Advertisement

iklan

TOWR: Sarana Menara Nusantara Bagikan Dividen 1.2 Triliun

PT Sarana Menara Nusantara Tbk akan membagikan dividen untuk tahun buku 2017 sebesar Rp1.2 triliun. Selain itu, Perseroan berencana melakukan stock split.

Xm

iklan

Advertisement

iklan

Emiten yang mengelola infrastruktur telekomunikasi, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (kode saham TOWR), akan membagikan dividen final untuk tahun buku 2017 sebesar Rp1.2 triliun. Angka tersebut sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan sebesar Rp306 miliar pada Desember 2017 lalu.

 

Saham TOWR

 

 

Dapat Restu Untuk Stock Split

Pada RUPS yang dilaksanakan siang tadi (9/Mei), PT Sarana Menara Nusantara mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham untuk melaksanakan stock-split dengan rasio 1:5. Pelaksanaan stock-split tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi pasar. Aksi tersebut ditargetkan paling lambat sebelum RUPS tahun 2019.

Pada April lalu, Wakil Direktur Utama PT Sarana Menara Nusantara Tbk, Adam Gifari mengatakan, rasio tersebut dinilai cukup untuk mencapai likuiditas yang lebih baik.

Pada awal April, data RTI selama setahun menunjukkan frekuensi transaksi saham TOWR sebesar 55,989 kali. Angka tersebut lebih kecil dari emiten menara lainnya, PT Tower Bersama Infrsatructure (kode saham TBIG) yang mencapai 302,152 kali. Meskipun demikian, volume dan nilai transaksi saham TOWR jauh lebih besar dari TBIG, sehingga mengindikasikan likuiditas lebih tinggi. Volume transaksi TOWR mencapai 4.3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp17.2 trilun.

 

Harga Saham TOWR Fluktuatif

Setelah pengumuman jadwal pemberian dividen pada RUPS siang tadi, harga saham TOWR tampak fluktuatif. Pada awal perdagangan bursa, TOWR dibuka pada harga Rp2,890. Sampai menjelang istirahat makan siang, pergerakan TOWR tampak menjanjikan. Meskipun sempat mengalami penurunan tajam, pergerakan TOWR mencoba bangkit.

Saat berita ini ditulis, harga saham TOWR tercatat pada level Rp2,920. Namun, dalam pemantauan sebulan berjalan, saham TOWR masih menunjukkan tren penurunan.

283604

Achmad Syujai adalah alumnus jurusan Bahasa Indonesia yang baru berkenalan dengan dunia trading setelah bertugas sebagai jurnalis di Seputarforex. Lingkup liputan termasuk berita forex, berita emas, dan artikel-artikel keuangan umum.