OctaFx

iklan

PPRO: Gencar Ekspansi Bisnis, Serap Belanja Modal Rp 385 M

PT PP Properti Tbk (PPRO) tahun ini terus gencar dalam melakukan ekspansi bisnis. Hal tersebut dibuktikan dengan penyerapan anggaran modal belanja perusahaan (capital expenditure) hingga Rp 385 miliar. Hal ini berarti bahwa perseroan sudah menyerap capex sekitar 35 persen dari total anggaran capex yang sudah ditetapkan tahun 2016 yaitu Rp 1.1 triliun.

FirewoodFX

iklan

Advertisement

iklan

PT PP Properti Tbk (PPRO) tahun ini terus gencar dalam melakukan ekspansi bisnis. Hal tersebut dibuktikan dengan penyerapan anggaran modal belanja perusahaan (capital expenditure) hingga Rp 385 miliar. Kondisi ini menunjukkan bahwa perseroan sudah menyerap dana capex sekitar 35 persen dari total anggaran capex yang sudah ditetapkan tahun 2016 yaitu Rp 1.1 triliun.

 

PT PP Properti

 

Direktur Keuangan dan Sekertaris Perusahaan PPRO, Indaryanto, menjelaskan, perusahaan menyerap anggaran belanja modal senilai Rp 385 miliar untuk suntikan modal ke perusahaan patungan, akuisisi lahan serta investasi dalam pembangunan proyek mall. Dia juga menambahkan, dana capex sebagian besar dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan akuisisi lahan di Jalan TB Simatupang Jakarta. Langkah akuisisi oleh PPRO tersebut membuat total land bank perseroan di jalan itu bertambah yakni menjadi 3.4 ha.

Disamping itu, sisa dana capex dialihkan untuk suntikan dana investasi pada dua perusahaan patungan PPRO. PPRO bekerja sama membentuk sebuah joint venture (perusahaan patungan) dengan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) serta PT Sentul City Tbk (BKSL). Perseroan PPRO sendiri memiliki saham kepemilikan 49 persen pada kedua perusahaan patungan tersebut dan menginvestasikan dana capex untuk masing-masing perusahaan sebesar Rp 36.197 miliar dan Rp 49 miliar.

 

Gencar Investasi Untuk Pembangunan Mall

Selain membentuk perusahaan patungan, emiten berkode PPRO juga menggunakan capex untuk investasi pembangunan mall Grand Kamala Lagoon (GKL) di Bekasi. Proyek pusat perbelanjaan tersebut sudah digarap sejak tahun 2016 awal lalu dan diperkirakan akan mulai beroperasi secara efektif pada tahun depan.

PPRO kini juga sedang mempersiapkan untuk membangun Mall Grand Dharmahusada Lagoon (GDL) di Surabaya yang rencananya akan selesai dibangun pada tahun 2017 nanti. Sedangkan untuk Grand Sungkono Lagoon (GSL) akan mulai proses pembangunannya pada tahun depan dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2018.

 

 

265625

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.