Antara Fundamental dan Teknikal (1)

  By: Rachmat   View: 11902    Analisa Fundamental  

Dalam Perdagangan Valas online ini, Ada dua teknik analisis yang biasa dipakai oleh trader untuk mengetahui dan memprediksi pergerakan harga suatu instrumen finansial. Analisis tersebut adalah Analisis Fundamental dan Analisis Teknikal.

antara fundamental dan teknikal

Sebuah Gambaran Tentang Analisa Fundamental

Faktor-faktor fundamental memberi dampak yang cukup besar terhadap pergerakan  mata uang.
Suku bunga dan inflasi berhubungan langsung. Untuk setiap negara suku bunganya berbeda-beda dan ditentukan oleh institusi keuangan masing-masing.

Eropa diwakili ECB (European Central Bank), Amerika diwakili Federal Reserve, Jepang diwakili BoJ (Bank of Japan), Inggris diwakili BoE (Bank of England), Switzerland diwakili SNB (Swiss National Bank) dan yang lainnya.

Jika bank sentral sebuah negara menurunkan suku bunga, artinya suku bunga untuk pinjaman akan turun harga. Pengukuran ini akan menuntun kepada tingginya serapan pinjaman, sampai ke tingginya konsumsi. Sementara tinggi dan murahnya suplai uang akan menuntun kepada menurunnya kekuatan mata uang lokal terhadap mata uang lainnya. Dapat disimpulkan bahwa menurunkan suku bunga disebuah negara bisa berdampak negatif kepada mata uangnya.

Kasus lainnya ketika bank menaikkan suku bunga, suplai uang menurun, uang yang tersedia berkurang, mayoritas orang memilih menempatkan uangnya di bank agar mendapat untung dari tingginya suku bunga. Artinya naiknya suku bunga berdampai positif terhadap mata uang dan memperkuatnya.

Sebutlah dibeberapa negara inflasi lebih tinggi dibanding suku bunga. Artinya merupakan ide buruk jika menaruh uang dibank karena inflasi akan memakan daya beli uang. Ini adalah skenario fatal bagi ekonomi negara itu. Akan lebih fatal jika suku bunga setara dengan inflasi. Di jangka panjang akan menyebabkan tingginya penurunan nilai mata uang dan berdampak buruk kepada mata uang lokal. Variasi ideal untuk perekonomian adalah jika persentase suku bunga melebihi persentasi inflasi.

Fundamental memperhitungkan berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi suatu negara, kebijakan ekonomi, baik makro ataupun mikro. Dari sisi makro, dapat diketahui kondisi ekonomi negara tersebut, apakah masih sehat atau tidak. Sedangkan dalam skala mikro, analisis fundamental digunakan untuk mengetahui valuasi suatu instrumen finansial, berapa nominal harga yang layak bagi suatu mata uang, saham, atau komoditas tertentu.

Pada prinsipnya, suatu analisis fundamental digunakan untuk mengetahui apakah suatu harga OVERVALUED (mahal) atau UNDERVALUED (murah)

Sebuah Gambaran Tentang Analisa Tekhnikal

Teknikal adalah  membuat perkiraan-perkiraan tentang masa depan berdasarkan situasi atau kondisi saat ini. Perkiraan tersebut membantu kita untuk mengantisipasi apa yang mungkin terjadi. Misalnya, jika kita melihat mendung yang gelap pada puncak musim hujan, tentunya kita tidak akan keluar rumah tanpa mempersiapkan diri untuk menghadapi hujan lebat bukan?

Berdasarkan analogi tersebut, dapat disimpulkan bahwa mekanisme analisa teknikal persis dengan perkiraan cuaca. Caranya sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh semua orang. Seseorang mungkin tidak membutuhkan data lain untuk melakukan perkiraan selain melihat ke langit dan mengenali tanda-tanda dan kebiasaan sebelum turunnya hujan.

Analisa Teknikal juga demikian, hanya membutuhkan grafik sebagai satu-satunya sumber data untuk menganalisis perilaku pasar dan menghasilkan perkiraan selanjutnya.

Banyak istilah dalam definisi analisa teknikal yang mungkin Anda temukan. Misalnya; analisa teknikal sebagai studi terhadap harga, studi terhadap perilaku pasar, terhadap grafik atau terhadap pola-pola harga.

Dengan tujuan untuk mengenali tren atau mencari peluang entry dan exit atau untuk memaksimalkan keuntungan. Tetapi tentu, Anda sendiri sadar bahwa perbedaan tersebut hanya sebatas penggunaan istilah yang berujung pada maksud yang sama. Pada intinya, analisa teknikal merupakan analisis terhadap perilaku pasar untuk mencari peluang-peluang transaksi.

Disisi lain Analisis Teknikal adalah teknik yang menganalisa fluktuasi harga dalam rentang waktu tertentu atau dalam hubungannya dengan faktor lain misalnya volume transaksi. Karena itu Analisis Teknikal banyak menggunakan grafik. Dari pergerakan tersebut akan terlihat pola tertentu yang dapat dipakai sebagai dasar untuk melakukan pembelian atau penjualan.  Dan  Analisis Teknikal digunakan untuk menentukan apakah suatu harga mata uang sudah OVERBOUGHT (jenuh beli) atau OVERSOLD (jenuh jual)

Idealnya, anda harus menguasai kedua teknik analisis ini. Hal ini sebenarnya merupakan pilihan. Ada yang lebih senang menggunakan Analisis Fundamental, ada pula yang lebih menyukai Analisis Teknikal. Keduanya bisa saling melengkapi sehingga tidak jarang banyak orang menggunakan keduanya sekaligus.

Mana yang Lebih Manjur? Fundamen atau tekhnikal ?

Menurut penulis kedua duaanya penting, Hanya saja tergantung dari trader tersebut. Apakah akan melakukan analisa / trade berdasarkan fundamental  atau  teknikal? Atau justru memadukan kedua-duanya?

(bersambung)

Antara Fundamental dan Teknikal (2)

Antara Fundamental dan Teknikal (3)

Antara Fundamental dan Teknikal (4)

Antara Fundamental dan Teknikal (5)

Antara Fundamental dan Teknikal (6)






SHARE:

SHARE:

 
Komentar: 5