Advertisement

iklan

MYOR: Kinerja Terangkat Oleh Turunnya Harga Komoditas

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat kinerja sangat baik di sepanjang tahun 2015 dengan perolehan laba bersih yang membumbung hingga 202 persen yaitu senilai Rp 1,2 triliun secara YoY bila dibandingkan dengan perolehan laba di tahun 2014. Sementara itu, pendapatan perseroan ini meningkat sebesar 4.6 persen YoY.

acy

iklan

Advertisement

iklan

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatat kinerja sangat baik di sepanjang tahun 2015 dengan perolehan laba bersih yang membumbung hingga 202 persen yaitu senilai Rp 1,2 triliun secara YoY bila dibandingkan dengan perolehan laba di tahun 2014. Sementara itu, pendapatan perseroan ini meningkat sebesar 4.6 persen YoY.

Mayora

Capaian laba bersih MYOR bisa terjadi karena adanya penurunan harga terhadap komoditas yang merupakan bahan baku produksi perusahaan. Adapun harga komoditas yang mengalami penurunan yaitu tepung, kopi, gula dll. Oleh karena itu, cost of goods sold (COGS) bisa turun menjadi Rp 10.6 triliun.

Disamping itu, kinerja tahun 2015 perusahaan ini juga didorong oleh adanya kebijakan pengurangan utang (deleveraging) oleh MYOR sehingga total bunga menurun ke Rp 3.8 triliun, turun sebsar 17.3 persen YoY apabila dibandingkan dengan total bunga tahun lalu yang bisa mencapai Rp 4.6 triliun. Ditambah lagi, penjualan produk dari segmen kopi (bubuk kopi, kopi instan, dan biji kakao) meningkat 11.5 persen YoY sementara yang berasal dari makanan naik sebesar empat persen.

Dang Maulida, Analis PT Daewoo Securities Indonesia berpendapat bahwa Mayora yang merupakan perusahaan di sektor consumer akan sangat mudah untuk pencapaian kinerja yang tinggi ditengah- tengah outlook ekonomi Indonesia yang lebih baik di tahun 2016 ini. Selain itu, posisi PT Mayora Indah Tbk juga dinilai kuat di pasar Asia karena berkontribusi menyumbang nilai ekspor sebesar Rp 7 triliun atau sekitar 47.3 persen pada total pendapatan tahun lalu.

263579

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.