Advertisement

iklan

DEWA: Ubah Susunan Pengurus Untuk Perkuat Manajemen

Untuk mempersiapkan kinerja yang lebih baik sejak awal tahun, PT Darma Henwa Tbk. memperkuat manajemen internal guna menangkap peluang dan mengatasi tantangan.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

Emiten kontraktor pertambangan dan jasa penambangan umum Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk. baru saja melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) untuk mengubah susunan pengurus perseroan. Dari RUPS-LB tersebut, perseroan mengangkat mantan Menteri Perdagangan yang kini merupakan Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Muhammad Lutfi, untuk menduduki kursi Presiden Komisaris, menggantikan Preskom sebelumnya yakni Suadi Atma.

Emiten dengan sandi DEWA tersebut lalu mengangkat Suadi Atma sebagai Wakil Presiden Komisaris. Selain itu, DEWA mengangkat Saptari Hoedaja sebagai Direktur Perseroan. Saat ini, Saptari juga merupakan Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk.

DEWA : Ubah Susunan Pengurus untuk

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Muhammad Lutfi
  • Wakil Presiden Komisaris: Suadi Atma
  • Komisaris: Gories Mere
  • Komisaris: Endang Ruchijat
  • Kom. Independen: Kanaka Puradiredja
  • Kom. Independen: Hannibal S. Anwar

Direksi

  • Presiden Direktur: Faisal Firdaus
  • Direktur: Saptari Hoedaja
    • Ivi Sumarna Suryana
    • Agus Efendi
  • Dir. Independen: Djajeng Pristiwan Andalaswanto

 

Memperkuat Perseroan

Corporate Secretary and Chief Corporate Service Officer Darma Henwa Mukson Arif Rosyidi, menyampaikan bahwa pergantian susunan komisaris dan pengurus adalah untuk memperkuat perseroan dalam menghadapi tantangan industri.

"Dengan nempertimbangkan perkembangan usaha dan tantangan perseroan di masa depan, khususnya dalam menghadapi tantangan pada industri perdagangan yang semakin besar, dibutuhkan peran komisaris untuk melaksanakan fungsi pengawasan dan memastikan pelaksanaan GCG," ungkap Mukson.

Mukson menambahkan pergantian direksi oleh emiten Grup Bakrie tersebut juga dilakukan dengan mempertimbangkan penguatan kinerja perseroan. Sampai saat ini, Perseroan beroperasi di beberapa proyek, yaitu:

  • Proyek Batubara Bengalon di Kalimantan Timur milik PT Kaltim Prima Coal (KPC).
  • Proyek Batubara Asam Asam di Kalimantan Selatan milik PT Arutmin Indonesia.
  • Proyek Batubara Satui di Kalimantan Selatan, dari PT Cakrawala Langit Sejahtera.
  • Proyek Jasa Pelayanan Pelabuhan PT Dire Pratama di Lubuk Tutung, Kalimantan Timur.
287074

Penulis lepas bidang saham yang juga merupakan investor pasar modal. Selain itu, Alia merupakan pemerhati aksi korporasi emiten. Penulis sudah berkecimpung lebih dari 3 tahun dalam tulis-menulis sektor ekonomi dan update terhadap isu-isu nasional.