HMSP: Akhirnya Stock Split Terealisasi

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) resmi melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25.Pemecahan ini membuat setiap pemegang saham HMSP memperoleh 25 lembar saham per saham yang dimiliki.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) resmi melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25.Pemecahan ini membuat setiap pemegang saham HMSP memperoleh 25 lembar saham per saham yang dimiliki.

Stock Split Sampoerna

Tujuan utama HMSP melakukan pemecahan nilai saham ini adalah untuk menaikkan jumlah saham HMSP yang sedang beredar menjadi sekitar 116,318.1 juta lembar saham dari sebelumnya 4,652.7 juta lembar saham.

Paul Janelle selaku Presiden Direktur HM Sampoerna menyatakan, kebijakan perusahaan untuk aksi stock split beriringan dengan salah satu program Bursa Efek Indonesia (BEI) agar meningkatkan nilai transaksi saham di pasar modal Indonesia dan bahkan bisa menarik jumlah investor. Selain itu, dia juga menambahkan, pemecahan nilai nominal saham diharapkan bisa efektif memperbanyak jumlah investor yang tertarik di sektor retail karena harga saham HMSP yang relatif terjangkau.

Peruntungan Laba Bersih di Kuartal I Tahun 2016

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan perolehan laba bersih kuartal I tahun 2016 yang mengalami peningkatan sebesar 7.61 persen yakni senilai Rp 3.11 triliun apabila dibandingkan dengan laba brsih pada kuartal I tahun lalu yang hanya sebesar Rp 2.89 triliun.

Kenaikan laba bersih tersebut disokong oleh adanya kenaikan tipis pendapatan penjualan bersih HMSP sebesr 1.67 persen menjadi Rp 21.92 triliun. Selain itu, HMSP juga berhasil menurunkan penurunan kerugian dari selisih kurs pada kuartal tahun ini meskipun perusahaan mengalami kenaikan pada beban pokok penjualan sebesar 1.05 persen menjadi Rp 5.65 triliun.

263661

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.