OctaFx

iklan

Strategi Trading Dengan Scalping - Bagian 6

107126

Sebagai kelanjutan dari strategi scalping, pada bagian ini akan dibicarakan periode waktu trading yang cocok bagi scalper. Sebagian scalper menyukai kondisi pasar yang choppy dan tanpa arah yang jelas atau ngacak, sementara yang lain lebih suka pada kondisi pasar dengan arah pergerakan yang jelas dan kuat serta volatilitas tinggi. Walau kedua gaya tersebut sama-sama profitable, namun

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Sebagai kelanjutan dari strategi scalping, pada bagian ini akan dibicarakan periode waktu trading yang cocok bagi scalper. Sebagian scalper menyukai kondisi pasar yang choppy dan tanpa arah yang jelas atau ngacak, sementara yang lain lebih suka pada kondisi pasar dengan arah pergerakan yang jelas dan kuat serta volatilitas tinggi. Walau kedua gaya tersebut sama-sama profitable, namun periode waktu untuk masing-masing kondisi pasar tersebut berbeda. Scalper sejati tidak menahan posisi tradingnya terlalu lama dan hampir tidak menerapkan money management dengan rinci, oleh sebab itu scalper selalu berusaha mencari periode waktu yang choppy atau saat-saat tertentu dimana volatilitas pergerakan suatu mata uang sangat tinggi, guna memperoleh manfaat dalam waktu singkat. Berikut periode waktu trading yang sering dimanfaatkan para scalper:

                             Strategi Trading Dengan Scalping -

Jam 7:00 s/d 8:00 a.m EST ( Jam 19:00 s/d 20:00 WIB) :
Periode waktu ini adalah ketika pasar Eropa bergerak choppy pada saat trader bersiap-siap masuk ke pasar New York pada jam 8:00 a.m EST. Walaupun pasar London dan Frankfurt masih buka, tetapi likuiditasnya jauh berkurang seiring dengan volume perdagangan yang menyusut. Rilis data ekonomi Eropa yang penting telah usai pada jam-jam ini (biasanya dirilis sekitar jam 4 a.m) dan para trader memilih keluar dari pasar sambil menyiapkan strategi lebih lanjut untuk menyambut para pemain Amerika.

Para scalper yang suka pada kondisi choppy biasanya masuk pasar pada periode waktu ini. Dengan kondisi pasar yang choppy dan cenderung agak sepi, scalper bisa menerapkan strategi trading dengan memanfaatkan fluktuasi dua arah yang relatif stabil. Hasilnya cukup efektif dan konsisten selama tidak ada breaking news atau kejadian yang tidak terduga yang bisa mempengaruhi pasar. Mendekati rilis berita fundamental penting Amerika Serikat atau Canada (biasanya jam 8:30 a.m EST), pasar bisa saja bergerak dengan volatilitas tinggi sebagai antisipasi berita yang akan dirilis (pre-news release). Scalper sudah hafal pola pergerakan harganya, biasanya pasar membentuk pola segitiga (triangle), dan mereka akan trading dengan membuka posisi pada range harga didalam segitiga tersebut. Berdasarkan kaidah sifat pola segitiga (triangle chart pattern), harga akan break dengan kuat saat rilis berita penting tersebut.

Jam 8:00 s/d 10:00 a.m EST ( Jam 20:00 s/d 22:00 WIB) :
Periode waktu ini sangat beresiko tinggi bagi scalper pemula yang belum berpengalaman. Pada jam-jam ini pasar New York, London dan Frankfurt semua aktif dan beberapa data ekonomi penting biasanya dirilis pada periode waktu ini. Sepanjang periode waktu ini pasar sangat likuid dan volatile sehingga diperlukan teknik dan strategi scalping yang sudah teruji untuk bisa bermain seirama dengan fluktuasi harga pasar.

Pada time frame rendah (5 menit atau 1 menit) trend selalu berubah-ubah dengan cepat dan tajam, biasa disebut dengan micro trends (karena terjadi pada time frame rendah). Untuk bisa mengantisipasi perubahan tersebut dengan cepat dan tepat, scalper mesti menguasai analisa teknikal secara detail dengan kemampuan applikasi yang tinggi. Scalper yang sudah mahir dan berpengalaman tentu akan memilih untuk trading pada periode waktu ini. Selain terdapat banyak kesempatan membuka posisi, profit yang dihasilkan juga cukup memadai. Scalper akan membuka dan menutup posisi tradingnya seirama dengan trend, dan jika kondisi pasar sedang bagus mereka menerapkan trailing stop pada sebuah posisi sambil membuka posisi baru.

Jam 3:00 s/d 7:00 p.m EST ( Jam 3:00 s/d 7:00 WIB) :
Periode ini bisa dibagi menjadi 2 bagian, yaitu antara jam 3:00 s/d 5:00 p.m EST dimana sebagian bank di Amerika Serikat masih buka, dan antara jam 5:00 s/d 7:00 p.m EST, waktu trading yang paling sepi. Hampir semua pasar utama telah tutup, dan walaupun masih dalam waktu trading tetapi aktivitasnya telah jauh berkurang. Scalper yang menyukai pergerakan pasar yang lambat dan tenang biasanya memulai aktivitas tradingnya pada periode waktu ini. Mereka mengambil keuntungan dari fluktuasi harga pasar yang tanpa arah dengan range kecil. Pada jam-jam ini cocok untuk menerapkan robot disamping trading cara manual. Dengan robot bisa diperoleh hasil trading yang relatif cepat dengan resiko yang rendah.

Bagi scalper yang menyukai kondisi pasar agak volatile bisa trading pada jam 3:00 s/d 5:00 a.m EST, sementara yang suka kondisi choppy akan masuk pada jam berikutnya. Sebenarnya cukup sulit untuk membuka dan menutup posisi pada kondisi pasar seperti ini. Scalper menyiasatinya dengan membuka beberapa posisi trading dan segera menutupnya (multiple trades) secara berturut-turut dalam waktu yang sangat singkat.

Sumber : www.forextraders.com

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.