Advertisement

iklan

Pemerintah Terbitkan Sukuk Ritel 007, Imbal Hasil 8.25%

Penulis

+ -

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Keuangan baru-baru ini meluncurkan Sukuk Ritel seri SR 007. Penawaran sukuk ritel yang merupakan obligasi syariah dengan target konsumen ritel dalam negeri ini telah dibuka tanggal 23 Februari kemarin dan akan berlangsung hingga 6 Maret 2015.

iklan

iklan

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Keuangan baru-baru ini meluncurkan Sukuk Ritel seri SR 007. Penawaran sukuk ritel yang merupakan obligasi syariah dengan target konsumen ritel dalam negeri ini  telah dibuka tanggal 23 Februari kemarin dan akan berlangsung hingga 6 Maret 2015.

Sukuk Ritel 007
Berdasarkan publikasi Kementrian Keuangan, Sukuk Ritel 007 tersebut berbasis akad Ijarah dengan tenor 3 tahun, tingkat imbalan tetap 8.25% per tahun, nominal per unit Rp 1 Juta, serta dapat diperdagangkan dengan holding period selama 1 bulan. Pembayaran imbalan akan dilaksanakan pada tanggal 11 setiap bulannya dengan pembayaran pertama dijadwalkan dilakukan tanggal 11 April 2015.

Sukuk Ritel 007 dapat dipesan dengan minimal Rp 5 juta dan maksimal Rp 5 milyar di agen-agen penjual yang telah ditunjuk. Sebanyak 17 bank dan 5 sekuritas telah ditunjuk menjadi agen penjual Sukuk Ritel 007, yaitu:

  1. Bank Rakyat Indonesia
  2. Bank Mandiri
  3. Bank Negara Indonesia
  4. Bank Central Asia
  5. Bank Muamalat Indonesia
  6. Bank Syariah Mandiri
  7. Standard Chartered Bank
  8. Bank Tabungan Negara
  9. Bank OCBC NISP
  10. Bank ANZ Indonesia
  11. Bank Permata
  12. Bank BRI Syariah
  13. HSBC
  14. Bank CIMB Niaga
  15. Bank Internasional Indonesia
  16. Bank Mega
  17. Bank Danamon Indonesia
  18. Bahana Securities
  19. Danareksa Sekuritas
  20. Trimegah Securities
  21. Sucorinvest Central Gani
  22. Reliance Securities


Dana yang terhimpun dari penerbitan Sukuk Ritel 007 ditujukan untuk membiayai proyek-proyek dalam APBN 2015, termasuk diantaranya revitalisasi jalan, pembangunan jalur kereta api ganda di pulau Jawa, serta revitalisasi pondokan Haji. Sebagai instrumen keuangan berbasis syariah, Sukuk Ritel 007 telah mendapatkan pernyataan kesesuaian syariah dari DSN-MUI bernomor B-043/DSN-MUI/II/2015 tanggal 17 Februari 2015.

Hingga saat ini, sekitar 40% obligasi Indonesia, baik sukuk yang berbasis syariah maupun obligasi biasa, masih dipegang oleh pihak asing. Dengan mengkhususkan penawaran Sukuk Ritel 007 bagi konsumen dalam negeri, Pemerintah bermaksud untuk mengurangi risiko pelarian modal asing yang mungkin akan semakin marak menjelang kenaikan suku bunga The Fed AS, sekaligus menyediakan aset investasi berimbal hasil menggiurkan bagi investor kecil menengah dari dalam negeri. Sebagaimana diketahui, pekan lalu Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan dari 7.75% menjadi 7.50%, serta suku bunga simpanan dari 5.75% menjadi 5.50%. Dengan demikian, imbal hasil 8.25% per tahun yang ditawarkan oleh Sukuk Ritel 007 memberikan opsi yang relatif lebih unggul ketimbang deposito bank dan mampu bersaing dengan aset investasi lainnya.

Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini