Advertisement

iklan

12-13 Februari 2020: RBNZ Meeting, Testimoni Powell 2, Stok Minyak AS

Data dan peristiwa berdampak hari ini: testimoni Powell Fed hari kedua, RBNZ meeting, stok minyak AS, dan pidato Harker Fed. Besok ada pidato Orr RBNZ, Lowe RBA, dan Poloz BoC.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Rabu, 12 Februari 2020:

Data yang dirilis oleh Westpac Banking Corporation ini sering disebut juga dengan Westpac-Melbourne Institute Consumer Confidence. Indeks dibuat berdasarkan survei terhadap 1200 konsumen mengenai kondisi perekonomian Australia di waktu yang akan datang, kondisi tenaga kerja, dan iklim bisnis. Indeks ini adalah indikator awal untuk pengeluaran konsumen.

12-13 Februari 2020: RBNZ Meeting,

Bulan Januari lalu, indeks kepercayaan konsumen berada pada angka 93.4, turun 1.8% dibandingkan bulan sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan 94.7, dan menjadi yang terendah dalam 3 bulan terakhir. Penurunan tersebut disebabkan oleh merosotnya indeks ekspektasi kondisi ekonomi untuk setahun hingga 5 tahun mendatang.

Untuk bulan Februari 2020, diperkirakan indeks akan turun menjadi 94.3. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan AUD.

 

  • Jam 08:00 WIB: hasil meeting RBNZ: pengumuman suku bunga bulan Februari 2020 dan Statement kebijakan moneter (Berdampak tinggi pada NZD).

Gubernur RBNZ menentukan suku bunga acuan atau yang lazim disebut Official Cash Rate (OCR) setelah berkonsultasi dengan beberapa bankir senior dan para penasehatnya. Suku bunga RBNZ dijadwalkan rilis 8 kali dalam setahun.

12-13 Februari 2020: RBNZ Meeting,

Sepanjang tahun 2016, RBNZ telah memangkas OCR sebanyak 3 kali. Pemotongan suku bunga pertama yang sebesar 0.25% ke +2.25% terjadi pada bulan Maret, dan disebabkan oleh ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global khususnya China, ekspektasi inflasi Selandia Baru yang cenderung turun, serta masih lemahnya harga komoditi terutama susu.

Pemangkasan kedua terjadi di bulan Agustus 2016. RBNZ kembali menurunkan suku bunga sebesar 0.25% ke +2.00%, karena tingkat inflasi dan harga produk susu yang masih rendah. Pada bulan November 2016, suku bunga dipotong untuk yang ketiga kalinya. Pemangkasan sebesar 0.25% ke +1.75% itu diakibatkan oleh inflasi yang masih rendah dan apresiasi mata uang NZD. Tingkat suku bunga ini adalah yang terendah sejak tahun 1985.

Kemudian pada bulan Mei 2019, RBNZ kembali memangkas OCR sebesar 0.25% ke level +1.50%, untuk mendukung tingkat inflasi dan pasar tenaga kerja di tengah perlambatan ekonomi global.

Pada meeting terakhir 13 November lalu, RBNZ mempertahankan OCR pada level +1.00%, tak memenuhi perkiraan pasar untuk pemangkasan suku bunga sebesar 0.25% menjadi +0.75%. Statement menyebutkan bahwa bank sentral akan memonitor perkembangan setelah menambah stimulus, dan akan bertindak lebih lanjut jika diperlukan. Tingkat suku bunga akan dipertahankan pada level rendah dalam waktu lama hingga mencapai inflasi yang sesuai target.

Data terakhir menunjukkan inflasi kuartal keempat 2019 +0.5%, terendah sejak kuartal pertama. Sementara itu, tenaga kerja kuartal keempat stagnan atau 0.0%, terendah sejak kuartal pertama. GDP kuartal ketiga 2019 adalah +0.7%, tertinggi sepanjang tahun 2019.

Pada meeting bulan Februari 2020 ini, pasar memperkirakan RBNZ akan mempertahankan suku bunga pada level +1.00%. Jika RBNZ memangkas OCR dan Statement dianggap dovish, maka NZD akan cenderung melemah. Statement kebijakan moneter bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 09:00 WIB: konferensi pers RBNZ yang dihadiri gubernur Adrian Orr (Berdampak tinggi pada NZD).

Konferensi pers Adrian Orr bisa dipantau secara live di sini.

 

  • Jam 20:30 WIB: pidato anggota FOMC Patrick Harker (Berdampak medium pada USD).

Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia yang juga anggota FOMC, Patrick Harker, dijadwalkan berbicara di Pennsylvania mengenai outlook ekonomi. Isi pidato Harker bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 22:00 WIB: testimoni hari kedua ketua The Fed Jerome Powell di hadapan Senate Banking Committee, di Washington DC (Berdampak tinggi pada USD).

12-13 Februari 2020: RBNZ Meeting,

Pada hari kedua testimoni, Jerome Powell akan menyampaikan laporan kebijakan moneter The Fed di hadapan Senate Banking Committee di Washington DC. Testimoni terdiri dari dua bagian, yaitu penyampaian pernyataan yang telah disiapkan, dan sesi tanya jawab oleh komite.

Pada testimoni hari pertama di hadapan House Financial Services Committee kemarin, Powell mengatakan kebijakan moneter saat ini akan mendukung pertumbuhan, pasar tenaga kerja, dan tingkat inflasi. Selain itu, The Fed akan memantau dengan ketat penyebaran virus Corona yang terjadi di China, yang dikhawatirkan berdampak terhadap perekonomian global termasuk AS.

Jika secara keseluruhan pernyataan Powell dianggap hawkish, maka USD akan cenderung menguat. Namun jika dianggap dovish, maka USD akan cenderung melemah. Acara testimoni Powell bisa dipantau secara live di sini, dan isi testimoninya bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 22:30 WIB: data persediaan minyak untuk industri di AS per 7 Februari 2020 (Berdampak medium-tinggi pada WTI/USD dan CAD).

Data yang disebut juga dengan Crude Stocks atau Crude Levels ini dirilis tiap minggu oleh Energy Information Administration (EIA) AS, dan mengukur perubahan jumlah persediaan minyak mentah (dalam satuan barel) untuk industri di AS.

Meski indikator ini dirilis oleh AS, tapi bisa berdampak juga pada CAD mengingat impor sebagian minyak mentah AS berasal dari Kanada. Indikator ini juga akan mempengaruhi harga minyak di AS dan akan berdampak pada tingkat inflasi.

12-13 Februari 2020: RBNZ Meeting,

Minggu lalu, persediaan minyak untuk industri bertambah 3.36 juta barel, lebih tinggi dari perkiraan bertambah 2.90 juta barel, tetapi lebih rendah dari minggu sebelumnya yang bertambah 3.55 juta barel. Untuk minggu ini, persediaan minyak diperkirakan bertambah 3.10 juta barel.

Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung melemah karena diasumsikan permintaan akan berkurang. Namun jika lebih rendah dari perkiraan, maka harga WTI/USD akan cenderung menguat karena diasumsikan permintaan akan meningkat.

Perlu diketahui, persediaan minyak di AS hanya salah satu faktor yang menggerakkan harga minyak dunia. Yang paling berdampak adalah kebijakan negara-negara penghasil minyak mengenai kuota produksi, pernyataan pejabat negara penghasil minyak, dan situasi politik di Timur Tengah. Rilis data persediaan minyak di AS tidak bisa dipastikan akan selalu mempengaruhi harga minyak dunia.

Baca juga: Harga Minyak Coba Menguat, Pasar Nantikan Terobosan OPEC

 

Kamis, 13 Februari 2020:

  • Jam 02:10 WIB: testimoni gubernur RBNZ Adrian Orr (Berdampak tinggi pada NZD).

Adrian Orr dijadwalkan mengadakan testimoni mengenai kebijakan moneter di hadapan Finance and Expenditure Select Committee di Wellington. Isi testimoni Adrian Orr bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 07:00 WIB: pidato gubernur RBA Philip Lowe (Berdampak tinggi pada AUD).

Philip Lowe dijadwalkan berbicara dalam panel diskusi Australia-Canada Economic Leadership Forum di Melbourne. Isi pidato Lowe bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 07:00 WIB: pidato gubernur BoC Stephen Poloz (Berdampak tinggi pada CAD).

Stephen Poloz dijadwalkan berbicara dalam panel diskusi Australia-Canada Economic Leadership Forum di Melbourne. Isi pidato Poloz bisa dibaca di sini.

 

Keterangan: Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Arsip Analisa By : Martin
291976

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone