OctaFx

iklan

Ulasan Saham 14 Oktober: Rekomendasi 4 Saham Pilihan

290525

Kinerja indeks terangkat dengan pertemuan AS-China fase awal berujung positif. Simak pula saham-saham pilihan berikut ini.

Advertisement

iklan

FirewoodFX

iklan

IHSG View

Investor terlihat bargain hunting pada saham-saham blue chip seperti GGRM, dan HMSP yang memang sudah cukup murah. Namun pada perdagangan Jumat (11/Oktober), net sell asing tercatat sebesar Rp477 miliar dan IHSG mengalami kenaikan +1.36% ke level 6,105.

Beberapa sektor yang mendorong kenaikan IHSG bisa lihat di bawah ini:

 

Macro View

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2019 meningkat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2019 masih berada di kisaran 5.1%, lebih tinggi dari kuartal II-2019 yang hanya 5.05%. BI juga memprediksi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada kuartal III-2019 akan berada di level 2.5%-3% dari PDB.

Daily Outlook: Sepekan ini investor kembali dihadapkan oleh data-data penting, yang berasal dari domestik dan eksternal. Data ekonomi China sedikit banyak akan menyita perhatian investor. Sementara di domestik, data ekspor dan impor akan menjadi panduan investor dalam pekan ini, sembari menunggu rilis laporan keuangan emiten yang dimulai pada akhir bulan nanti. Pergerakan indeks memiliki peluang positif untuk menguat di awal pekan ini, setelah kesepakatan dagang AS-China fase pertama berujung positif.

Berita Emiten:

Buyung Poetra Sembada (HOKI) tengah membangun pabrik baru di Sumatera Selatan (Sumsel), bertujuan untuk menambah kapasitas produksi. Pabrik yang diproyeksikan memakan dana Rp100 miliar ini diharapkan bisa beroperasi penuh dengan kapasitas produksi 40 ton per jam pada akhir tahun 2021.

Fajar Surya Wisesa (FASW) akan menggelar penawaran umum terbatas (PUT) I, dalam rangka penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Produsen kertas kemasan yang berdiri sejak 1988 ini akan menawarkan paling banyak 495.58 juta saham baru dengan nilai nominal Rp500 per saham. Jumlah tersebut mewakili 16.67% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh Fajar Surya setelah rights issue.

Teknikal

Ulasan Saham 14 Oktober: Dari EXCL

Berdasarkan analisis grafik di atas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut.

  • Indeks Overall Trend Short Term: Break Sideways Trend
  • Price: Above MA5
  • Volume: Strong Buy
  • Sinyal: Uji Resistance Terdekat
  • Range IHSG: 6,050-6,150
  • Prediksi: Bullish

 

Saham-Saham Pilihan

1. XL Axiata (EXCL)

Last Price: 3,490

Tren Potensial: Bullish Uptrend

Harga bergerak di atas MA20, RSI berada di area 58.3% yang menunjukkan belum overbought, mendekat di upper band Bollinger bands.

Action: Hold

  • TP: 3,520 dan 3,550
  • Support: 3,480
  • Cut Loss: 3,350
  • Area Buy: 3,480-3,500

 

2. Buyung Poetra Sembada (HOKI)

Last Price: 905

Tren Potensial: Bullish

Volume beli stabil dan bergerak di upper band Bollinger bands, dengan volatilitas yang masih terbatas. RSI 65% mulai bergerak naik setelah sebelumnya di posisi flat.

Action: Hold

  • TP: 930 dan 960
  • Support: 850
  • Cut Loss: 825
  • Area Buy: 850-870

 

3. Tower Bersama Infrastructure (TBIG)

Last Price: 6,775

Tren Potensial: Strong Uptrend

Masih bertahan di atas MA5 dan MA9, volume beli stabil dalam sepekan terakhir. MACD menunjukkan histogram positif. Saat ini terkonfirmasi bullish di short term trend.

Action: Hold

  • TP: 6,885 dan 7,000
  • Support: 6,450
  • Cut Loss: 6,150
  • Area Buy: 6,450-6,550

 

4. Matahari Putra Prima (MPPA)

Last Price: 179

Tren Potensial: Rebound

Sideways sejak pertengahan September lalu, namun sinyal break resistance mulai terlihat saat ini. RSI 54.4% menunjukkan belum overbought. MACD histogram masih dalam area positif.

Action: Hold

  • TP: 184 dan 189
  • Support: 174
  • Cut Loss: 170
  • Area Buy: 174-176
Arsip Analisa By : Aditya Putra

Aditya Putra telah aktif di dunia saham selama lebih dari 6 tahun dan hingga saat ini masih menjadi seorang Equity Analyst di perusahaan sekuritas. Aditya menyukai Value Investing, selalu berhasrat menemukan 'Hidden Gems' di saham-saham Small Caps Indonesia, dan terus mengamati saham-saham yang 'salah harga'.