Advertisement

iklan

IPO Yelooo Integra Datanet, Menyusul Kesuksesan Emiten Start-up?

285573

Menyusul kesuksesan emiten start-up lain di bursa, prospek IPO Yelooo Integra Datanet (produsen modem rental Passpod) nampak terpetakan dengan rapi.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

Pada akhir bulan ini, tepatnya 29 Oktober 2018, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut satu anggota emiten lagi yang merupakan perusahaan rintisan atau start-up, yaitu PT Yelooo Integra Datanet Tbk. Perusahaan ini lebih dikenal dengan merek produk modem rentalnya, Passpod.

Di tengah dorongan BEI untuk mengajak perusahaan-perusahaan rintisan menjadi perusahaan terbuka, rencana Passpod untuk melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) tentu merupakan kabar baik. Manajemen BEI mengupayakan segala cara untuk memberikan karpet merah pada perusahaan rintisan.

Telah ada beberapa perusahaan rintisan yang terlebih dahulu mencicipi fundraising dari pasar modal. Sebut saja PT Kioson Komersial Indonesia Tbk atau KIOS yang merupakan start-up pertama di bursa saham. Pada semester I/2018, penjualan emiten dengan sandi KIOS tersebut melonjak 2,575.5% (yoy), dengan laba bersih positif Rp4.76 miliar dari rugi Rp5.88 miliar pada semester I/2017.

Emiten start-up Grup Kresna menyusul IPO satu bulan kemudian, PT M Cash Integrasi Tbk atau MCAS mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 287.5% pada semester I/2018 (yoy), dengan kenaikan laba bersih yang juga cukup signifikan, yaitu mencapai 108.7%.

Baru-baru ini, per 12 Juli 2018, entitas anak MCAS yaitu PT NFC Indonesia Tbk (kode saham NFCX) pun ikut unjuk gigi di bursa saham. Penjualan semester I/2018 perseroan melonjak 1,475.5% (yoy), sedangkan laba bersih perseroan tercatat mencapai Rp2.54 miliar setelah pada semester I/2017 membukukan rugi Rp70.3 miliar.

 

Prospek IPO Yelooo Integra Datanet

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan Yelooo Integra Datanet, pada tahun lalu perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7.68 miliar. Pada tahun ini, perseroan menargetkan dapat membukukan pendapatan sebesar Rp4.22 miliar.
Meski pendapatan tahun ini diprediksi lebih rendah, manajemen Yelooo Integra Datanet menargetkan laba bersih 2018 dapat mencapai Rp475 juta, atau meningkat 23.9% dibandingkan laba periode berjalan yang dikantongi perseroan pada tahun lalu.

Kinerja Passpod (dalam Juta Rupiah)

Kinerja Yelooo Integra Datanet - Passpod

Manajemen Passpod menyampaikan, perseroan optimistis dengan pertumbuhan di tahun-tahun mendatang, atau setelah IPO dilaksanakan. Dengan dana IPO, perseroan dapat lebih leluasa melakukan ekspansi yang menghasilkan ceruk-ceruk pendapatan baru.

Yelooo Integra Datanet mengumumkan akan melepas sebanyak-banyaknya 130 juta lembar saham biasa atau setara 34.21% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan Penawaran Umum perdana saham perseroan. Saham yang ditawarkan tersebut akan memiliki harga penawaran Rp250-Rp 375,-. PT Sinarmas Sekuritas dalam hal ini bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

"Melalui jumlah di atas, kami menargetkan dana terkumpul sekitar Rp 40 miliar. Setelah dikurangi biaya-biaya emisi, dana ini rencananya akan kami alokasikan untuk pengembangan bisnis, research and development (R&D) aplikasi, dan modal kerja dalam bentuk penambahan unit modem serta power bank," kata Direktur Utama Passpod Hiro Whardana, dalam paparannya di Jakarta, Rabu (3/10).

Guna pengembangan bisnis, Yelooo Integra Datanet mengalokasikan dana IPO yang cukup besar, yaitu 68.10% untuk pengadaan billing management system dan perangkat SIM bank. Sedangkan sebesar 3.69% digunakan untuk research and development (R&D) aplikasi berupa penambahan beragam fitur. Adapun sisa dana sebesar 28.21% akan digunakan untuk modal kerja berupa pembelian modem dan power bank.

 

Pesaing dan Ekspansi Bisnis Passpod

Fakta menarik tentang Yelooo Integra Datanet adalah saat ini perseroan belum memiliki banyak kompetitor di tingkat nasional. Hanya ada 6 pemain bisnis sejenis. Passpod mengambil positioning untuk menjadi pioneer yang menciptakan infrastruktur digital berupa aplikasi, untuk mengeruk pendapatan dari pasar yang sama.

Bisnis rental modem Passpod pada akhirnya menjadi pondasi dari banyak pilar bisnis lain. Misalnya, pelanggan A yang menyewa modem Passpod untuk mengunjungi Singapura, maka aplikasi Passpod menawarkan tiket atraksi yang dapat dibeli pelanggan A di negara tersebut.

Passpod

Yelooo Integra Datanet memiliki tiga segmen usaha, yaitu bidang travel services, AI & big data, dan global connectivity. Menurut laporan Mastercard Future of Outbound Travel in Asia Pacific 2016-2021, Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan outbound travel terbesar di Asia, yaitu sebesar 8.6% per tahun, setelah Myanmar sebesar 10.6%, dan Vietnam 9.5%.

Secara umum, Passpod memiliki fundamental yang menjanjikan, yang didukung oleh pasar yang terus tumbuh besar. Dalam waktu dekat, Passpod pun akan melebarkan sayapnya ke lima negara di Asia Tenggara. Bagi investor yang memiliki passion di dunia digital dan percaya dengan pertumbuhan dunia pariwisata, maka saham Yelooo Integra Datanet dapat menjadi opsi portofolio yang pantas dikoleksi.

Arsip Analisa By : Alia Tarmizi

Penulis lepas bidang saham yang juga merupakan investor pasar modal. Selain itu, Alia merupakan pemerhati aksi korporasi emiten. Penulis sudah berkecimpung lebih dari 3 tahun dalam tulis-menulis sektor ekonomi dan update terhadap isu-isu nasional.