OctaFx

iklan

Profil Penulis : Yodik Prastya

Seorang trader sejak 2012 yang mempunyai hobi menulis. Suka membahas serunya persaingan ekonomi antar negara dengan sebuah tulisan. Aktivitas trading menggunakan Price Action dan rumor fundamental saja. Karena trading itu memang simpel.
Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Konten Oleh Yodik Prastya

Perdebatan mengenai sifat Bitcoin sebagai safe haven mendapat kontribusi dari Tom Lee, yang setuju dengan wacana tersebut. Ia juga memprediksi jika harga Bitcoin akan menguat sampai akhir 2019.


Ripple dituduh menyebarkan info yang menyesatkan untuk mengangkat nilai XRP, dan merugikan beberapa investor. Seperti apa berita selengkapnya?


Rencana pengaturan kripto di India tidak disambut baik oleh komunitas kripto lokal. Mulai dari timbulnya batasan hingga ketidaktahuan pembuat regulasinya, menjadi pemicu polemik ini.


Dilihat dari korelasinya dengan ketegangan global, harga Bitcoin cenderung selaras dengan aset safe haven seperti emas. Benarkah ini membuat Bitcoin memiliki karakteristik safe haven?


Walaupun Altcoin terus menjamur dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin semakin kokoh di puncak mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.


Meski sudah berstatus sebagai salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Coinbase masih berupaya menambah daftar kripto mereka dengan DSH, ALGO, dan 6 aset lainnya.


Pemerintah Brazil menetapkan pajak untuk setiap transaksi mata uang kripto yang dilakukan warganya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyalahgunaan kripto.


Menurut Peter Tchir, Bitcoin akan menguat setiap kali ketegangan antara AS dan China meningkat. Hubungan keduanya bahkan bisa menjadi petunjuk awal yang dimanfaatkan investor.


Walaupun penggunaan kripto belum dilegalkan di Iran, pemerintah negara tersebut kini telah mengakui aktivitas penambangan kripto sebagai kegiatan industri.


CEO Ripple mengaku cukup was-was dengan kemunculan Libra Facebook, karena bisa menyebabkan perubahan aturan kripto yang semakin ketat.