi koreksi (gelombang A-B-C) biasanya menggunakan indikator oscillator (RSI, stochastic, CCI) untuk mengamati momentum saat harga kembali trending.
Martin S
@ mh. widyanto: - untuk menentukan gelombang mayor dan minor sepenuhnya dari hasil pengamatan Pak... Kalau nggak bisa pas ya diulangi lagi pengamatannya. Menurut sy memang belajar mengamati gelombang Elliot ini tidak mudah seperti misalnya menerapkan teori Fibonacci. Elliot wave ini jauh lebih kompleks.. Tapi menurut mereka yang sudah bisa menentukan fase gelombangnya dengan benar, trading dengan Elliot wave bisa profitable terutama untuk jangka panjang... - Untuk time frame trading tidak ada pengaruhnya Pak, karena teori Elliot ini berdasarkan teori fractals, atau bisa diurai menjadi bagian yang lebih kecil dan sama persis. Jadi kalau Anda di time frame daily, pola yang sama akan Anda temukan di time frame 4 hour, dan pola-pola yg membentuk pola di time frame 4 hour tsb bisa Anda temukan di time frame 1 hour, dan seterusnya.....
Martin S
@ hazansidney: - kalau salah? ya harus identifikasi ulang. Bentuk gelombang Elliot harus seperti itu. - bisa saja gelombang 2 Anda anggap sebagai gelombang 1 (Anda mulai menghitung dari yang semula gelombang 2 sebagai gelombang 1 sekarang), tetapi kalau pola kelanjutannya tidak sama dengan pola gelombang Elliot, maka harus dicari ulang polanya, atau mulai dengan pengamatan ulang sampai ketemu pola yang benar-benar seperti polanya Elliot itu. Menurut sy teori gelombang Elliot ini memang kompleks dan tidak semudah yg kita bayangkan. Hanya dengan sering berlatih maka kita akan bisa memahami.....
Nandita
Kalo selevel master Martin saja masih merasa kompleks.. gimana dengan kita-kita yang masih pemain baru? Kira-kira ada tambahan indi apa ya.. yang bisa kita jadikan panduan melihat gerakan gelombang per gelombangnya?

Karena terus terang kalo cuma modal ketelitian mata.. suka subyektif. Jadi kayaknya butuh bantuan suatu indikator untuk memastikan itu suatu gelombang atau cuma riaknya saja.
Martin S
@ nandita:
- Untuk memprediksi habisnya gelombang ke 3 bisa menggunakan Fibonacci expansion. Penjelasannya bisa dibaca di: Menggunakan Level Ekspansi Fibonacci
- Indikator untuk Elliot Wave di platform Metatrader dulu pernah ada, tapi sy nggak tahu akurasinya. bisa ditelusuri disini.
Apipudin
salam kenal, saya berkeinginan utk mempelajari dan sdh dalam pembelajaran meski sekedar membaca dan memahami pengetahuan diartikel ini...
bagaimana menentukan posisi entry dan close nya ya mr. Martin S?
Martin S
@ Apipudin:
Untuk entry Anda harus bisa menentukan saat dimulainya gelombang, misal saat berakhirnya gelombang 1 dan dimulainya gelombang ke 2, dan Anda bisa open sell pada level yang Anda perkirakan sebagai awal gelombang ke 2 tersebut. Atau saat berakhirnya gelombang 2 dan dimulainya gelombang ke 3, dan Anda bisa open buy pada level yang Anda perkirakan sebagai awal gelombang ke 3 tersebut, dst.

Bagi setiap trader level penentuan awal dan akhir gelombang bisa bebeda, tergantung dimana Anda mengambil patokan gelombangnya.

Untuk exit (close) Anda harus bisa menentukan saat berakhirnya gelombang, misal sebelumnya Anda punya posisi buy saat gelombang 1, dan Anda telah memperkirakan level saat berakhirnya gelombang 1 tersebut, Anda bisa pasang take profit pada level yang Anda perkirakan sebagai akhir gelombang 1 tersebut.

Semua penentuan perkiraan awal dan akhir gelombang bisa dibantu dengan Fibonacci retracement dan Fibonacci expansion. Untuk entry dan exit bisa dibantu dengan analisa price action yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal.

Sebagai informasi tambahan bisa Anda baca:
3 Hal Pokok Dalam Trading Dengan Gelombang Elliot
Menggunakan Elliot Wave dalam Trading Forex
Andry
RSI dan ZigZag sangat membantu. Itu pengalaman pribadi saya.Set RSI (14) ,ZigZag (24,5,3) dan ZigZag (120,5,3).
Kami menemukan Wave 2 70% FR 61,8 dan Wave 4 75% FR 38,2.
Saat Wave 2 selesai, maka pastikan Wave 3 Bearish dimulai saat RSI overbought dan 2 ZigZag bertemu di atas Wave 3 Bullish dimulai saat RSI oversold dan 2 ZigZag bertemu di bawah.
Saat Wave 4 selesai, maka pastikan Wave 5 Bearish dimulai saat RSI overbought dan 2 ZigZag bertemu di atas Wave 5 Bullish dimulai saat RSI oversold dan 2 ZigZag bertemu di bawah.

Martin S
@ Andry:
Terima kasih atas sharingnya. Mungkin bisa diberikan contohnya agar bisa diikuti para pembaca..