Advertisement

iklan

TLKM: Meski Beban Usaha Naik, Laba Bersih Kuartal I Tetap Terangkat

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar dan terkenal di Indonesia baru saja membukukan perolehan laba bersih di kuartal I tahun 2016 yang meningkat sebesar 20.47 persen.

Advertisement

iklan

Advertisement

iklan

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang merupakan salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar dan terkenal di Indonesia ini baru saja membukukan perolehan laba bersih di kuartal I tahun 2016 yang meningkat sebesar 20.47 persen yaitu senilai Rp 4.59 triliun atau Rp 46.72 per saham bila dibandingkan dengan perolehan laba bersih yang didapatkan pada periode sama tahun 2015 lalu yang hanya sebesar Rp 3.81 triliun atau Rp 38.85 per saham.

 Telkom

Peningkatan laba bersih oleh TLKM didukung oleh pencapaian kinerja yang bagus dan perolehan pendapatan perseroan pada periode kuartal I ini bisa menanjak 16.60 persen, menjadi Rp 27.54 triliun bila dibandingkan dengan total pendapatan yang diterima pada kuartal I tahun 2015 lalu yang hanya sebesar Rp 23.62 triliun.

Sumber pendapatan TLKM yang mendorong peningkatan jumlah pendapatan perseroan untuk kuartal I tahun 2016 yaitu pendapatan dari telepon, pendapatan interkoneksi (baik interkoneksi domestik maupun internasional), pendapatan jasa internet dan teknologi informatika, pendapatan dari sewa jaringan, serta pendapatan jasa telekomunikasi lainnya. Sedangkan untuk pendapatan yang paling menyumbang besar terhadap perolehan peningkatan pendapatan adalah pendapatan yang berasal dari pendapatan data, internet, dan jasa IT yakni sebesar Rp 14.26 triliun dan Rp 10.53 triliun.

Akan tetapi, beban usaha pada TLKM naik menjadi Rp 17.97 triliun, mengalami kenaikan sebesar 11.13 persen dari beban usaha tahun 2015 yang sebesar Rp 16.17 triliun. Beban usaha perseroan TLKM yang paling signifikan adalah beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi sebesar Rp 7.65 triliun dan beban penyusutan dan amortisasi senilai Rp 4.41 triliun dan Rp 5.10 triliun.

Sementara itu, meski utang perseroan meningkat dari Rp 72.75 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 76.70 triliun pada kuartal tahun ini, total aset PT Telekomunikasi Indonesia Tbk hingga kuartal I tahun 2016 mengalami kenaikan yang cukup signifikan yakni menjadi Rp 176.99 triliun dari periode sebelumnya yang hanya Rp 166.17 triliun.

263287

Pernah menempuh pendidikan di Fakultas Sastra, jurusan Sastra Inggris konsentrasi Linguistik, Unversitas Negeri Malang. Menyukai bidang kepenulisan dan dunia penerjemahan ekonomi dan bisnis sejak tahun 2013 silam. Saat ini menjadi jurnalis di Seputarforex yang bertanggung jawab untuk menulis berita emas dunia, forex, dan saham.