Ulasan Saham 08 Agustus: Menu Trading Saham Hari Ini

289582

Bagaimana pergerakan IHSG setelah tensi AS-China yang sangat memanas tiga hari lalu? Data penting apa yang akan rilis hari ini? Simak pula saham-saham pilihan menarik lainnya.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

IHSG View

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merespon data cadangan devisa Indonesia di bulan Juli yang berada di angka 125.9 miliar USD, naik 2.1 miliar USD dari bulan sebelumnya. Ketegangan antara AS-China sedikit memudar dan memberikan ketenangan bagi investor untuk melakukan trading. Pada (08/08) IHSG naik +1.38% ke level 6,204.

Beberapa sektor yang mendorong kenaikan IHSG bisa lihat di bawah ini:

 

Macro View

Bagi analis Goldman Sachs Group Inc, reli harga emas ke atas 1,500 USD hanyalah permulaan. Analis bank tersebut meramal harga emas yang kini sudah berada di level tertinggi enam tahun akan melonjak ke level 1,600 USD per troy ounce dalam enam bulan ke depan. Penyebabnya, investor memburu aset-aset teraman. Buramnya outlook perekonomian global, yang dipicu oleh memanasnya ketegangan perang dagang antara AS dan China, mendongkrak pesona emas sebagai alat investasi lindung nilai terhadap guncangan finansial.

Daily Outlook: Hari ini ada rilis data balance of trade China di bulan Juli, serta retail sales Indonesia di bulan Juni. Jika data China jauh di bawah estimasi, maka peluang China untuk kembali melemahkan nilai mata uangnya terhadap USD guna mempertahankan barang murah (eskpor) sangat terbuka, artinya apa?

Waspada saja, karena market akan kembali terdampak oleh kebijakan mata uang tersebut. Sementara CNBC (08/08) melaporkan bahwa mata uang China berada pada level terendahnya sejak April 2008 di angka 7.0039. Trader perlu sangat berhati-hati. 

Berita Emiten

  • Pendapatan bersih perusahaan jasa pertambangan batubara Delta Dunia Makmur (DOID) selama semester I 2019 masih bisa tumbuh 13,23% year on year (yoy) menjadi 435.35 juta USD. Meskipun begitu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersihnya menyusut lebih dari empat kali lipat menjadi 4.07 juta USD.
  • Sumber Energi Andalan (ITMA) berencana mengembangkan bisnisnya ke bisnis pembangkit listrik. Diversifikasi ini akan menambah portofolio bisnis perusahaan yang selama ini di bidang jasa konsultan pertambangan.

 

Teknikal

Ulasan Saham 08 Agustus: Menu Trading

Indeks Overall Trend Short Term: Konsolidasi

Price: Konsolidasi-Naik

Volume: Rebound

Signal: Bullish

Daily Expectation: Menguat Terbatas, uji resistance terdekat dan berusaha bertahan di MA200.

Range IHSG: 6,150 – 6,260

Prediksi: Bullish

 

Saham-Saham Pilihan

1. Indofood Sukses Makmur (INDF)

Last Price: 7,200

Volume beli meningkat dan memberikan sinyal buy di jangka pendek. Harga saat ini di sekitar Bollinger Bands. Target penguatan 7300-7550.

Action: Hold

  • TP: 7,300 dan 7,550
  • Support: 6,975
  • Cut Loss: 6,900
  • Area Buy: 6,975-7,050

 

2. Bank CIMB Niaga (BNGA)

Last Price: 1,060

Volume meningkat pada (07/08), harga bertahan di area support. RSI dan Stochastic jenuh jual. Potensi rebound jangka pendek.

Action: Spec Buy

  • TP: 1,090 dan 1,130
  • Support: 1,020
  • Cut Loss: 1,000
  • Area Buy: 1,020-1,040

 

3. Indosat (ISAT)

Last Price: 3,360

Secara umum tren bullish dan bergerak di upper band Bollinger Bands, RSI 73%. Potensi melanjutkan kembali penguatan.

Action: Hold

  • TP: 3,420 dan 3,450
  • Support: 3,120
  • Cut Loss: 3,000
  • Area Buy: 3,120-3,150

 

4. Dewata Freight International (DEAL)

Last Price: 1,275

Harga berada di upper band bollinger bands. RSI dan stochastic rebound dan belum menunjukkan sinyak overbought. macd berpotensi golden cross (GC).

Action: Hold

  • TP: 1,295 dan 1,360
  • Support: 1,175
  • Cut Loss: 1,100
  • Area Buy: 1,175-1,200
Arsip Analisa By : Aditya Putra

Aditya Putra telah aktif di dunia saham selama lebih dari 6 tahun dan hingga saat ini masih menjadi seorang Equity Analyst di perusahaan sekuritas. Aditya menyukai Value Investing, selalu berhasrat menemukan 'Hidden Gems' di saham-saham Small Caps Indonesia, dan terus mengamati saham-saham yang 'salah harga'.